Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Computer. Tampilkan semua postingan

Amazingly simple home remedies!

DAILY THOUGHT: SOME PEOPLE ARE LIKE SLINKIES - NOT REALLY GOOD FOR ANYTHING, BUT THEY BRING A SMILE TO YOUR FACE WHEN PUSHED DOWN THE STAIRS.


clipped from www.dysan.net
1. IF YOU'RE CHOKING ON AN ICE CUBE, SIMPLY POUR A CUP OF BOILING WATER DOWN YOUR THROAT. PRESTO! THE BLOCKAGE WILL INSTANTLY REMOVE ITSELF.
2. AVOID CUTTING YOURSELF WHEN SLICING VEGETABLES BY GETTING SOMEONE ELSE TO HOLD THE VEGETABLES WHILE YOU CHOP.
3. AVOID ARGUMENTS ABOUT THE TOILET SEAT - USE THE SINK.
4. FOR HIGH BLOOD PRESSURE SUFFERERS ~ SIMPLY CUT YOURSELF AND BLEED FOR A FEW MINUTES, THUS REDUCING THE PRESSURE ON YOUR VEINS. REMEMBER TO USE A TIMER.
5. A MOUSE TRAP PLACED ON TOP OF YOUR ALARM CLOCK WILL PREVENT YOU FROM ROLLING OVER AND GOING BACK TO SLEEP AFTER YOU HIT THE SNOOZE BUTTON.
6. IF YOU HAVE A BAD COUGH, TAKE A LARGE DOSE OF LAXATIVES. THEN YOU'LL BE AFRAID TO COUGH.
7. YOU ONLY NEED TWO TOOLS IN LIFE - WD-40 AND DUCT TAPE. IF IT DOESN'T MOVE AND SHOULD, USE THE WD-40. IF IT SHOULDN'T MOVE AND DOES, USE THE DUCT TAPE.
8. REMEMBER - EVERYONE SEEMS NORMAL UNTIL YOU GET TO KNOW THEM.
9. IF YOU CAN'T FIX IT WITH A HAMMER, YOU'VE GOT AN ELECTRICAL PROBLEM.
 blog it

Rosetta Stone, Komunikasi pada Orang Mati

INILAH.COM - Rosetta Stone, Komunikasi pada Orang Mati


Rosetta Stone dikenal sebagai perangkat lunak belajar bahasa atau artefak kuno untuk memecahkan Hieroglif Mesir. Tetapi Rosetta Stone juga aksesori futuristik di batu nisan.
RosettaStone dari sebuah perusahaan bernama Objecs berupa lempengan granit yang dilengkapi dengan alat bantu komunikasi kecil atau near-field communication (NFC) yang ditempelkan ke monumen penguburan.
NFC bekerja dalam jarak dekat, sekitar satu inci atau kurang. Dengan alat ini, ketika kita melewati RosettaStone maka informasi tentang almarhum menyangkut foto, pesan ataupun biografinya dapat dikirim ke ponsel.
Benda seharga US$225 dan seukuran iPod ini juga dideskripsikan sebagai "simbol kehidupan". Informasi mengenai pihak yang meninggal dimunculkan dengan mendekatkan dengan RosettaStone.[ito]

Iseng Motret Layar Desktop

Selama ini pengaturan desktop saya percayakan sama yang namanya Fences ( http://www.stardock.com/products/fences/ ) karena memiliki kemampuan mengorganisir desktop dengan sangat cepat, dan mampu meng-hiddennya dengan hanya melakukan double clik dilayar yang kosong.

Kalau minat dengan yang namanya Fences berikut ini ada sedikit illustrasinya di Youtube.

Fences Desktop - Atur Desktop Simple Teratur bisa ngilang lagi

Bosan dengan icon desktop yang seabreg di layar Monitor, namun ogah pakai tool desktop yang kadang malah bikin puyeng?
Yang satu ini pantas dicoba karena cukup simple, selain mengorganisir icon dengan sangat mudah, menyembunyikan isi desktop kitapun cukup dengan double click di layar monitor pun jadi bersih.

First Time Wizard Page 3
Berikut alamat softwarenya : http://www.stardock.com/products/fences/


Lima Rekomendasi Netbook Terbaik

Media Indonesia

Lima Rekomendasi Netbook Terbaik
ZAMAN sekarang orang agaknya sudah tidak dapat lagi dipisahkan dengan kemajuan teknologi. Anda pun tentu sudah akrab dengan berbagai gadget canggih seperti smartphone, netbook, atau PDA untuk menunjang berbagai aktivitas sehari-hari.

Nah, jika Anda kebetulan sedang mencari netbook yang sesuai dengan kebutuhan, berikut ini Media Perempuan memberikan lima rekomendasi netbook terbaik yang bisa dijadikan panduan:

1. Nokia Booklet 3G
Netbook terbaru keluaran Nokia ini memiliki daya tahan baterai yang cukup lama, yakni 12 jam. Dengan layar 10.1 inci dan berat sekitar 1.2 kg, laptop mini ini sangat sempurna bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan akses informasi secara cepat. Seperti laptop keluaran Apple, netbook milik Nokia ini juga terbuat dari selapis alumunium dan hanya beberapa milimeter lebih tebal daripada MacBook Air. Engsel sentral pada laptop memungkinkan Anda untuk memiringkan layar hingga 180 derajat. Selain itu, bagian body yang terbuat dari logam padat membuat Anda tidak perlu khawatir permukaan laptop akan tergores saat disimpan ke dalam tas.

2. Samsung Go
Tidak seperti model netbook lain pada umumnya yang dirancang berbentuk persegi kaku, netbook keluaran Samsung yang dirancang Naoto Fukasawa ini memiliki fitur yang lebih lembut, dan dibentuk membulat pada sudut-sudutnya. Netbook seberat 1.3 kg ini memiliki logo perusahaan dalam huruf-huruf besar di bagian atas. Untuk urusan waktu hidup, daya tahan baterai bisa sampai sembilan jam apabila diisi penuh. Satu hal yang agak mengganggu dari netbook ini adalah, alih-alih memiliki trackpad dengan tombol kanan dan kiri seperti laptop lain pada umumnya, Samsung justru membuat single bar untuk menunjang kedua fungsi tersebut sekaligus.

3. HP Mini 5101
Ini dia rajanya personal computer (PC) di dunia, dengan angka penjualan PC sebanyak dua unit setiap detiknya. Untuk kategori netbook, HP Mini 5101 merupakan produk andalan perusahaan ini, dengan berat sekitar 1.1 kg dan layar 10.1 inci. Casing alumunium menampilkan kesan profesional pada netbook ini, meskipun bagian atas mesin dan trackpad-nya sensitif terhadap noda jari yang kotor dan berminyak. Fitur yang ditawarkan HP antara lain ''disk sanitizer'' yang memungkinkan Anda menghancurkan secara permanen data apa pun dari hard drive. Sangat cocok bagi para profesional yang sering melakukan perjalanan bisnis dan memiliki data penting yang harus dilindungi. Selain itu, ukuran tuts keyboard yang cukup besar seperti biji Scrabble juga mempermudah proses mengetik. Anda pun dapat mengisi baterai hingga 90% dalam waktu hanya 90 menit.

4. Toshiba NB205
Netbook pertama yang diluncurkan Toshiba ini memiliki model compact dan kokoh, dengan beberapa desain unik. Tombol power ditempatkan di tengah engsel layar, sehingga Anda tidak dapat menghidupkan mesin jika layar ditutup. Selain itu, tombol keyboard juga agak menonjol keluar sehingga membuat pengguna membutuhkan waktu beberapa lama untuk beradaptasi. Kelebihannya, desain netbook yang tipis membuatnya mudah diselipkan ke dalam tas. Daya tahan baterai juga cukup lama, yakni sekitar sembilan jam. Selain itu, USB port-nya juga bisa digunakan untuk mengisi baterai ponsel atau kamera digital. Netbook seberat 1.3 kg ini juga memiliki impact sensor untuk melindungi data apabila Anda tidak sengaja menjatuhkannya, serta built-in webcam 0.3 megapiksel.

5. Lenovo S10-2
Lenovo mengutamakan aspek kecepatan untuk membuat netbook terbarunya menonjol dibandingkan produk-produk lain milik para kompetitor. Dengan laptop mini terbaru dari Lenovo, Anda bisa melewatkan rutinitas mengetik kata sandi untuk login, karena built-in webcam pada netbook ini akan mengidentifikasi wajah Anda. Jika ingin mengindari proses boot-up sama sekali, tekan saja tombol ''quick start'' dan dalam hitungan 10 detik Anda bisa langsung mengecek e-mail, mendengarkan musik, atau melakukan panggilan telepon menggunakan Skype. Lenovo juga menawarkan fitur ''rescue system'' sebagai langkah antisipasi apabila data yang Anda miliki tiba-tiba rusak. Netbook yang beratnya tidak sampai 1 kg ini tersedia dalam pilihan warna putih, abu-abu, pink, atau hitam.

Anda Ragu Pakai Linux? Coba Dulu Distro Live CD!

Sumber : Satu Dunia



Kenapa banyak orang enggan memakai Linux? Banyak sekali penyebabnya. Ada yang beralasan kalau Linux itu sulit, terlalu banyak perintah berbasis teks, tampilan GUI-nya kurang menarik, dan masih banyak lagi alasan lain yang kadang-kadang nggak masuk akal.

Percaya deh, jika Anda sudah mengenal Linux, pasti akan tergila-gila dengan Linux. Selain gratis, Linux itu mempunyai banyak sekali potensi tersembunyi yang bisa kita eksplorasi lebih jauh. Kalau nggak, ngapain Google bela-belain pakai Linux di produk Android-nya.

Nah, buat yang masih ragu dan belum yakin seperti apa sih kemampuan Linux itu ada cara aman untuk mencobanya, yaitu dengan distro Linux Live CD. 

Distro Live CD ini tidak perlu diinstall di komputer. Cukup masukkan CD yang berisi distro tersebut di drive CD ROM, lalu restart komputer. Dengan demikian Anda tidak perlu khawatir seandainya sistem operasi lain yang sudah ada di komputer akan hilang.

Anda tertarik untuk mencobanya? Ada beberapa distro yang layak Anda coba, yaitu antara lain:

Efioo Mini Notebook harga 3 juta-an

Efioo.com



Ada notebook mini harganya kok menarik, ada yang sudah coba?
Speknya ini :
  • 10.2" LED Screen
  • Intel Atom Mobile N270 1.6 G FSB533
  • Chipset Intel 945GME/GSE+ICH7-M
  • DDR2 1 GB
  • Webcam
  • WIFI
  • HDD 160 GB
  • larger keypad
  • Long lasting battery (up to 3 hrs)
  • 3-in-1 card reader
Notes :
Gimana lumayan nggak buat mobile.?
Terus bisa nggak buat aplikasi CAD sama 3D render yang sederhana saja.
Atau buat GoogleSketch deh, lancar nggak?
Trims coy...
:)

Inilah Situs Website Pertama di Dunia!!!

Inilah Situs Website Pertama di Dunia!!! - Kaskus - The Largest Indonesian Community




Screen Shot Situs Website Pertama di Dunia


Pada 1980, ketika masih seorang kontraktor bebas di CERN, Berners-Lee mengajukan sebuah proyek yang berbasiskan konsep hiperteks (hypertext) untuk memfasilitasi pembagian dan pembaharuan informasi di antara para peneliti. Dengan bantuan dari Robert Cailliau dia menciptakan sistem prototipe bernama Enquire.

Setelah meninggalkan CERN untuk bekerja di John Poole’s Image Computer Systems Ltd, dia kembali pada 1984 sebagai seorang rekan peneliti. Dia menggunakan ide yang mirip yang telah dia gunakan pada Enquire untuk menciptakan World Wide Web, di mana dia mendesain dan membangun browser yang pertama (bernama WorldWideWeb dan dikembangkan dalam NeXTSTEP) dan server web pertama yang bernama httpd.

Situs web pertama yang dibuat Berners-Lee (dan oleh karena itu ia juga merupakan situs web pertama) beralamat di http://info.cern.ch/ (telah diarsip) dan dimasukkan online untuk pertama kalinya pada 6 Agustus 1991.

Pada 1994, Berners-Lee mendirikan World Wide Web Consortium (W3C) di Massachusetts Institute of Technology.

Hingga kini, Berners-Lee masih tetap rendah hati dan tidak berkeinginan untuk mendapatkan status populer. Banyak yang masih tidak mengetahui kekuatan karya pria ini, World Wide Web.

Salah satu kontribusi terbesarnya dalam memajukan World Wide Web adalah dengan tidak mempatenkannya sehingga masih dapat digunakan secara bebas.

Pada 16 Juli 2004 dia diberi gelar kehormatan KBE oleh Ratu Elizabeth II sebagai penghormatan atas jasa-jasanya.

Sketsa XIV Kematian David: Misteri Dua Jari Hingga Hayat

Misteri kematian David Hartanto

Sketsa XIV Kematian David:  Misteri Dua Jari  Hingga Hayat
 
Kasus  kematian David Hartanto Widjaja, mahasiswa jurusan Electrical  Electronic Engineering (EEE), Nanyang Technological University (NTU), Singapura, telah masuk ke  Coroner Court, di Subordinate Court, Singapura, 20-26 Mei 2009 lalu. Persidangan  dominan data David melompat sendiri dari jembatan kaca. Padahal sosoknya  bersimbah darah   sejak di  ruang Professor Chan Kap Luk, dipelintir pangkal pahanya, diseret di  tangga darurat. Indikasi tajam pembuhan kejam dan misteri, "Iam going to die!"  Coroner Court  lagi 17-25 Juni 2009.
 
PUKUL 03.30, di sebuah cafe di terminal tiga Changi Airport Singapura, 17 Juni 2009. Sosok Tjhay Lie Khiun, ibu Almarhum David Hartanto Widjaja, tertidur di sebuah kursi dengan  jaket biru melilit badannya. Meringkuk. Di  sebelahnya, sang suami, Hartono Widjaja,  tepekur tidur.
 
Kacamata Hartono  menggantung melekat di wajah.  Kusuma Widjaja, adik kandung Hartono, berselonjor bermata lelap. Tiga gelas cappucino di meja mereka  menyisakan masing-masing setengah  cangkir minuman.
 
Saya duduk di belakang seorang pria yang tidur berselonjor macam  di atas kereta api. Tiga lampu aksesoris yang digantung di sebatang baja nirkarat berlingkaran berornamen  biji-biji kopi tegak di tengah-tengah cafe. Lampunya bersinar seakan  hendak mengalahkan sentral  benderang penerang  di siling terminal tiga Changi tinggi, berarsitektur minimalis metal.
 
Dua jam lalu kami baru rmendarat.
 
"Kita menghemat sehari, duduk saja dulu di bandara, pagi langsung ke pengadilan,"  ujar Tjhay
 
Alasannya, malam memang telah berlanjut dini pagi.
 
Kalimat  Tjhay masih saja terngiang di kuping saya. Menghemat,  memperhatikan mereka dalam keadaan demikian, menguatkan lidah pahit sakit, menelan beragam info dan "fakta"  yang dibawa ke persidangan kasus kematian salah satu putera terbaik bangsa, mantan atlit olimpiade matematika, putera kedua Tjhay, 2 Maret 2009 lalu.
 
Kematian terindikasi kuat berlatar pembunuhan berkonspirasi. Awal peristiwa,  oleh pihak kampusnya, NTU, David disosialisasikan menusuk profesor Chan Kap Luk, melukai nadi lalu melompat bunuh diri. Untuk kasus inilah saya sudah menulis 13 Sketsa, dan telah membenamkan  waktu empat kali ke Singapura selama 45 hari dan akan terus bertambah  lagi, berlanjut mencatat mereportase menyajikan perkembangan perjalanan kasus ini.
 
SEBUAH Bis bertingkat bernomor  179 dari kawasan Pioner, Singapura, baru saja membelok kanan setelah melewati  gerbang kawasan kampus NTU, di areal  200 hektar itu.  Tiga  kelompok  Song of India, tanaman  hias berbatang laksana rotan telah berkayu  tua, daunnya bagaikan  kemoceng.  Nur Kholis, anggota Komisi Hak Azasi Manusia (Komnasham),  di samping saya,  mengamati sekitar melalui jendela bis. Waktu sudah jam  10 pagi lewat.
 
Nur Kholis terkesima.
 
"Kampus yang luas."
 
Ruang terbuka dan taman hijau memang mendominasi. Sebuah bangunan khusus untuk sekolah art, dibuat melengkung,  di   atap bangunan kaca  menghijau rumput. Publik dapat  menaiki gunungan rumput
 
Dalam dua bulan ini, sudah tak terbilang kali saya ke kampus itu. Hari itu, Rabu, 27 Mei 2009.  Hartono Widjaja, ayah David, sudah terlebih dulu ada di lokasi titik ditemukannya almarhum David. Pada 2 Maret 2009 lalu  David ditemukan mati dalam keadaan mengenaskan: luka benda tajam di lengannya, kakinya patah terpelintir, bahkan tusukan benda tajam lebar di lengan kanan dan di nadi kanan kaki. Paha kaki ada sayatan. Bahkan leher yang semula menurut forensik hanya luka dalam, ternyata keluarga mendapatkan foto bahwa leher bagian bagian kiri ada luka sayatan pisau.
 
Beruntung hari ini Hartono Widjaja bertemu dengan dua orang petugas cleaning servive, dua wanita lanjut usia, berseragam biru berbunga di bagian depannya. Keduanya mengenakan kalung dan gelang emas mencolok.
 
Hartono seakan dimudahkan mendapatkan keterangan karena bertutur  berbahasa Mandarin. Bahasa yang menyulitkan saya menggali info selama bulak-balik mencari saksi mata. Kedua petugas itu bersemangat menceritakan kepada  Hartono, posisi David terakhir dilihatnya.
 
"Kasihan  sekali David, "  keduanya menunjukkan gerak tubuh seram, lalu berujar, "Hhhh,  David memang tak layak mati dibegitukan."
 
Hartono yakin bahwa kedua orang ini melihat adegan anaknya "dikerjai". Akan tetapi kedua sosok pekerja kasar yang sudah layak pensiun itu, enggan bila diajak bersaksi ke pengadilan.
 
Akan halnya Nur Kholis, Anggota Komnasham,  diundang keluarga  untuk menyimak persidangan koroner dan melihat lokasi jatuhnya David,  untuk dapat  melihat tempat kejadian perkara. Adalah dana publik yang diambil  mengongkosi, yang sudah terkumpul, mencapai Rp 280 juta melalaui  Facebook, sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada keluarga almarhum David.
 
Hari itu juga Hartono mencoba melihat ke ruang di depan kantor Chan Kap Luk. "Benar saja ada lagi yang aneh. Di data penyidik, di depan ruang Chan Kap Luk  tak ada pantry,  bukti lapangan  ada ruang pantry," ujar Hartono. Saya dan dua wartawan TV ONE, menyimak dan mengabadikan ruangan yang tidak  disebutkan di persidangan.
 
Tidak sampai hanya di situ, Hartono pun mengunjungi Hal of Residence 4 di mana David mondok di dalam lingkungan kampus yang gran itu. Lagi, sosok sang ayah menemukan jawaban berbeda dari sahabat yang mengenal David, bahwa di hall itu  sejak lama tidak ada pisau.
 
Sementara di persidangan sosok Juliana Binte Amir, Cleaner, yang menjadi saksi dari NTU,  yang tahu asal pisau, mengatakan, "Bahwa pisau di Hall empat berkurang."
 
Juliana gugup menjawab pertanyaan hakim, berapa sesungguhnya jumlah pisau di hall 4?
 
"Hampir sepuluh. Tinggal delapan saja"
 
Persidangan koroner, yang menghadirkan 28 saksi, hanya satu saja membawa saksi yang diajukan keluarga, yakni Hardian Setiawan Winata, akrab disapa Acong, kawan kuliah sejurusan yang mengenal David. Keterangan Acong tidak signifikan.
 
"Banyak kawan David dan mahsisawa NTU yang mengaku mereka  terintimidasi, " ujar Hartono.
 
Dari kelucuan satu dan kelainan  fakta lainnya, seakan datang mengalir ke pengadilan. Untuk itulah, keluarga berinsisiatif mengundang anggota Komnasham, siapa tahu dapat mensosialisasikan  perihal ini ke masyarakat internasional.
 
Walaupun pengadilan koroner itu mulia, karena penjabarannya sebagai pengadilan yang membatasi wewenang negara dalam membuat Surat Perintah Penghentian Perkara (SP3) - - yang di Indonesia bisa dibuat polisi dan atau jaksa  - - namun sebagaimana pengadilan lazimnya sangat bergantung ke fakta yang disuguhkan dan digiring. Muara dari kasus kematian bermasalah, di pengadilan koroner adalah pernyataan hakiam akan: pertama bunuh diri, kedua kecelakaan dan atau  ketiga ditindak lanjuti ke persidangan kriminal. Nah tentu, keluarga dan segenap masyarakat yang peduli terhadap kasus  ini, mengharapkan keputusan pengadilan koroner: agar kasus David berlanjut ke pengadilan kriminal.
 
"Bukan macam sekarang pengadilan seakan digiring bahwa  David bunuh diri," tutur Hartono.
 
Fakta-fakta yang dan saksi yang ada, memang mengental macam kalimat Hartono. Bahkan hakim semula meminta sidang dilanjutkan 27 dan 28 Mei 2009,  konon agar tuntas dengan ke-28 saksi, namun keluarga  menolak dengan alasan tak mendaptkan izin kantor memperpanjang cuti. Maka belanjutlah sidang 17 – 25 Juni ini.
  
BINTANG dari  keterangan saksi dan kelainan  fakta yang sudah dibawa ke persidangan koroner Mei lalu,  tentulah Profesor  Chan Kap Luk (CKL), dosen pembimbing tugas akhir David. Ia pernah tercatat sebagai senior member dari Defence Science and Technology Agency (DSTA), sebuah lembaga kajian berada di bawah Menteri Pertahanan Singapura. Ia bukan profesor biasa.
Di tangan CKL melekat lima buah paten  - - ingat paten, bukan hak cipta  - - penemuan yang berklait, biasanya, ke teknologi. Ia pakar  mengoprek aplikasi Open Commputer Vission, yang menurut Ary Setiadi, dosen dengan kemampuan sama di Lab VIII, Lt.2, Institut Teknologi Bandung (ITB), "Muara Computer Vission dua saja, dunia entertainmen dan  militer." Dan Computer Vission adalah aplikasi yang dipakai David dalam menyelesaikan tugas akhirnya.
Datang ke persidangan berkemeja putih bergaris-garis halus, dengan celana casual biru tua. Fisiknya tampak lebih kurus dibanding foto  CKL yang beredar di internet.
Beberapa adegan persidangan yang menghadirkan CKL satu setenagh hari itu, di antaranya: gerakan tangan CKL, macam pembersih mobil, bergerak ke kanan dan kiri  seirama, lentur, tidak maco,  di saat  mencotohkan tangannya menangkis.
Shashi Nathan bertanya, bagaimana rasanya ditusuk?
"Macam orang punching."
"Berapa kali  ditusuk, satu dua kali atau  sembilan, sepuluh kali?"
"Tidak ingat," jawab CKL.
CKL mengatakan dia kehilangan keseimbangan jatuh ke lantai  dengan punggung di lantai  
"David menyerang lagi saya menangkisnya," ujar CKL
"David menggunakan tangan kiri atau tangan kanan?"  tanya Shashi.
"Tidak ingat!"
" Lalu David menikam dari atas atau dari bawah?"
"Tidak ingat."
"Pakai tangan kiri atau kanan?"
"Tidak ingat."
Maka ketika kata tak ingat   itu  disampaikannya saya melirik ke seorang mahasiswa NTU yang hadir ke persidangan. Saya berbisik, bangga apa dengan NTU  jika profesor berketerangan demikian. Dengan enteng mahasiswa itu menjawab, "Kan cuma satu Mas Iwan.!".
CKL pun sudah bertutur beradegan macam Superman, mematahkan gagang pisau yang katanyan ditusukkan itu, manjadi tanya tersendiri.
Dari  satu setengah hari kehadiran CKL di ruang sidang, tak pernah sekalipun ia menatap keluarga, apalagi menatap mata ayah dan ibunya David. Bahkan ketika hendak turun meja saksi di persidangan, keluarga David masih duduk di tempatnya,  membuat CKL berdiri saja menunggu, sambil berbisik dengan polisi penyidik
Begitulah CKL.  Sosok sesungguhnya saksi kunci kematian David, yang sayangnya berketerangan demikian. David dituduhkan menusuk, tetapi CKL hanya luka kecil di tangan, luka kecil di punggung, sebaliknya David sudah bersimbah darah di rungannya, juga dihajar di tangga darurat, di duga didudukkan di tangga kaca dalam keadaan sekarat, yang membuatnya tak bertenaga balik naik.
Dan ketika saksi yang dihadirkan bernama Lobna Kamyab, mahasiswa asal Iran tingkat S3 yang sempat berdialog dengan David di tangga darurat,  mengutip kalimat  David, "Iam going to die."
Dalam keadan sekarat, ketakutan, senang berlebihan, seseorang cenderung bertutur ke bahasa ibunya. Bahasa yang diucapkan David, dalam tatabahasa Indonesia, logikanya ingin mengatakan, "Gue nih udah mau mati!"
Tentu bukan mengatakan mau bunuh diri: sebaliknya menegaskan dia sekarat! Pertanyaan siapa yang bikin David sekarat? Inilah benang merah kasus ini seharusnya!
Sebaliknya saksi-saksi mengatakan David mau bunuh diri, dan fakta memang digiring ke arah sana, termasuk rekeman video dari HP, yang dibuat berulang berdurasi 8 detik. "Dan sosok di rekeman video itu kami yakini bukan David," ujar Hartono, sang ayah.

Beruntung keluarga kemudian mendapatkan foto forensik, yang memperlihatkan dua jari David masih menunjuk, apakah ini sinyal ingin mangatakan pembunuhnya dua orang  sebagai pesan atau sinyal terkhir sebelum ajal? Mengapa pula Zhou Zheng, Project Officer, warga negara Cina, yang satu laboratorium dengan David, harus bepulang pula empat hari setelah David meninggal?
Berpuluh-puluh Sketsa bisa lahir dari kasus ini, termasuk bagaimana media Singapura yang mengutip saja persidangan 19 Juni 2009 lalu, dimana ahli forensik tampak menjadi sangat jenaka, tidak bisa  menyebutkan tanggal dari data yang di-digital forensiknya. Biarlah menjadi Sketsa berikut secepatnya, dan pembaca Sketsa hingga  13 tidak menggantung lagi  menunggu lama Sketsa 14 macam sekarang ini. Saya jamin dalam dua hari ini mengalir ke-15-nya. ***
 
Iwan Piliang, Literary Citizen Reporter, blogs-presstalk. com


Bikin Server di Rumah pakai Win XP dan PC Bekas, keren deh!

Blog Entry Bikin Server di Rumah May 26, '09 9:28 PM
for everyone

Selasa, 26 Mei 2009 | 08:17 WIB

PC lama di pojok ruangan itu berdebu sudah. PC itu sudah lumayan lama menganggur meski sebetulnya masih bisa bekerja dengan baik. Tapi, apa daya, teknologi komponen di situ sudah agak ketinggalan zaman untuk keperluan sekarang.

Akan tetapi, bukan berarti PC itu dianggurkan. Daripada tidak terpakai, buat saja PC itu nebjadi sebuah server. Biar lebih mantap lagi, PC itu dijadikan server untuk sebuah jaringan nirkabel di rumah.

Peralatan yang Anda butuhkan adalah kartu jaringan — kalau ada PC yang belum punya kartu jaringan. Alat lainnya adalah access point. Kalau Anda ingin berbagi koneksi internet, tentu saja Anda harus punya modem. Siapkan pula kabel jaringan (RJ45). 

O ya. PCplus menggunakan Windows XP untuk pengaturan. Langsung saja ikuti langkah-langkah berikut.

Atur Access Point
1. Pastikan kartu jaringan sudah terpasang pada PC zadul — yang berikutnya akan disebut "server". Nyalakan access point lalu hubungkan access point ke server dengan kabel jaringan. Pilih salah satu port LAN (kalau ada beberapa port LAN).

2. Pastikan pula kalau pengaturan jaringan lokal di Internet Protocol (TCP/IP) Properties untuk pemilihan alamat IP diatur pada [Obtain an IP address automatically). Begitu pula pengaturan pada server DNS, pilih [Obtain DNS server address automatically].

3. Buka buku (atau file dalam CD) petunjuk penggunaan access point Anda. Cari tahu alamat IP default access point. Access point yang PCplus gunakan memiliki alamat 192.168.1.1. Ketikkan alamat yang Anda dapat itu di browser. Di halaman yang muncul, lakukan login. Password-nya? Lagi-lagi rujuk buku petunjuk penggunaan.

4. Setelah login, masuklah ke bagian pengaturan dasar. Tentukan SSID atau boleh pula disebut sebagai nama jaringan. SSID milik PCplus diberi nama "PCPLUS".

5. Selanjutnya, atur keamanan jaringan. Carilah bagian yang digunakan untuk itu. Tentukan mode autentifikasi. PCplus memilih WAP. Isikan key-nya. Key ini harus dimasukkan oleh setiap perangkat yang terhubung ke jaringan.

6. Karena access point ini juga akan membagikan koneksi internet ke dalam jaringan, jangan lupa untuk mengaktifkan NAT (Network Address Translation).

7. Tutup browser.

8. Klik kanan pada [My Computer] lalu klik [Properties]. Klik [Computer Name]. Klik [Change]. Lalu isikan "Computer name" dengan "server" dan Workgroup dengan nama "HOME" (tanpa tanda kutip). Semua nama Workgroup pada perangkat yang tercolok harus "HOME" pula. Mumpung ingat, lakukan langkah ke-8 ini pada semua komputer yang akan terhubung ke jaringan.

Berbagi File
1. Balik lagi ke server. Letakkan semua file yang hendak dibagi ke dalam sebuah folder dan sub folder. Misalnya begini. Ada folder bernama "Media". Di dalam folder media itu ada sub folder "Foto", "Film", dan "Lagu". Share folder "Media". Caranya, buat yang belum tahu, klik kanan pada folder, lalu klik [Sharing and Security].

2. Pada kotak yang muncul, kalau Anda belum pernah melakukan membagi-pakai folder, muncullah sebuah teks. Klik teks itu. Pada tampilan berikutnya, klik [If you understand the security risk but…]. Lalu pilih [Just enable file sharing]. Klik [OK]. Klik [Share this folder on the network]. Isikan "Share name" dengan "Media"—tanpa tanda kutip. Aktifkan [Allow network users to change my files]. Klik [OK].

3. Sekarang, pergi ke komputer klien, komputer lain yang bukan server. Klik tombol [Start] lalu klik kanan pada [My Computer] dan klik [Map Network Drive]. Pada kotak yang muncul, pilih huruf drive. Klik [Browse]. Cari nama komputer server dan pilih folder "Media" yang tadi di-share. Klik [OK]. Pilih [Reconnect at logon]. Klik [Finish]. Siplah. Server sudah bisa diakses.

Berbagi Printer
1. Colokkan printer ke server. Tentu saja jangan lupa instal driver-nya. Setelah itu, buka Control Panel. Buka Printer and Faxes. Klik kanan pada printer yang hendak dibagi.

2. Pada kotak yang muncul, pilih [Share this printer]. Isikan "Share name" dengan "Printer" (lagi-lagi enggak usah pakai tanda kutip). Klik [OK].

3. Di komputer klien, juga buka Printer and Faxes yang ada pada Control Panel. Klik [Add Printer] pada menu yang ada di kiri. Klik [Next] pada wizard yang muncul. Pilih [A Network Printer] pada jendela wizard berikutnya. Klik [Next]. Pilih [Browse Printer], lalu klik [Next]. Pilih komputer server pada daftar. Klik [Next]. Pada kotak yang muncul, klik [Yes]. Pilih [Yes] lalu klik [Next] pada kotak berikutnya. Klik [Finish].

Berbagi Koneksi Internet
1. Colok modem ke access point pada bagian WAN.

2. Buka lagi alamat IP access point dengan browser untuk melakukan pengaturan. Pada bagian pengaturan WAN, pastikan DHCP terpilih sebagai tipe koneksi internet. Simpan semua pengaturan.

3. Access point sudah bisa dilepas dari server. Selamat mencoba.

Sumber: PCplus

The Ugliest Cat In The World

The Ugliest Cat In The World


His name is Ugly Bat Boy and there are no prizes for guessing why. This follicly-challenged feline has become a tourist attraction because of his bizarre appearance.

Eight-year-old Ugly, whose breed is not known, spends most of his time keeping warm by sitting on a computer at the Exeter Veterinary Hospital in New Hampshire, America.


Staff at the veterinary hospital have even been forced to put up fliers saying he's perfectly normal - just unattractive.

They claim he makes up for his terrible looks by having inner beauty and a nice disposition.

He's also turned into something of a tourist attraction in Exeter, New Hampshire, America.

Telectroscope Connects New York & London

Telectroscope Connects New York & London

Telectroscope Connects New York & London 01

In all its optical brilliance and brass and wood, there stood the Telectroscope: an 11.2-meter-(37 feet) long by 3.3-meter-(11 feet) tall dream of a device allowing people on one side of the Atlantic to look into its person-size lens and, in real time, see those on the other side via a recently completed tunnel running under the ocean. (Think 19th-century Webcam. Or maybe Victorian-age video phone.)

"The Telectroscope started off as a totally unintentional hoax in the 1870s," explains St George, who is the leading expert on this forgotten backwater of Victorian technology. "It came about through an error. A French editor misread a report about the invention of a thing called the Electroscope - which is all to do with static electricity - and called it a Telectroscope. He also misinterpreted its purpose. "The fascinating thing is that his misunderstanding of what it did - to communicate face to face over a vast distance - really caught fire.

Telectroscope Connects New York & London 02

Needless to say there is no such massive tunnel. The end portals were just made to look like they're heading through the earth. In actuality, they're connected via "fiber optic cabling, and an HD camera and projector on either end provide live streaming video. But who really cares, you can still look in one end of this device in New York and see out the other in London. You'll find one end next to the Brooklyn Bridge, and the other across the pond, next to Tower Bridge."

The Telectroscope captured St. George's imagination five years ago, when he began pondering how to do a project on the childhood fantasy of digging a hole to the opposite side of the Earth. And because the artist also happens to have an expertise in Victorian chronophotography -- a precursor to cinematography -- he had a slight idea of where to look for the proper equipment.

Telectroscope Connects New York & London 03

Telectroscope Connects New York & London 04

"We all have that idea in our head if we could make a tunnel to the other side of the Earth," St. George said."But we are not all crazy enough to actually try and do it."

St. George was crazy enough to actually try and do it, but he realized he could not do the digging alone. So about two years ago, he pitched the idea to Artichoke, the British arts group responsible for taking the Sultan's Elephant -- a 42-ton mechanical creature -- for a stroll through central London in 2006. The company was immediately taken by St. George's idea.

"The whole thing is about seeing what is real and what isn't real and how the world is," said Nicki Webb, a co-founder of Artichoke. "Is it nighttime when we are in daytime, and does it look familiar to us or not?"

When the sun illuminated the lens of the Telectroscope next to the Thames, it was, of course, still nighttime in New York. So the screen inside the scope broadcast back only an empty sidewalk silently framed by the Brooklyn Bridge and the Manhattan skyline.

But then something miraculous occurred.

8 Tweak sederhana untuk XP

Link

1 .Matikan / Disable Indexing Services

Indexing Services adalah sebuah program kecil tetapi mengunakan memory computer lumayan besar. Terkadang dapat menganggu computer menjadi lebih berisik atau berbunyi dalam access harddisk. Fungsi Indexing Services adalah melakukan update daftar file computer, tujuannya untuk mempercepat kinerja PC dengan sistem dari pendaftaran index file. Jika anda tidak memerlukan pencarian file terlalu sering, Indexing Services dapat dimatikan dengan :

Go to Start
Click Settings
Click Control Panel
Double-click Add/Remove Programs
Click the Add/Remove Window Components
Uncheck the Indexing services
Click Next

2 .Optimise Display Setting dengan menurunkan tingkat gambar

Windows dengan tampilan desktop keren memang menarik. Tetapi terlalu banyak gambar akan memaka sumber resource system. Untuk mematikan :

Go to Start
Click Settings
Click Control Panel
Click System
Click Advanced tab
In the Performance tab click Settings


Leave only the following ticked:
Show shadows under menus
Show shadows under mouse pointer
Show translucent selection rectangle
Use drop shadows for icons labels on the desktop
Use visual styles on windows and buttons

3 .Speedup Folder Browsing atau mempercepat browser folder

Setiap kali membuka browser folder, maka tampak kelambatan atau sedikit delay. Karen Windows XP sesaat akan mencari network file dan printer sementara membuka Windows Explorer. Untuk memperbaiki anda dapat mematikan fasilitas tersebut dengan :

Open My Computer
Click on Tools menu
Click on Folder Options
Click on the View tab.
Uncheck the Automatically search for network folders and printers check box
Click Apply
Click Ok
Reboot your computer

4 .Perbaiki sistem memory

Software cacheman atau cache manager dapat membantu memperbaiki managemen memory seperti pengaturan disk cache dan sejumlah setting bagi computer.

Go to Show Wizard and select All
Run all the wizards by selecting Next or Finished until you are back to the main menu. Use the defaults unless you know exactly what you are doing
Exit and Save Cacheman
Restart Windows

5 .Optimise your internet connection

Gunakan software http://www.speedguide.net/files/TCPOptimizer.exe / TCP/IP Optimizer . Install program tersebut, lalu pilih setting kecepatan koneksi internet misalnya modem atau broadband dalam jumlah KBPS. Click network adaptor dan pilih interface koneksi, lalu optimalkan secara otomatis untuk setting TCPoptimizer. Jangan lupa restart computer anda

Download and install
Click the General Settings tab and select your Connection Speed (Kbps)
Click Network Adapter and choose the interface you use to connect to the Internet
Check Optimal Settings then Apply
Reboot

6 .Run BootVis - Improve Boot Times

Software ini membantu beberapa setting pada Windows. Anda cukup mendownload dan mencoba melakukan trace, maka program akan mencoba beberapa kali setting sampai selesai dan lakuka reboot. Dibawah ini keterangan untuk BootVis software dan pemakaiannya:

Download and Run
Select Trace
Select Next Boot and Driver Trace
A Trace Repetitions screen will appear, select Ok and Reboot
Upon reboot, BootVis will automatically start, analyze and log your system’s boot process. When it’s done, in the menu go to Trace and select Optimize System
Reboot.
When your machine has rebooted wait until you see the Optimizing System box appear. Be patient and wait for the process to complete

7 .Remove the Desktop Picture/ buang gambar pada desktop

Bagian belakang desktop Windows umumnya diberikan gambar sebagai background. Sebaiknya tidak digunakan karena akan memperlambat sistem operasi computer.

Right click on Desktop and select Properties
Select the Desktop tab
In the Background window select None
Click Ok

8.Remove Fonts for Speed, buang font yang tidak perlu

Bila memerlukan font pada computer, cara ini tidak usah dipakai. Tetapi bila anda tidak memerlukan font, coba diperiksa apakah computer memiliki font terlalu banyak. Karena beberapa program yang mengunakan font akan melakukan loading pada font yang sangat besar. Anda dapat membackup nama file dari font anda sementara tidak digunakan. Lalu anda buang file font yang tidak perlu dengan :

Open Control Panel
Open Fonts folder
Move fonts you don’t need to a temporary directory (e.g. C:\FONTBKUP?) just in case you need or want to bring a few of them back. The more fonts you uninstall, the more system resources you will gain.

Informasi ini disadur dari Connect internet UK


Pengguna Pribadi Bukan Target Pemberantasan Software Bajakan

Link

Pengguna Pribadi Bukan Target Pemberantasan Software Bajakan

Selasa, 24 Februari 2009 | 18:23 WIB

JAKARTA, SELASA - Sejauh ini upaya pemberantasan software bajakan di Indonesia masih diarahkan kepada perusahaan-perusahaan. Pengguna pribadi untuk sementara masih mendapat toleransi.

Hal tersebut dikatakan Benhard Sibarani, kuasa hukum Autodesk, perusahaan yang memproduksi software AutoCad saat jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/2). Benhard menjelaskan, penindakan bagi perusahan sesuai dengan UU No 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta pasal 72 ayat 3. Dalam pasal itu disebutkan bagi pihak yang menggunakan produk bajakaan untuk kepentingan komersil dapat dijerat dengan denda sebesar Rp 500 juta dan pidana kurungan 5 tahun.

"Ada kalangan masyarakat yang menggunakan program AutoCad bajakan bukan untuk kepentingan komersil, seperti mahasiswa arsitektur yang sedang belajar. Untuk hal itu, pihak kami masih memberikan toleransi," ujar Benhard. Tapi bagi pihak perseorangan yang menggunakan AutoCad bajakan untuk dikomersilkan, seperi warnet-warnet, lanjutnya, ke depannya akan diambil tindakan hukum juga.

Meski pengguna pribadi belum menjadi target operasi, Donny A. Syeoputra, perwakilan dari BSA (Business Software Alliance) mengatakan, pihaknya akan terus mengadakan sosialisasi pentinggnya penggunaan software asli, BSA dan AutoDesk, mengadakan seminar ke sekolah dan kampus mengenai software-softwara yang ada. "Kami juga memaparkan kerugian jika menggunakan sotware palsu," terang Donny.

Ronald Chua License & Compliance Manager Autodesk PTE LTD untuk Asia Tengara menyatakan pihaknya mengalmai kerugian besar dari tindakan pembajakan. Ia mengatakan dana untuk riset dan pengembangan software AutoCad menghabiskan 30 juta dollar AS.

"Dengan adanya pembajakan ini otomatis pihak kami sangat dirugikan, tapi saya belum bisa meyebutkan nominalnya, pihak kami masih melakukan perhitungan," terangnya. Pihak AutoDesk bekerja sama dengan Kepolisian Republik Indonesia dan BSA (Bussiness Software Alliance) yang merupakan aliansi pengembang software global, untuk menjerat perusahaan pengguna software bajakan jenis AutoCad tersebut.

Ia juga menyatakan pihaknya berencana membuka perwakilan resmi di Indonesia karena melihat pasar di Indonesia cukup menjanjikan. "Tapi kami juga memerlukan jaminan keamanan, karena di Indonesia merupakan negera yang tingkat pembajakannya cukup tinggi," jelas Ronald


------------------------------------------------------------------------------------------------------

Gunakan AutoCad Bajakan, 2 Perusahaan Dijerat Rp 500 Juta

News - Rabu, 25/2/2009 | 20:04 WIB

JAKARTA, SELASA - Aparat dari Markas Besar kepolisian Republik Indonesia menindak dua perusahaan di Jakarta yang menggunakan software AutoCad bajakan. Masing-masing PT MI, perusahaan konstruksi dan teknik di bilangin Permata Hijau dan PT KDK perusahaan konsultan arsitektur yang beralamat di bilangan pasar Minggu.

Penindakan di PT MI dilakukan pada Tanggal 23 Februari 2009. Sementara, PT KDK telah ditangani sejak tanggal 16 Februari 2009. Saat ini penyidik masih memeriksa pimpinan masing-masing perusahaan.

Keduanya akan dijerat dengan UU No 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta pasal 72 ayat 3. "Mereka diancam denda sebesar maksimal Rp 500 juta dan hukuman kurungan selama lima tahun," terang Penyidik Mabes Polri AKBP Rusharyanto, dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (24/2).

Selain kedua perusahaan, polisi juga telah melakukan tindakan terhadap para pengguna software bajakan sejenis. Pengguna yang ditangkap umumnya di dalam lingkungan perusahaan dan untuk kepentingan komersial.

"Sejauh ini delapan perusahaan pengguna software jenis AutoCad bajakan yang sudah kami tindak," terang Rusharyanto. Ia mengatakan, upaya pemberantasan software bajakan akan terus berlanjut tidak hanya AutoCad namun juga jenis software yang dilindungi hak cipta.


------------------------------------------------------------------------------------------------------

Tak Ada Alasan Menjual Software Bajakan

Rabu, 19 November 2008 | 20:05 WIB

Pembajakan software di Indonesia tak kunjung berkurang secara drastis meskipun penegakan hukum gencar dilakukan di berbagai daerah. Dalam tiga tahun terakhir, tingkat pembajakan hanya turun satu persen tiap tahun dari 87 persen di tahun 2004 menjadi 84 persen di tahun 2007 sesuai data survei Business Software Alliace (BSA) dan Incorporated Data Services (IDC).

Hal tersebut tidak lepas dari masih maraknya penjualan software di gerai komputer hingga emperan toko. Mystery Shopper yang dilakukan Microsoft di sejumlah mal di Indonesia menunjukkan bahwa 59 persen reseller atau penjual langsung masih menjajakan software palsu tersebut. "Yang melakukan bukan perorangan tapi organisasi kriminal yang terorganisasi sehingga kami terus berupaya memberantas kelompok ini," ujar David Finn, Associate General Counsel untuk Worldwide Anti-piracy dan Anti-counterfeiting Microsoft saat menghadiri Global Fair Play Day di Surabaya, 22 Oktober 2008.

Seiring penegakan hukum yang ketat, software bajakan yang dijajakan di sejumlah toko kini dikemas sedemikian profesional bahkan semirip mungkin dengan software asli dan dijual dengan harga tak jauh berbeda. Hal tersebut tentu menimbulkan masalah baru karena dapat mengecoh dan merugikan konsumen. Perbedaan harga antara software palsu dan asli menciptakan lingkungan bisnis yang tidak fair. Penjual yang jujur dan hanya berkomitmen menjual software asli tidak dapat bersaing dengan penjual yang menawarkan software bajakan.

Menurut Finn, langkah utama untuk mengatasi pembajakan software adalah melalui edukasi kepada konsumen maupun penjual software seperti dengan menggelar kampanye Global Fair Play yang serentak digelar di 46 negara termasuk Indonesia Konsumen perlu mendapat pemahaman yang cukup untuk mengetahui ciri-ciri software asli dan hanya membelinya dari reseller resmi. Sementara perlu kesadaran para penjual software untuk melindungi hak konsumen dengan hanya menjual software legal.

"Dengan kampanye Global Fair Play, kita ingin menciptakan kompetisi dan business environment yang sehat," kata Anti Suryaman, License Compliance Manager, PT Microsoft Indonesia Selama kampanye yang digelar 3 bulan dari Oktober hingga Desember 2008, Microsoft melakukan mystery shopper, dealer trip test purchase, dan channel enforcement di 6 kota. Dari Surabaya, Jakarta, Bandung, Medan, Makassar, hingga Batam.

Harus legal

Selain itu, pusat bisnis yang biasa menajajakan software seperti mal didorong untuk berkomitmen hanya menjual software asli. Hi-Tech Mall di Surabaya, misalnya, telah mewajibkan tenant (penyewa lahan) di lokasi perbelanjaannya untuk hanya menjual software legal. "Sebetulnya awalnya bimbang. Kalau berkomitmen tidak menjual software palsu, takut ditinggalkan tenant karena tidak dapat omzet," ujar Rudy Sukamto, General Manager PT Sasana Boga yang mengelola mal tersebut.

Di lain sisi, pihaknya tidak mungkin membiarkan penjualan software palsu terus dilakukan karena akan berhadapan dengan aparat keamanan. Sebagai solusi Hi-tech Mall bekerja sama dengan Kelompok Linux Arek Suroboyo (KLAS) untuk menyediakan software-software berbasis open source yang dapat didistribusikan cuma-cuma. Produk-produk berbasis open source inilah yang hanya boleh dijualbelikan di Hi-tech Mall. Hanya menyediakan produk open source saja ternyata tidak menjawab kebutuhan konsumen yang sebagian tetap menginginkan software-software proprietary seperti dari Microsoft.

Secara proaktif Hi-tech Mall pun mengajak sekitar 800 tenant-nya untuk memesan software secara bersama-sama agar memperoleh harga terbaik. Keraguan hilang ketika ratusan tenant-nya megaku tetap untung meski harus menjual software asli saat Microsoft merilis Windows Vista akhir tahun lalu. "Jual yang asli juga dapat untung jadi jangan jual yang palsu," ujar Rudy.

Ia mengatakan kalau memang tidak bisa menjual produk Microsoft yang asli, gunakan open source. Dengan catatan, Hi-tech Mall sudah membuka peluangnya dengan menyediakan alternative dari KLAS. Langkah dan komitmen Hi-tech Mall merupakan solusi yang masuk akal dan pantas ditiru pengelola pusat bisnis lainnya. Dengan pilihan hanya software legal yang bisa dijual, tak ada alasan untuk menjual software bajakan bukan?

Tri Wahono

http://tekno.kompas.com


Google Earth - Memindahkan ke Google Maps dan Mengcopy ke Computer lain gimana ya?

Link

Haloo....

Saya punya kebiasaan menandai tempat dilingkungan saya berada ke Google Earth dan sekarang mau ganti komputer, pertanyaannya :

1. Data yang sudah saya bikin itu tersimpannya di folder apa? Sehingga saya bisa lanjutkan edit di komputer lain.
2. Kalau mau diupload ke Google Map gimana caranya?

Tolong ya,... agar nggak jadi sia-sia nih kerjaaan iseng bertahun-tahun.

Trims sebelumnya
kalau nggak sempat reply disini bisa diemail deh
email : cahpamulang@gmail.com


PC Repair with Advanced System Care Free

Link

Free Utility yang sangat berguna untuk optimasi komputer dan koneksi internet.
---------------------------------------------------------------------
The Best System Utility in PC History


With more than 10,000 improvements, Advanced SystemCare Free v3 scans more, repairs more, cleans more, and optimizes more for your computer than ever before.

Advanced SystemCare Free v3
A Click A Day For PC Clean, Repair, Protection & Optimization

Advanced SystemCare Free (formerly Advanced WindowsCare Personal) has a one-click approach to helping protect, repair, clean, and optimize your PC. With over 20,000,000 downloads since 2006, this fantastic, award-winning, free program is a "must-have" tool for your computer, 100% safe and clean with no adware, spyware, or viruses.

Don't waste money on expensive "registry cleaners" to fix your PC when Advanced SystemCare Free will repair, tune, and maintain it for you! click here to find out why Advanced SystemCare Free is superior.

You’re just 2 minutes away from a faster and error-free PC

Enjoy That New PC Feeling Again New!
Powerful Hard Drive Defragmentation New!
Next-generation Registry Clean and Optimization New!
Defends PC Security with Extra Protection Improved!
Quick and Extensive Clean-up for Hard Drives Improved!
Speeds Up PC Performance and Internet Access Improved!
Fixes Multiple System Errors Improved!
Extremely Easy to Use
Safe and Free