Ariel dan Bagaimana Dunia Melihat Indonesia

KapanLagi.com:




Sabtu, 17 Juli 2010 14:42 | Tag: Artis Indonesia Bugil
Kapanlagi.com - Skandal kasus video porno Ariel bukan hanya menjadi bahan pemberitaan media lokal, namun baik koran maupun media online internasional terus mencermati perkembangan kasus yang melibatkan Luna Maya dan Cut Tari itu. Kasus video seks ini telah merebut perhatian dunia internasional. Dari pantauan KapanLagi.com, beberapa media-media internasional gencar memberitakan kasus ini.

Surat kabar Inggris Daily Mail menulis judul, Where not to make a sex tape: Pop star faces 12 years in jail for breaking strict obscenity laws in Muslim Indonesia. Mereka mengupas kekecewaaan kelompok muslim di Indonesia yang terus melakukan protes melalui demontrasi di beberapa daerah. Bahkan sebuah ormas, disebutkan berusaha menutup sebuah usaha rumah makan milik pasangan Ariel, Luna Maya di Bandung.

The Times serta koran Metro yang dibagikan secara gratis setiap pagi menulis judul, Indonesian pop star detained by police over sex-tape scandal.

BBC News regional Asia-Pasifik cukup rutin memberitakan perkembangan skandal seks artis ini dan dalam satu berita akhir Juni lalu dengan judul: 'Sex tape charges for Indonesian star Nazril Irham'.

Portal berita CBS, milik stasiun televisi Amerika Serikat, menulis skandal video porno penyanyi pop Indonesia, Nazril Irham alias Ariel, dan kekasihnya, top model Luna Maya, pada pertengahan Juni lalu. Juga tertulis bagaimana kasus ini menjadi isu nomor satu di Indonesia dan dikupas semua media, menjadi trending topic nomor satu di FB dan juga Twitter. Berita CBS ini cukup mengundang kontroversi dari pembacanya.

Media top Amerika, CNN dan New York Times menuliskan cukup lengkap terkait isu video porno dengan menyebutnya sebagai sex tape scandal sejak tengah pekan Juni lalu.

"Seperti skandal seks selebritis lainnya, kasus ini membuat banyak orang menggelengkan kepalanya. Namun di Indonesia, negara di mana hukum agak tua dan tindakan seperti ini dinilai tak bermoral, mereka yang terlibat skandal akan menderita lebih dari sekedar malu," seperti dikutip dari NY Times.

Wall Street Journal menulis: waktu Indonesia mengesahkan UU Anti Pornografi yang ketat di tahun 2008, banyak ditakutkan bahwa kelompok Islamis radikal akan memanfaatkannya untuk mengukuhkan prinsip moral dan kepercayaan mereka secara luas. Jika kasus yang sekarang sedang ramai di headline (red: Ariel) adalah sebuah indikasi, maka apa yang ditakutkan itu benar.

ABC News, jaringan media terbesar di Australia menjadikan Ariel sebagai bahan berita kolom kriminal dan hiburan per pekan tengah Juni hingga awal Juli dan menenggelamkan kasus terorisme yang merasuki ruang publik media kelas dunia dalam menyoroti Indonesia.

Sementara Theaustralian.com.au, menyoroti imbas kasus ini ke berbagai sektor, termasuk kebebasan untuk berinternet setelah pemerintah Indonesia mengumumkan rencana untuk memfilter jaringan internet.

Gegap gempita Piala Dunia yang berlangsung di Afrika Selatan lalu juga tak segan mengangkat isu skandal seks bintang Indonesia. Salah satunya adalah surat kabar Saturday Star edisi Sabtu (12 Juni 2010) menempatkan berita Ariel pada halaman belakang dengan judul 'Singer And Model Girlfriends To Be Questioned Over Sex Videos'.

Meloncat ke Asia, kita coba melihat Asianone News yang mengkritisi perilaku orang Indonesia terkait seks.

Dalam salah satu kolomnya, Asianone menulis publik sudah menganggap seks sebagai bagian yang besar dan tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia. Begitu banyak orang yang saling melempar guyonan bernada jorok dengan santainya. Bukti lain yang mendukung adalah ditemukannya banyak pekerja kantoran yang dengan asyiknya menonton film porno di waktu kerja. Para pekerja seks juga dilaporkan tidak pernah 'libur' kecuali saat Ramadhan tiba!

Situs berbahasa Mandarin, Xinhuanet, turut memberitakan skandal video seks yang melibatkan tiga artis Indonesia terkenal itu sebagai salah satu berita pilihan di kolom entertainment pada 22 Juni lalu. Bahkan memasukkan skandal video porno ini dalam kategori Celebrities under sexual scandal.

Sampai saat ini kasus asusila ini masih dalam penanganan Polri, dan tentunya terus menjadi liputan utama media, menjadi perbincangan segala lapisan masyarakat, menjadi kekhawatiran para orang tua dengan kebebasan dunia pornografi dunia maya dan perilaku idola mereka, dan pastinya menjadi saat-saat terberat bagi Indonesia yang menjadi sorotan dunia karena isu asusila. Lalu bagaimana dengan Ariel-Luna-Tari, apakah akan terus go international atau justru go to jail? Hanya waktu yang bisa menjawab. (kpl/rit)

Artikel Terkait :



Tidak ada komentar:

Arsipnya