Nyeletuk aja ... :)

Lahirnya Fotografi

Facebook | Lahirnya Fotografi

" Konon para pengunjung fisikawan Italia Giambattista Della Porta ( 1535-1615 ) menjadi kaget dan ketakutan pada tembok didepan mereka.Ada bayangan orang2 kecil dan terbalik yang sedang bergerak kesana kemari.Dengan panik para pengunjung itu berlarian ke luar ruangan.Della Porta diadili dengan tuduhan mempraktekkan ilmu sihir "

Itulah yang terjadi karena ia ingin menghibur tamunya dengan memperkenalkan kepada mereka " kamera Obscura " yang didalam bahasa Latin secara harfiah berarti " kamar gelap ".Prinsip bekerjanya kamera ini sederhana, namun hasilnya bisa spektakuler.

Jadi........sewaktu cahaya memasuki kotak hitam atau kamar gelap melalui sebuah lubang kecil, sebuah gambar terbalik dari luar dan diproyeksikan ke sisi yang berlawanan.Sebenarnya, apa yang dilihat oleh para tamu Della Porta hanyalah para aktor yang sedang beraksi diluar ruangan itu.Kamera Obscura adalah cikal bakal kamera modern.

Kamera Obscura bukanlah barang baru pada zaman Della Porta.Aristoteles ( 384-322 SM ) telah mengamati prinsip dasar yang dikemudian hari digunakan dalam kamera tersebut.Cendekiawan Arab pada abad ke-10 , Alhazen telah menerangkan dengan jelas, dan lalu pelukis abad ke-15 Leonardo da Vinci juga menuliskan tentang hal ini dalam buku catatannya.

Diperkenalkannya lensa pada abad ke-16 telah meningkatkan keakuratan kamera, dan banyak artis menggunakannya untuk menghasilkan gambar yang lebih seksama dari sudut perspektif dan skala.Namun, walaupun ada banyak upaya yang dikerahkan, hingga abad ke-19, belum ada yang sanggup membuat gambar yang dihasilkannya menjadi permanen.

Fotografer pertama di dunia

Fisikawan Prancis Joseph Nicèphore Niepce kemungkinan memulai upayanya untuk membuat foto permanen pada awal tahun 1816.Tetapi, ia baru benar2 sukses sewaktu ia bereksperimen dengan litografi dan menemukan sebuah bahan peka cahaya yang disebut bitumen dari Yudea.

Sekitar pertengahan tahun 1820 an, dia meletakkan sebuah lempeng timah yang dilapisi bitumen kedalam sebuah kamera abscura yang menghadap sebuah jendela bangunan ditanah miliknya dan membiarkannya terkena cahaya selama 8jam.Sekarang ini, fotografer amatir sekalipun pasti tidak akan senang dengan gambar kabur dari gedung pohon dan gudang yang dihasilkan Niepce, tetapi...Niepce mempunyai alasan untuk bangga.Gambar itu boleh jadi merupakan foto permanen pertama yang pernah diambil.

Pada tahun 1829, guna mengembangkan metodenya lebih lanjut, Niepce menjalin kemitraan dengan seorang pengusaha dinamis bernama Louis Daguerre . Setelah kematian Niepce pada tahun 1833, Daguerre membuat beberapa kemajuan penting pada tahun2 berikutnya.

Dia menggunakan perak yodium untuk melapisi lempeng tembaga.Bahan ini ternyata lebih peka cahaya daripada bitumen.Tanpa disengaja, di amenemukan bahwa jika lempeng itu dikenai uap air raksa setelah terkena cahaya, sebuah gambarpun muncul dengan jelas.Hal ini mengurangi waktu pemaparan secara dramatis.Sewaktu Daguerre belakangan mendapati bahwa mencuci lempeng itu dengan larutan garam agar gambar tidak berubah menjadi hitam seraya waktu berlalu, fotografipun siap mengguncang dunia.

Sewaktu temuan Daguerre, yang disebut Daguerreotype, diperkenalkan kepada masyarakat pada tahun 1839, sambutannya sungguh luar biasa.Cendekiawan Helmut Gernsheim menulis dalam bukunya " The History of Photography ", " Mungkin belum pernah ada temuan lain yang memukau masyarakat sebegitu rupa dan menaklukan dunia secepat kilat seperti halnya daguerreotype." Seorang saksi mata peristiwa itu menulis " sejam kemudian, semua optik diserbu, tetapi tidak ada cukup peralatan untuk memenuhi hasrat lautan manusia yang ingin membuat foto dengan daguerreotype, beberapa hari kemudian, Anda dapat melihat diseluruh penjuru kota Paris kotak2 hitam berkaki tiga terpancang didepan gereja2 dan istana2.Semua fisikawan, kimiawan dan cendekiawan ibu kota itu memoles lempeng2 perak dan bahkan para pemilik toko yang cukup berada tidak dapat menahan diri mereka untuk ikut ikutan mengorbankan harta benda mereka guna menikmati kemajuan baru ini, dengan membiarkan uang meeka menguap dalam yodium dan dihabiskan dalam uap air raksa " Surat kabar Paris segera menjuluki kegilaan ini " daguerrèotypomania.

Kehebatan daguerreotype menggugah ilmuwan Inggris John Herschel untuk menulis, " Tidaklah berlebihan untuk menyebut metode ini suatu mukjizat " Bahkan, ada yang menganggap temuan ini memiliki kekuatan gaib.Namun, tidak setiap orang menyanjung-nyanjung temuan baru ini.Pada tahun 1856, raja Naples melarangkan fotografi, boleh jadi karena menganggap hal itu ada hubungannya dengan " mata jahat " , kuasa gaib yang mendatangkan sial atau celaka.

Sewaktu melihat daguerretype, pelukis Perancis Paul Delaroche berkata, " Mulai sekarang, lukisan sudah menemui ajalnya " Temuan ini juga sangat meresahkan kalangan pelukis yang melihatnya sebagai ancaman terhadap mata pencaharian mereka.Seorang komentator mencetuskan rasa kawatir beberapa orang sewaktu dia berkata " Keakuratan fotografi dalam menghasilkan gambar dapat menghilangkan persepsi seseorang akan keindahan. "Selain itu, gambar2 fotografi bahkan dikritik karena selalu menghadirkan kenyataan yang melenyapkan ilusi tentang keindahan dan kemudaan yang sangat didambakan.

William Henry Fox Talbot, seorang fisikawan Inggris, yakin bahwa dialah penemu fotografi dan kaget sewaktu Daguerre mengumumkan temuannya.Talbot telah meletakkan lembaran kertas yang dilapisi perak klorida dalam kamera obscura.Negatif yang dihasilkan digosok dengan lilin agar transparan, ditaruh diatas kertas lain yang sudah dilapisi, lalu dipaparkan ke cahaya matahari, sehingga menghasilkan gambar positif.

Meskipun pada mulanya kurang populer dan mutunya rendah, proses Talbot terbukti lebih berpotensi.Proses ini memungkinkan dihasilkannya lebih banyak kopi gambar dari sebuah negatif, dan gambar diatas kertas lbih murah dan mudah ditangani ketimbang daguerreotype yang ringkih.Fotografi modern masih didasarkan atas proses Talbot, sedangkan daguerreotype, meskipun populer pada awalnya, terbukti menemui jalan buntu.

salah satu karya Talbot " The Open Door 1844 )

Namun bukan hanya Niepce, Daguerre dan Talbot yang memperebutkan julukan Bapak Fotografi.Setelah pengumuman Daguerre pada tahun 1839, sedikit2nya 24 orang dari Norwegia di Belahan Bumi Utara sampai ke Brasil di belahan Bumi Selatan yang mengaku sebagai penemu fotografi.

Seorang reformis sosial, Jacob August Riis, sejak awal melihat fotografi sebagai kesempatan emas untuk membuka mata masyarakat pada masalah kemiskinan dan penderitaan.Pada tahun 1880, ia mulai memfoto daerah kumuh New York City setelah hari gelap dengan menggunakan bubuk magnesium yang dibakar dalam panci penggorengan sebagai lampu kilat, suatu metode yang berisiko.Dua kali terjadi kebakaran dibengkel kerjanya, dan sekali peristiwa pakainnya sendiri turut terbakar.Konon, foto2nya telah menjadi salah satu alasan mengapa presiden Theodore Roosevelt membuat sejumlah reformasi sosial sewaktu menjabat sebagai presiden.Serangkaian foto pemandangan yang dibuat oleh William Henry Jackson juga telah menggugah Konggres AS pada tahun 1872 untuk menjadikan Yellowstone sebagai taman nasional pertama di dunia.

Menjelang akhir ahun 1880 an, banyak calon fotografer masih mengalami kendala karena biaya dan kerumitan fotografi.Namun, pada tahun 1888, sewaktu George Eastman menemukan Kodak, sebuah kamera kotak portabel yang mudah digunakan dan memuat satu rol film yang lentur, terbukalah jalan bagi siapapun untuk menjadi fotografer amatir.

Setelah mengambil gambar dengan satu rol film, pelanggan akan mengirim seluruh kamera itu ke pabrik.Disana, filmnya diproses dan kamerannya diisi ulang lalu dikirimkan kembali beserta foto2 yang telah dicetak, semuanya dengan harga yang relatif murah.Slogan " Anda jepret, kami urus selebihnya " tidaklah berlebihan.

Fotografi bagi masyarakat telah lahir, dan kini miliaran foto yang diambil setiap tahun memperlihatkan bahwa minat masyarakat tidak pernah surut.Dan sekarang, fotografi semakin populer dengan adanya kamera digital yang ketajaman gambarnya diukur dalam megapixel.Kamera ini menggunakan kartu memori mungil yang dapat memuat ratusan pe ribuan foto.Hasil cetakan bermutu tinggi dan bahkan dapat diolah oleh kita sendiri dengan komputer dan printer dirumah.

Diringkas dari buku A History of Photography karya Robert Leggat

9 Pedang Milik Nabi Muhammad SAW


Ini adalah pedang-pedang yang pernah dipakai oleh Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya untuk berdakwah, jumlah total pedang yang pernah digunakan ada 9 buah.

1. Al Ma’thur


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Juga dikenal sebagai ‘Ma’thur Al-Fijar’ adalah pedang yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW sebelum dia menerima wahyu yang pertama di Mekah. Pedang ini diberi oleh ayahnya, dan dibawa waktu hijrah dari Mekah ke Medinah sampai akhirnya diberikan bersama-sama dengan peralatan perang lain kepada Ali bin Abi Thalib.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 99 cm. Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa 2 ular dengan berlapiskan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat Kufic ukiran tulisan Arab berbunyi: ‘Abdallah bin Abd al-Mutalib’.

2. Al 'Adb


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).

Al-’Adb, nama pedang ini, berarti “memotong” atau “tajam.” Pedang ini dikirim ke para sahabat Nabi Muhammad SAW sesaat sebelum Perang Badar. Dia menggunakan pedang ini di Perang Uhud dan pengikut-pengikutnnya menggunakan pedang ini untuk menunjukkan kesetiaan kepada Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di masjid Husain di Kairo Mesir.


3. Dhu Al Faqar


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Dhu Al Faqar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan pada waktu perang Badr. Dan dilaporkan bahwa Nabi Muhammad SAW memberikan pedang ini kepada Ali bin Abi Thalib, yang kemudian Ali mengembalikannya ketika Perang Uhud dengan bersimbah darah dari tangan dan bahunya, dengan membawa Dhu Al Faqar di tangannya.
Banyak sumber mengatakan bahwa pedang ini milik Ali Bin Abi Thalib dan keluarga. Berbentuk blade dengan dua mata.

4. Al Battar


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami, Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Al Battar adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Pedang ini disebut sebagai ‘Pedangnya para nabi‘, dan di dalam pedang ini terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi :
‘Nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’.
Gambar ukiran nama-nama para nabi di dalamnya :

Di dalamnya juga terdapat gambar Nabi Daud AS ketika memotong kepala dari Goliath, orang yang memiliki pedang ini pada awalnya. Di pedang ini juga terdapat tulisan yang diidentifikasi sebagai tulisan Nabataean.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 101 cm. Dikabarkan bahwa ini adalah pedang yang akan digunakan Nabi Isa AS kelak ketika dia turun ke bumi kembali untuk mengalahkan Dajjal.

5. Hatf


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992)
Hatf adalah sebuah pedang Nabi Muhammad SAW sebagai hasil rampasan dari Banu Qaynaqa. Dikisahkan bahwa Nabi Daud AS mengambil pedang ‘Al Battar’ dari Goliath sebagai rampasan ketika dia mengalahkan Goliath tersebut pada saat umurnya 20 tahun.
Allah SWT memberi kemampuan kepada Nabi Daud AS untuk ‘bekerja’ dengan besi, membuat baju baja, senjata dan alat perang, dan dia juga membuat senjatanya sendiri. Dan Hatf adalah salah satu buatannya, menyerupai Al Battar tetapi lebih besar dari itu.
Dia menggunakan pedang ini yang kemudian disimpan oleh suku Levita (suku yang menyimpan senjata-senjata barang Israel) dan akhirnya sampai ke tangan Nabi Muhammad SAW. Sekarang pedang ini berada di Musemum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade, dengan panjang 112 cm dan lebar 8 cm.

6. Al Mikhdham


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Ada yang mengabarkan bahwa pedang ini berasal dari Nabi Muhammad SAW yang kemudian diberikan kepada Ali bin Abi Thalib dan diteruskan ke anak-anaknya Ali. Tapi ada kabar lain bahwa pedang ini berasal dari Ali bin Abi Thalib sebagai hasil rampasan pada serangan yang dia pimpin di Syria.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 97 cm, dan mempunyai ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Zayn al-Din al-Abidin’.

7. Al Rasub


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Ada yang mengatakan bahwa pedang ini dijaga di rumah Nabi Muhammad SAW oleh keluarga dan sanak saudaranya seperti layaknya bahtera (Ark) yang disimpan oleh bangsa Israel.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 140 cm, mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat ukiran tulisan Arab yang berbunyi: ‘Ja’far al-Sadiq’.

8. Al Qadib


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Al-Qadib berbentuk blade tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat. Ini adalah pedang untuk pertahanan ketika bepergian, tetapi tidak digunakan untuk peperangan.
Ditulis di samping pedang berupa ukiran perak yang berbunyi syahadat:
“Tidak ada Tuhan selain Allah, Muhammad Rasul Allah – Muhammad bin Abdallah bin Abd al-Mutalib.”
Tidak ada indikasi dalam sumber sejarah bahwa pedang ini telah digunakan dalam peperangan. Pedang ini berada di rumah Nabi Muhammad SAW dan kemudian hanya digunakan oleh khalifah Fatimid.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Panjangnya adalah 100 cm dan memiliki sarung berupa kulit hewan yang dicelup.

9. Qal’a


Foto diambil oleh Muhammad Hasan Muhammad al-Tihami,
Suyuf al-Rasul wa ‘uddah harbi-hi(Cairo: Hijr, 1312/1992).
Pedang ini dikenal sebagai “Qal’i” atau “Qul’ay.” Nama yang mungkin berhubungan dengan tempat di Syria atau tempat di dekat India Cina. Ulama negara lain bahwa kata “qal’i” merujuk kepada “timah” atau “timah putih” yang di tambang berbagai lokasi.
Pedang ini adalah salah satu dari tiga pedang Nabi Muhammad SAW yang diperoleh sebagai rampasan dari Bani Qaynaqa. Ada juga yang melaporkan bahwa kakek Nabi Muhammad SAW menemukan pedang ini ketika dia menemukan air Zamzam di Mekah.
Sekarang pedang ini berada di Museum Topkapi, Istanbul. Berbentuk blade dengan panjang 100 cm. Didalamnya terdapat ukiran bahasa Arab berbunyi: “Ini adalah pedang mulia dari rumah Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah.”
Pedang ini berbeda dari yang lain karena pedang ini mempunyai desain berbentuk gelombang.

Sumber :
randevouz77 - www.kaskus.us

Mengayuh Sejarah Becak

http://multiply.com/gi/sudarjanto:journal:15937
Rabu, 23 Juni 2010 - 16:34:31 WIB

Keberadannya hendak dihapuskan dalam sejarah. Alasannya: tak manusiawi dan jadi biang kemacetan.

SEJARAH tak pernah bisa membunuh becak. Dari zaman Belanda hingga pemerintah Orde Baru, upaya menghapus becak tak pernah berhasil. Becak masih saja terlihat, bahkan di kota-kota besar seperti Jakarta –sekalipun harus melaju di gang-gang sempit dengan risiko kena razia. Para abang tukang becak harus bertahan hidup dan mencari nafkah demi istri dan anak di rumah.

Becak adalah bentuk kesetiaan seorang suami pada istrinya, mirip sejarah di balik penemuan kendaraan sederhana ini. Suatu hari, pada 1865, saat berjalan-jalan menikmati pemandangan kota Yokohama, Jepang, Jonathan Goble, seorang misionaris Amerika, berpikir membuat kendaraan untuk istrinya yang lumpuh, Eliza Weeks. Dia pun mulai menggambar kereta kecil tanpa atap di atas secarik kertas. Rancangan tersebut ia kirimkan kepada sahabatnya, Frank Pollay. Pollay membuatnya sesuai rancangan Goble lalu membawanya ke seorang pandai besi bernama Obadiah Wheeler. Jadilah becak.

Becak tersebut oleh orang-orang Jepang disebut jinrikisha (kendaraan yang ditarik tenaga manusia). Keberadaan jinrikisha menarik perhatian para bangsawan. Jinrikisha kemudian identik dengan kendaraan para bangsawan. Sejak 1870, pemerintah Jepang memberikan lisensi kepada tiga orang Jepang: Izumi Yosuke, Suzuki Tokujiro, dan Takayama Kosuke untuk membuat jinrikisha. Dua tahun kemudian sekira 40.000 jinrikisha memenuhi jalanan di Tokyo, dan menjadikannya alat transportasi populer di Jepang.

Popularitas becak menyeberang ke kota-kota di daratan China, melintasi Asia Selatan (India), menyapu seluruh Asia Tenggara, bahkan hingga ke Afrika Selatan. Para imigran China membawa alat transportasi ini ke negara-negara tujuan seperti India dan Singapura. Dalam perkembangannya becak tak lagi dioperasikan dengan cara ditarik melainkan dikayuh (cycle-rickshaw).

Sama seperti awal mula becak, tak jelas juga kapan becak dikenal di Indonesia. Lea Jellanik dalam Seperti Roda Berputar, menulis becak didatangkan ke Batavia dari Singapura dan Hongkong pada 1930-an. Jawa Shimbun terbitan 20 Januari 1943 menyebut becak diperkenalkan dari Makassar ke Batavia akhir 1930-an. Ini diperkuat dengan catatan perjalanan seorang wartawan Jepang ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Makassar. Dalam catatan berjudul “Pen to Kamera” terbitan 1937 itu disebutkan, becak ditemukan orang Jepang yang tinggal di Makassar, bernama Seiko-san yang memiliki toko sepeda. Karena penjualan seret, pemiliknya memutar otak agar tumpukan sepeda yang tak terjual bisa dikurangi. Dia membuat kendaraan roda tiga, dan terciptalah becak.

Menurut majalah Star Weekly tahun 1960, bentuk becak di Indonesia berasal dari Tiongkok. Kata becak (betjak) juga berasal dari Tiongkok, bee (kuda) dan tja (gerobak) atau berarti kuda gerobak. Masuk ke Indonesia kali pertama awal abad ke-20 untuk keperluan pedagang Tionghoa mengangkut barang. Pada 1937, demikian tertulis dalam Star Weekly, becak dikenal dengan nama “roda tiga”. Sebutan betjak/betja/beetja baru digunakan pada 1940 ketika becak mulai digunakan sebagai kendaraan umum.

Menurut Tim Hannigan dalam “Beguiled by Becak”, yang dimuat www.kabarmag.com, becak yang membawa penumpang memenuhi jalan-jalan di Batavia baru terlihat pada 1936. Sebelumnya ada kendaraan roda tiga (tricycles) yang dipakai untuk mengangkut barang selama bertahun-tahun.

Berbeda dengan becak di Jepang (jinrikisha) dan Cina (angkong) yang beroda dua dengan menggunakan ban mati, becak versi Indonesia lebih modern. Rodanya tiga dan menggunakan ban angin. Menjalankannya dikayuh dengan dua kaki dari belakang tempat penumpang.

Awalnya pemerintah kolonial Belanda merasa senang dengan transportasi baru ini. Namun belakangan pemerintah melarang keberadaan becak karena jumlahnya terus bertambah, membahayakan keselamatan penumpang, dan menimbulkan kemacetan.

Jumlah becak justru meningkat pesat ketika Jepang datang ke Indonesia pada 1942. Kontrol Jepang yang sangat ketat terhadap penggunaan bensin serta larangan kepemilikan kendaraan bermotor pribadi menjadikan becak sebagai satu-satunya alternatif terbaik moda transportasi di kota-kota besar seperti Jakarta dan Surabaya. Bahkan penguasa membentuk dan memobilisasi kelompok-kelompok, termasuk tukang becak, demi kepentingan perang melalui pusat pelatihan pemuda, yang mengajarkan konsep politik dan teknik organisasi.

Pasca perang, ketika jalur dan moda transportasi kian berkembang, becak tetap bertahan. Bahkan ia menjadi transportasi yang menyebar hampir di seluruh Indonesia. Pada pertengahan hingga akhir 1950-an ada sekira 25.000 hingga 30.000 becak di Jakarta. Jumlah becak membengkak hingga lima kali lipat pada 1970-an.

Pemerintah yang sedang gencar melakukan pembangunan, terutama Jakarta, merasa gelisah. Becak dianggap sebagai gambaran keterbelakangan Indonesia. Kuno dan memalukan. Mulailah pemerintah mencari cara menghambat laju becak. Gubernur Ali Sadikin mengeluarkan aturan mengenai larangan total angkutan yang memakai tenaga manusia, membatasi beroperasinya becak, dan mengadakan razia mendadak di daerah bebas becak. Ia juga yang menentukan batas waktu Jakarta bebas becak pada 1979. Ironisnya, pada 1966 jumlah becak ada 160 ribu –jumlah tertinggi dalam sejarah.

Kebijakan serupa dilanjutkan oleh gubernur-gubernur berikutnya: Suprapto, Wiyogo Atmodarminto, Suprapto, dan Sutiyoso. Becak dianggap biang kemacetan, simbol ketertinggalan kota, dan alat angkut yang tak manusiawi. Di sisi lain, becak juga mulai menghadapi pesaing dengan kehadiran ojek motor, mikrolet, dan metromini. Pada 1980, misalnya, pemerintah mendatangkan 10.000 minica (bajaj, helicak, minicar) untuk menggantikan 150.000 becak. Pemerintah ketika itu memprogramkan para tukang becak beralih profesi menjadi pengemudi kendaraan bermotor itu. Bahkan pemerintah menggaruk becak dan membuangnya ke Teluk Jakarta untuk rumpon, semacam rumah ikan. Karena sulit, Gubernur Suprapto sampai bilang: “becak-becak akan punah secara alamiah.”

Tapi alam tak memunahkannya. Kita juga tak perlu menyelam ke laut untuk melihat becak. Becak tak benar-benar tergusur maupun tergerus arus modernisasi. Ia justru mengalami evolusi, selain variannya yang unik di tiap daerah. Di Gorontalo, ada yang namanya bento, becak yang diberi kendaraan bermotor di belakangnya. Di sejumlah kota di Sumatra, sepeda motor diposisikan di samping. Di luar negeri, becak lebih futuristik yang diberi nama velotaxi. Becak bertahan di jalan-jalan sempit di Jakarta dan di jalanan kota-kota lain di Indonesia, meski kini harus bersaing dengan ojek yang jumlahnya kian bertambah. [JAY AKBAR]

Velotaxis Kendaraan Anti Polusi, Kapan Ada di Indonesia?

Velotaxis
Sebuah Nama Kendaraan Baru Di Jepang


Velotaxis mungkin di Indonesia di kenal dengan nama becak, Velotaxis sebenarnya sudah di kenal di Jerman sejak 12 tahun yang lalu yang sekarang ini di pergunakan Jepang sebagai alat transportasi alternatif.


Velotaxis selain menggunakan tenaga manusia juga menggunakan sebuah motor yang dapat mencapai kecepatan 11 Kph yang bisa digunakan untuk mengangkut penumpang di pusat kota, tepat wisata.



Untuk menyewa Velotaxis dikenalkan tarif 300 yen.
Mmm... mungkin saja nanti Jepang juga akan mengimport becak asal Indonesia dan sekaligus penarik becaknya...

www.lautanindonesia.com


Mudik Lebaran Ada Pijat Gratis, Posko Mudik PKB Jateng Jadi Favorit





Semarang - DPW PKB Jateng mendirikan posko mudik yang dilengkapi pemijat gratis. Fasilitas itu mampu menarik minat pemudik untuk mampir.

Posko didirikan di bekas kantor DPW PKB Jateng, Jl Karanganyar, Tugu, Semarang. Ruang istirahat ini dibuka secara resmi oleh Ketua PKB Jateng, Abdul Kadir Karding, Minggu (5/9/2010).

Beberapa pemudik mampir setelah melihat ada keramaian saat posko dibuka. Mereka langsung disambut anggota Garda Kebangkitan dan kader PKB.

"Nggak puasa kan?" tanya kader PKB sambil menyodorkan minuman mineral.

Isbandi dan istrinya mengangguk dan nenerima minuman itu. Keduanya menunggu giliran dipijat di ruang lobi. Pemudik asal Boyolali ini berkumpul bersama pemudik lainnya.

Karding menyambut baik pendirian posko itu. Ia meminta hal serupa dilakukan di semua DPC.

"Meski hanya posko dengan fasilitas yang tak seberapa, kami berharap ini bisa membantu saudara kita yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga," katanya.

Rencananya posko akan dioperasionalkan hingga Lebaran usai. Lokasi posko sangat strategis karena berada di jalan utama dari arah Jakarta.

http://www.detiknews.com/read/2010/09/05/181607/1435431/10/ada-pijat-gratis-posko-mudik-pkb-jateng-jadi-favorit?991102605

6 Makanan Penghilang Bau Mulut

6 Makanan Penghilang Bau Mulut


Jakarta - Bau mulut merupakan masalah yang menarik perhatian saat berpuasa. Karena bau mulut berpengaruh juga dalam pergaulan karena kadang cukup mengganggu. Hal ini bisa disebabkan oleh makanan yang dimakan saat berbuka dan sahur. Untuk mengatasinya ada beberapa jenis makanan yang bisa Anda konsumsi untuk mengurangi resiko bau mulut. Ini dia!

Bau mulut memang wajar saat berpuasa. Namun, jika ingin mengurangi efek bau mulut saat berpuasa, Anda bisa mencermati makanan yang dimakan saat berbuka dan sahur.  Nah, untuk menghindarinya ada baiknya Anda mengkonsumsi beberapa jenis makanan berikut ini:

1. Lemon
Irisan lemon yang disisipikan saat kita makan di restauran bukan tanpa sebab. Karena potongan lemon itu bisa menetralkan bau mulut atau aroma makanan yang cukup kuat. Seperti aroma kambing, ataupun aroma bawang.

2. Wortel
Pada saat mengunyah makanan yang mengandung serat, akan membantu mulut memproduksi air liur yang menciptakan pembersih mulut alami. Banyak dokter gigi menganjurkan untuk mengunyah wortel ataupun apel, untuk mengurangi bau mulut. Selain enak, seratnya pun baik untuk kesehatan pencernaan dan membantu Anda yang tengah menjalankan diet.

3. Teh Hijau
Dalam teh hijau mengandung zat aktif bernama catechins yang dapat membunuh bakteri di mulut sekaligus menghilangkan gula dari plak. Bakteri penyebab bau mulut pun bisa hilang. Meminum teh hijau setiap hari sangat dianjurkan untuk menghilangkan bau tak sedap.

4. Yoghurt
Yoghurt adalah minuman prebiotik yan baik untuk pencernaan. Jika dikonsumsi setiap hari, atau minum atau makanan probiotik dapat membantu memelihara kesehatan pencernaan. Apabila sistem pencernaan lancar, bau mulut dapat dihambat. Tapi jika Anda memiliki masalah dengan lambung, konsumsi yoghurt sebaiknya dibatasi.

5. Daun Mint
Daun mint bisa membantu menghilangkan bau tak sedap karena mengkonsumsi bawang Bombay ataupun bawang putih. Biasa ditaruh dalam makanan atau minuman sehingga memberikan efek yang segar di mulut dan aroma yang enak. Selain daun mint, Anda bisa juga menggunakan kayu manis jika ada.

6. Air Putih
Cara terkahir tapi cukup ampuh untuk mengurangi bau mulut adalah dengan meminum air putih. Karena dengan meminum air putih dapat merangsang saliva dengan baik. Dengan berkumur dengan air putih dapat mengeluarkan kotoran dari sela-sela gigi yang menjadi penyebab bau mulut.

 http://www.detikfood.com/read/2010/09/03/172056/1434645/900/6-makanan-penghilang-bau-mulut

Becak Vs Velotaxi


| Tribun Jabar Online ::.

Velotaxi – Inilah Velotaxi, alat transportasi umum sejenis becak (dikayuh pakai tenaga manausia) yang pertama kali dikembangkan di Berlin Jerman belum lama ini. Alat transportasi umum bebas polusi ini ternyata menarik minat banyak kota besar di dunia. Foto pada gambar di atas diambil di kawasan turis, dekat Museum Van Gogh, Amsterdam, Belanda.

JIKA di akhir tahun 1980, Pemerintah Daerah DKI Jakarta menghapus keberadaan becak, maka sekitar 20 dekade kemudian dunia digemparkan oleh tren baru yang disebar dari Berlin, Jerman. Tren itu berupa alat transportasi umum bebas polusi bertenaga manusia-dikayuh-dan diberi nama "Velotaxi".

Sepintas tampak depan, bentuk kendaraan ini seperti bajaj. Bentuk kendaraan roda tiga ini secara keseluruhan sangat futuristik, bisa diisi oleh dua penumpang dewasa, tanpa pintu dan jendela karena didesain terbuka di sisi kiri dan kanan. Ada motor elektrik untuk membantu pengendara melintas di jalan menanjak.

Setelah diperkenalkan di Berlin, ternyata kota-kota besar lain di Jerman dan Eropa lainnya, bahkan Jepang, juga tertarik. Duesseldorf, Vienna, hingga Kyoto langsung tertarik pada konsep Velotaxi yang ramah lingkungan. Kini tak hanya kota-kota di Jerman mempunyai Velotaxi, tapi juga di kota-kota lain di Eropa bahkan Jepang. Dimulai oleh Kyoto di tahun 2002, kemudian berlanjut ke Tokyo, Osaka, hingga ke Fukuoka di tahun 2006. Fukuoka menjadi kota ke-15 di Jepang yang memberlakukan Velotaxi.

Pada perkembangannya, turis pun tertarik pada kendaraan yang dioperasikan oleh Velotaxi GmBH, maka kendaraan ini pun jadi andalan di musim libur seperti pada musim panas. Bagi kota-kota di negara maju itu, kendaraan ini menjadikan mereka lebih pede menyebut diri sebagai kota metropolitan, kota yang ramah pada lingkungan. Bagi dunia periklanan, Velotaxi merupakan media iklan yang efektif. Di Berlin, bahkan produk sebesar Esprit atau pusat belanja C&A pun beriklan di Velotaxi.

Bagi penduduk China, Bangladesh, Malaysia, Hongkong, Jepang, bahkan penduduk Indonesia, tentu becak modern itu tak lagi asing. Kota-kota di negeri Asia sudah terbiasa dengan becak dalam berbagai bentuk. Semula, becak beroda dua ditarik oleh orang (rickshaw), lalu berkembang dengan menambahkan satu lagi roda dan dikayuh. Yang lumayan menggelikan barang kali bahwa Jepang sudah mengenal rickshaw sejak abad ke-19, tetapi kini malah mengambil rickshaw ala Jerman.

Bagaimanapun, keberadaan alat transportasi umum bertenaga manusia ini masih dipertahankan di banyak negara, termasuk Malaka, Malaysia. Untuk apa? Untuk mengangkut turis, tentu saja. Salah satu alasan penghapusan becak di Jakarta sebagai alat angkut yang tidak manusiawi barangkali perlu dipikir ulang, apakah lebih manusiawi sekarang ini dengan ribuan motor, mobil, bus yang menghasilkan asap hitam dan makin hari semua kendaraan itu menutup hampir di semua pelosok jalan di Jakarta dan sekitarnya?

Dari catatan majalah Star Weekly tahun 1960 yang jadi salah satu koleksi Museum Sejarah Jakarta, disebutkan, sejak tahun 1960, becak dianggap tidak cocok lagi dengan lalu lintas modern dan bertentangan dengan pendirian masyarakat kala itu. Padahal, kenyataannya, becak sungguh diperlukan warga karena bisa masuk ke pelosok.

Bentuk becak yang kita kenal berasal dari Tiongkok dan kata becak (betjak) juga berasal dari Tiongkok, bee (kuda) dan tja (gerobak) atau berarti kuda gerobak. Masuk ke Indonesia pertama kali pada awal abad ke-20 untuk keperluan pedagang Tionghoa mengangkut barang. Di tahun 1937, demikian tertulis dalam Star Weekly, becak dikenal dengan nama "roda tiga" dan kata betjak/betja/beetja baru digunakan pada 1940 ketika becak mulai digunakan sebagai kendaraan umum.

Dalam data lain disebutkan, Lea Jellinek, antropolog Australia, menyebutkan bahwa hingga akhir tahun 1950, becak di Jakarta berjumlah sekitar 30.000 unit dan pada awal 1970 jumlah ini berlipat lima kali lipat. Bemo yang mulai dikenal pada 1960-an dan helicak di tahun 1970-an lambat laun kembali membuat becak dianggap sebagai kendaraan kuno, terbelakang, tak modern, dan memalukan. Hingga akhirnya becak pun dirumponkan di Teluk Jakarta.

Ternyata, kendaraan yang dinilai memalukan, terbelakang, dan kuno ini tetap dipertahankan di banyak kota di negara maju yang selalu mengupayakan kendaraan ramah lingkungan. Jika tak bisa beroperasi di jalan protokol, setidaknya becak bisa kembali dihidupkan dalam rangka mempromosikan wisata di Jakarta, wisata tentang sejarah Jakarta, termasuk sejarah becak. Enjoy Jakarta, Enjoy Our Becak. (WARTA KOTA/Pradaningrum Mijarto)

KeStroom dan Terpanggang di Atap KRL India

http://menujuhijau.blogspot.com/2010/09/serem-orang-terpanggang-di-krl-sampai.html








Inilah Prosedur Perubahan Jenis Kelamin

Inilah Prosedur Perubahan Jenis Kelamin

Pihak keluarga Jane Deviyanti Hadipoespito (23) mempertanyakan legalitas perubahan jenis kelamin yang ada dalam akta kelahiran Alter.

Sementara pihak Alter, melalui kuasa hukumnya, Ibnu Siena Bantayan, merasa perubahan akta tersebut sudah sesuai meski tidak perlu jalur pengadilan.

"Pihak catatan sipil tidak mungkin begitu saja mengubah akta seseorang yang baru diajukan bertahun-tahun setelahnya," ujar Ketua Bidang Pencatatan Sipil DKI Jakarta Sudhar Indofa, Jumat (7/5/2010) di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta, Jakarta.

Bagaimana sebenarnya prosedur dalam proses perubahan akta kelahiran seseorang? Perubahan biasa dilakukan untuk memperbaiki kesalahan pencatatan terkait data individu. Namun, perubahan itu memerlukan tahapan prosedur yang ditetapkan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil.

Untuk kasus tertentu, perubahan juga terjadi pada status jenis kelamin seseorang, tetapi bukan yang dikarenakan kesalahan catat.

1. Jika kesalahan catat dilakukan pihak rumah sakit, bisa saja kesalahan terjadi di pihak rumah sakit atau penolong kelahiran seperti bidan. Pihak rumah sakit atau bidan menuliskan surat keterangan kelahiran yang kemudian dipakai sebagai dasar dalam pembuatan akta kelahiran.

Apabila terjadi kesalahan, seperti kesalahan tulis jenis kelamin dalam surat dari penolong kelahiran tersebut, secara otomatis akta kelahiran yang dikeluarkan juga salah.

Prosedur perubahan: Jika kesalahan ada pada pihak penolong kelahiran maka pihak tersebut wajib mengeluarkan surat keterangan adanya kesalahan dalam pencatatan sebelumnya untuk kemudian diserahkan ke Suku Dinas Catatan Sipil setempat untuk dibuatkan akta baru. Permohonan perubahan ini juga wajib dilakukan dalam tempo 30 hari setelah akta kelahiran dikeluarkan.

2. Jika kesalahan catat dilakukan pihak Catatan Sipil apabila terjadi kesalahan pencatatan di Suku Dinas Catatan Sipil maka dalam tempo 30 hari setelah akta kelahiran dikeluarkan, pemohon berhak mengajukan revisi. Permohonan perubahan itu akan langsung ditindaklanjuti oleh pihak Catatan Sipil.

Namun, apabila permohonan perubahan baru disampaikan dalam kurun waktu lebih dari 30 hari maka harus melalui ketetapan peradilan terlebih dulu.

3. Terjadi perubahan jenis kelamin dalam kurun waktu tertentu. Seperti kasus yang terjadi pada Dorce Gamalama, seseorang yang ingin merubah identitasnya dari perempuan menjadi laki-laki atau sebaliknya, harus melalui proses peradilan yang menetapkan ia sebagai perempuan/laki-laki terlebih dulu.

Setelah ada surat keputusan pengadilan, Dinas Catatan Sipil akan langsung mengeluarkan akta kelahiran baru dengan identitas sesuai dengan putusan pengadilan.

4. Adanya dispensasi akta kelahiran sebelum tahun 1970-an, banyak masyarakat Indonesia yang tidak tercatat pada Sub Dinas Catatan Sipil. Hal ini dikarenakan masyarakat tidak tahu harus membuat akta kelahiran, terlebih pada masa itu Suku Dinas Catatan Sipil tidak semua ada di tiap kabupaten.

Karena itu, pemerintah memberikan dispensasi pembuatan akta kelahiran bagi masyarakat yang lahir sampai dengan tanggal 31 Desember 1985 dan terlambat pendaftaran/pencatatan kelahirannya. Syarat yang perlu disertakan cukup sederhana, yaitu surat keterangan dari penolong kelahiran (bidan/rumah sakit).

Menurut Kepala Bidang Pencatatan DKI Jakarta Sudhar Indofa, dispensasi ini memiliki kelemahan karena tidak ada pengecekan lebih lanjut apakah pemohon yang dibuatkan akta kelahiran baru telah memiliki akta sebelumnya atau tidak. (kompas.com)

Cara Membuat Parcel Lebaran


Cara Membuat Parcel Lebaran - Pernak-pernik parcel lebaran yang populer, selain kartu ucapan lebaran adalah parcel. Mendesain parcel anda sendiri, membutuhkan ketrampilan yang lebih bila dibandingkan dengan mendesain kartu ucapan lebaran.

Selain itu, tingkat kerumitan, budget dan intuisi artistik anda lebih ditantang dalam membuat parcel lebaran. Mendesain parcel memiliki banyak komponen yang harus dipertimbangkan Berikut tipsnya:

Parcel Lebaran
1. Langkah pertama dalam membuat parcel lebaran adalah menentukan tema. Kali ini bertepatan dengan momentum hari raya idul fitri, maka tema hari raya lah yang akan digunakan. Penentuan tema ini akan menentukan langkah selanjutnya seperti pemilihan isi parcel, kemasan dan seterusnya.

2. Tentukan isi paket parcel yang sesuai dengan tema lebaran seperti misalnya kategori makanan dapat berupa buah kurma dalam kemasan, sirup, kue kering dalam kemasan, dan aneka makanan. Kategori lain seperti pakaian dapat berupa sarung, baju koko, mukena, jilbab, al-qur’an dan sebagainya lihat di jual parcel lebaran.

3. Selanjutnya, kita masuk dalam tahap desain atau pengemasan. Langkah awal adalah memilih keranjang paket parcel. Ada beragam jenis keranjang parcel dalam berbagai ukuran seperti keranjang dari anyaman bambu, tikar mendong, tikar pandan dan lain sebagainya. Dalam memilih keranjang parcel, anda dapat sekaligus memperhitungkan kedalaman keranjang.

4. Sebelum memulai menyusun tata letak isi parcel dan pengemasan luarnya, anda harus menyiapkan berbagai alat yang diperlukan. Alat-alat tersebut meliputi gunting, cutter, pisau, tang pemotong kawat dan pelubang kertas, perekat seperti seperti lem, selotape, jarum, kawat, paku dan lain sebagainya.

5. Sekarang anda dapat mulai menyusun parcel anda. Langkah pertama, sebelum menyusun isi parcelnya, anda harus menyusun filling. Filling atau pengisi adalah pengganjal keranjang parcel untuk mengimbangi kedalaman keranjang dengan isi parcel agar isi parcel tidak tenggelam dalam kedalaman keranjang sehingga tidak terlihat atau hanya terlihat bagian atasnya saja pada waktu dikemas.

6. Setelah itu, tentukan bahan lining untuk alas meletakkan isi parcel. Lining dapat berupa kertas berwarna atau kain baik yang bemotif maupun polos. Anda harus memilih lining dari bahan yang baik karena lining in akan tampak dari luar. Lining juga berfungsi menutupi filling apabila bahan filling kurang baik untuk ditampilkan.

7. Mulailah menata isi paket parcel lebaran anda. Aturlah sedemikian rupa agar isi parcel teridentifikasi atau tampak dari luar dan simetris. Sebagai contoh untuk kategori pakaian, anda tidak perlu menampilkan seluruh bagian mukena misalnya, namun bisa hanya hanya bagian untuk kepalanya. Sama halnya dengan kategori makanan, usahakan agar jenis makanan apa yang ada di dalam parcel tersebut tampak dari luar sehingga dapat dikenali oleh siapapun yang melihatnya. Untuk tata letak, aturlah sedemikian rupa agar simetris dan tidak berat sebelah.

8. Setelah semua isi paket parcel lebaran tertata desainlah topping semenarik mungkin. Topping adalah bagian penutup parcel. Ini adalah tahap wrapping atau pembungkusan, dimana biasanya digunakan plastik bermotif untuk penutup. Gunakan plastik yang memiliki ukuran ketebalan sedang. Plastik yang terlalu tipis akan membuat kemasan cepat sobek dan merusak isi parcel. Sedangkan, plastik yang terlalu tebal dapat menghindari pandangan untuk melihat isi parcel.

Itulah artikel “Cara Membuat Parcel Lebaran” semoga bermanfaat bagi Anda yang ingin membuat parcel lebaran untuk saudara atau siapa saja. Jangan lupa lihat koleksi sms lebaran terbaru 2010 untuk mengirimkan juga sms lucu ucapan idul fitri. (radenbeletz.com)

Habis Makan Jangan Langsung Gosok Gigi

Semua orang tentu ingin memiliki napas yang berbau segar. Begitu pentingnya bau mulut yang segar itu, tak sedikit orang yang tak tahan untuk segera menyikat gigi segera setelah makan. Padahal, idealnya menyikat gigi sehabis makan dilakukan 20 menit kemudian.

Menurut penjelasan Prof.drg.Melanie Djamil, pakar kesehatan gigi dan mulut dari Universitas Trisakti Jakarta, tingkat keasaman saliva (ludah) akan menurun saat kita makan. "Ketika makan, pH akan turun dari yang normalnya 6,8 menjadi 4. Namun secara perlahan-lahan pH nya akan naik kembali dalam waktu sekitar 20 menit," paparnya.

Itu sebabnya, jika kita terburu-buru menyikat gigi setelah makan, struktur saliva akan rusak. Padahal, saliva ini memiliki fungsi sebagai penyeimbang dan membantu proses pencernaan. Untuk mentralisir kadar keasaman mulut, drg.Melanie menyarankan agar kita berkumur dengan air putih setelah makan. Berkumur dengan air putih setelah makan, khususnya makanan manis dan asam, juga disarankan untuk mengurangi jumlah bakteri di dalam mulut.

Sebenarnya penyebab napas berbau pada makanan adalah makanan yang menghasilkan uap minyak dengan bau khas yang kuat, misalnya bawang merah dan bawang putih. Ada juga sayuran dan rempah yang bisa menyebabkan napas berbau busuk. Setelah makanan tersebut dicerna, uap makanan itu diserap dan ikut dengan peredaran darah dan dibawa ke paru-paru. Di sini gas itu ikut diembuskan bersama napas.(kompas.com)

Rahasia Cantik Wanita Jepang


Sudah mencoba cara mudah untuk tampil sehat dan cantik ala Jepang? Sayang kalau belum. Sebab, langkah-langkah itu sangat mudah dilakukan dan kaya manfaat. Sebuah buku karya Naomi Moriyama berjudul Japanese Women Don't Get Old or Fat?, mengungkap bahwa wanita Jepang adalah kelompok wanita di negara maju yang paling rendah tingkat obesitasnya, dan memiliki tingkat panjang umur tertinggi. Perlu bukti? Silakan mengunjungi Jepang! Bisa dipastikan di sana bakal kesulitan menjumpai orang gemuk. Sebaliknya, rata-rata yang terlihat adalah wanita-wanita dewasa maupun muda bertubuh langsing, mengenakan rok mini dan sepatu boots berhak tinggi.


Menurut buku Naomi, tubuh langsing para wanita Jepang dipengaruhi oleh pola makan, perilaku yang perfeksionis dan disiplin yang tinggi. Naomi mencatat ada 7 hal utama yang menimbulkan fenomena langsing dan panjang umur yaitu :

1. Kebiasaan makan ikan. Kita paham orang Jepang tak bisa lepas dari ikan. Terutama Salmon, menjadi makanan nomor satu dan paling digemari.
2. Mengkonsumsi sayuran. Menurut Naomi, makan pagi berupa sayuran adalah lumrah. Meski ringan, tapi mengenyangkan.
3. Makan Nasi secukupnya. Di Jepang nasi disajikan dalam jumlah yang relatif sedikit, 2 mangkok kecil di tambah dengan hidangan lain.
4. Kacang kedele. Tiada hari tanpa kedele, itulah masakan Jepang.
5. Makan Mie. Ada Soba, Udon, Ramen, dan Somen. Rasanya berbeda-beda, dengan tekstur masing masing.
6. Minum Teh. Eisai, adalah seorang pandita Zen yang dianggap sebagai pencetus kecanduan teh di Jepang. Predikat diberikan berkat buku yang tulisnya pada tahun 1211 berjudul drink Tea and Prolong Life?. Buku itu mengupas khasiat teh. Terutama teh hijau, di Jepang sangat dihargai karena bisa menjadi pelindung kesehatan dan panjang umur.
7. Camilan buah-buahan. Orang Jepang tidak terlalu banyak makan buah. Mereka makan buah sebagai camilan dan makan dalam bentuk masih segar, bukan olahan. Mereka juga tidak terbiasa makan kue manis, biskuit, donat, dan hidangan penutup yang dipanggang, bakar, apalagi kemasan.

Ternyata tampil langsing dan panjang umur tidak sulit bukan? Juga tak perlu keluar banyak uang. Cukup dengan membenahi pola makan. Lagipula hasil bumi Indonesia tak jauh beda dengan Jepang. Mulai dari ikan sampai buah-buahan. Yang membedakan hanyalah masalah kebiasaan serta kedisiplinan. Let's try!

Cara Mudah Ala Jepang, Untuk Tampil Sehat Dan Cantik

Terlihat sehat dan cantik? Siapa pun menginginkannya. Perlu cara untuk mewujudkan dua kata ini. Sehat bisa diperoleh dengan berolahraga dan menjaga pola makan. Sedangkan cantik, disamping karunia Tuhan yang diberikan sejak lahir, juga diperoleh dengan melakukan perawatan. Agar terlihat cantik dan sehat, coba kita tiru wanita Jepang. Selain memperhatikan fashion dan make-up, mereka mendapatkan kecantikan dengan berolahraga dan memperhatikan kebiasaan makan. Caranya tidak sulit, cukup mudah dan murah untuk kita lakukan. Diantaranya:

1. Suka Makan Rumput Laut
Rata-rata hidangan Jepang terdiri dari rumput laut. Di banding makanan lain, rumput laut mengandung banyak mineral yang penting bagi tubuh. Seperti kalsium, magnesium, fosfor, besi, dan potassium.

2. Makan Sushi
Sushi sangat sehat. Nasi dan ikan mentah yang tergabung dalam Sushi, sedikit mengandung lemak (30 persen), dan lebih banyak mengandung asam lemak omega-3.

3. Minum Teh Hijau
Agaknya minum teh hijau tidak hanya disukai orang Jepang. Kini orang Indonesia mulai suka minuman sehat ini. Ada banyak bukti ilmiah yang menunjukkan keuntungan. Sebagai antioksidan, teh hijau mampu mencegah penuaan dini. Menurunkan resiko radang perut, mencegah serangan jantung, liver, menunda perkembangan kanker, serta menghambat obesitas.

4. Biasa Jalan Kaki
Kemana saja tujuan mereka, asal jauh jaraknya masih bisa di tempuh dengan jalan kaki, orang Jepang tidak malas melakukannya. Maka jangan heran jika wanita Jepang yang cantik, makin terlihat cantik dengan jalan kaki. Sebab, jalan kaki menyehatkan jantung sekaligus mengencangkan kulit.

Jika satu atau dua hal di atas sudah dilakukan, kenapa tidak mencoba melakukan poin yang lain? Jalan kaki misalnya. Hitung-hitung mengurangi kemacetan dan polusi, sekaligus menghemat BBM.

Virus Bernama Musik - Purwanto Setiadi

Blog - Yahoo! Indonesia Omg!

Menarik untuk disimak.
-------------------

Ada bagusnya bila sesekali kita duduk santai, melepas segala galau, jika ada, lalu bertanya pada diri sendiri bagaimana kita memandang musik dalam hidup kita. Seorang kenalan, barangkali sesudah melakukan hal itu, menuliskan status di Facebook-nya: “Music is a virus. Once infected, you are a lifetime victim.”

Musik adalah virus. Dia mengutip seseorang yang jati dirinya tak terlalu penting. Tapi metafora itu begitu pas. Betapa persis. Buat saya, tak masalah jika di antara kita ada yang sulit bisa menerima atau menganggapnya sebagai kebenaran, barangkali karena merasa tak termasuk penggemar musik. Yang jelas saya tahu ada banyak orang yang menjadi “korban selama hayat” itu, diakui atau tidak. Saya termasuk di antara mereka.

Bagaimana “virus” itu pertama kali menyusup ke dalam diri kita?
Pengalaman saya sesungguhnya tak jauh berbeda dengan siapa saja yang kebetulan saya kenal: selalu pada saat memasuki apa yang dalam siklus kehidupan manusia biasa dikenal sebagai formative years, masa di antara keadaan puber dan dewasa. Ini wajar. Pada masa-masa itu benak seseorang boleh dibilang bagaikan spons dan bank memori bagi apa saja yang masuk --permisi maupun menyelonong begitu saja --melalui telinga dan penglihatan. Sesuatu yang begitu di dalam seolah telah membunyikan bel personal, itulah yang akan meninggalkan jejak hingga bertahun-tahun kemudian.

Seperti itulah kesan saya pada musik yang saya dengarkan suatu hari pada 1976. Ini bukan kontak pertama saya dengan musik, sebenarnya; saya sudah ikut menguping rekaman-rekaman oldies dan jazz milik ayah saya. Ketika itu, begitu ada perangkat stereo di rumah, saya segera menjadi akrab dengan Matt Monroe, Petula Clark, The Everly Brothers, Frank Sinatra.... dan masih panjang daftarnya. Menyenangkan, hanya tak ada yang menimbulkan kesan luar biasa. Tapi ketika akhirnya, hari itu, saya berkesempatan mencoba Wish You Were Here (Pink Floyd) dan E.C.
...masih saja ada kalangan yang merasa musik, genre tertentu, bisa berpengaruh buruk.

Were Here (Eric Clapton), demikianlah, seperti kata iklan, “kutahu yang kumau”. Dan sejak itu saya punya banyak momen serupa.

Andaikan saya bisa seperti Nick Hornby. Pengarang laris dari Inggris ini menuliskan pengalamannya dengan musik --impresi dan apa yang dipikirkannya, juga hubungannya dengan orang-orang --ke dalam sejumlah esai, juga sebuah novel berjudul High Fidelity. Khusus dalam esai-esainya, dia berfokus pada lagu-lagu yang membuatnya begitu terkesan. Kumpulannya diterbitkan menjadi buku berjudul Songbook (di Inggris digunakan judul 31 Songs). Seperti buku-bukunya yang lain (Fever Pitch, High Fidelity, About a Boy), dia menulis seolah sedang menumpahkan rasa cinta yang luar biasa besar. Dan dia tahu betul apa yang ditulisnya: dia menyajikan segala hal dengan riang dan mencerahkan.

Momen-momen yang saya, Nick, juga orang-orang lain alami jelas bukan sesuatu yang menyakitkan; tidak ada akibat sebagaimana yang harus ditanggung orang yang keracunan. Atau bahkan berbagai efek buruk. Paling-paling betapa cepat duit di dalam dompet terkuras. Mestinya orang tak perlu khawatir.

Khawatir? Ya, bagaimanapun masih saja ada kalangan yang merasa musik, genre tertentu, bisa berpengaruh buruk. Misalnya rap, yang dianggap bertanggung jawab menjadikan banyak remaja terjerumus ikut-ikutan mengglorifikasikan geng, narkoba, dan seks. Atau heavy metal, yang dituding merasuki pikiran penggemarnya dengan hal-hal yang sama dengan rap, dan bahkan gagasan tentang pemujaan terhadap setan.

Tentang hal itu, di satu forum diskusi di Internet, seseorang berkelakar menulis begini: “Aku menyantap anak kecil dan menendang anak anjing karena heavy metal. Aku sama sekali tak bisa mengontrol diriku. Musik memaksaku untuk itu....”

Yang hendak dia kemukakan sesungguhnya adalah betapa menggelikannya tudingan bahwa musik menyebabkan seseorang melakukan sesuatu...kejahatan. “Jika satu lagu berbicara tentang pembantaian terhadap orang tak bersalah, saya tak akan beranjak dan membunuh orang pertama yang saya jumpai,” dia menulis. Yang paling mungkin terjadi, menurut dia, adalah emosi terpengaruh sesaat, tak lebih. Misalnya, ketika mendengarkan Kitaro, kita merasa tenang dan damai. Atau, ketika mendengarkan Arch Enemy, kita merasa adrenalin seperti dipompa.

Dengan kata lain, sebenarnya, kita jugalah yang menjadi penentu; kita, dengan pikiran yang waras, tentu bisa membedakan mana yang patut dan mana yang sebaliknya, yang benar dan yang salah. Saya kenal banyak orang yang sama sekali jauh dari kesan keliru yang sudah telanjur diyakini sebagai kebenaran mengenai penggemar metal kategori ekstrem.
Mereka justru adalah orang-orang yang ramah, penuh kegembiraan, dan kreatif. Dan mereka tetap menyandang virus bernama musik. Mereka adalah korban sepanjang hidup.

Razia di Yogya, Ditemukan Bakso Campur Daging Babi

Yahoo! Indonesia News

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA--Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta bersama Dinas Perindustrian, perdagangan, koperasi dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Yogyakarta gencar melakukan razia daging sapi maupun daging ayam menjelang Lebaran tahun 2010 ini. Bahkan dalam razia yang dilakukan Jumat (27/8) lalu, tim gabungan Pemkot Yogyakarta menemukan dua pedagang bakso yang sengaja mencampurkan daging sapi dengan daging babi di produk baksonya tersebut.
Selain itu dalam razia tersebut juga banyak ditemukan daging yang tidak melalui pengecekan (her-keuring) terlebih dahulu sebelum dijual. Bagi pedagang bakso 'nakal' ini dikenai sanksi Tindak Pidana Ringan (Tipiring) dan dipanggil Satreskrim Poltabes.
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Disperindagkoptan Kota Yogya, Sugeng Darmanto mengatakan, razia ini memeriksa 36 pedagang daging, 26 pedagang bakso dan empat Rumah Pemotongan Unggas( RPU).
Dari hasil pemeriksaan, ditemukan dua pedagang bakso di kawasan Kemetiran dan Pasar Talok yang menjual bakso dengan cara mencampur daging sapi dengan babi. Alasan mereka mencampur dengan daging babi, selain pertimbangannya murah, rasanya juga lebih enak karena lebih terasa berlemak. ''Sebenarnya menjual bakso babi maupun bakso sapi dicampuri daging ayam ini tidak dilarang, asalkan ada tulisannya jelas sehingga konsumen benar-benar mengetahuinya," terang Sugeng kepada wartawan, Kamis (2/9).
Pantauan lain juga dilakukan di pasar seperti Beringharjo, Terban, Kranggan, Demangan, Sentul dan Prawirotaman. Hasil pantauan ditemukan tujuh pedagang tidak melakukan her-keuring terlebih dahulu sebelum daging dijual ke konsumen. Pantauan dilakukan dari 87 pedagang dan tujuh penggilingan bakso. "Mereka yang tidak her-keuring tidak dapat menunjukkan surat bukti dan pada daging yang baru dipotong tidak ada stempel bukti her-keuring," jelas Sugeng.
Terpisah, Kepala Bidang Pengendalian Operasi (Kabid Dalop) Dinas Ketertiban (Dintib) Kota Yogya, Nurwidi Hartana menyatakan, dari hasil pemantauan mulai dinihari pukul 01.00 hingga 04.00 WIB, semua daging yang diperjualbelikan dinyatakan layak jual. Meski demikian masih ada pelanggaran administrasi dari para pedagang dengan tidak melakukan her-keuring. Padahal sesuai aturan Peraturan Daerah (Perda) 21 Tahun 2009 tentang pemotongan hewan disebutkan keharusan melakukan her-keuring sebelum daging dijual.

Penampakan Pria Misterius di Setiap Acara Siaran Langsung

kumpulan aneka artikel 'n tips menarik

Beredar di internet foto seorang laki-laki gendut yang hampir selalu ada di setiap siaran langsung televisi. Anehnya lagi, pria ini muncul bukan tapi stasiun tv tertentu tetapi di banyak stasiun TV.

Apa pria ini adalah pria sewaan yang sudah terkenal oleh semua stasiun TV sehingga setiap mau mengadakan acara siaran langsung, pria ini dibayar untuk tampil biar kelihatan lebih ramai acara stasiun tersebut? Ataukah hanya sesosok pria yang selalu ingin tampil di televisi sehingga selalu mencuri semua kesempatan yang ada untuk tampil?

Benar-benar sebuah misteri ya





source: :http://www.melonproperty.com/blog/in/penampakan-seorang-pria-yang-selalu-muncul-di-setiap-acara-live-langsung You might also lik

sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/08/penampakan-pria-misterius-di-setiap.html#ixzz0ySxzemIe

Recent Posts

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...