Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label unik. Tampilkan semua postingan

Miniatur Kota Dan Rumah Di London Yang Terbuat Dari Sayuran

Seorang artis bernama Carl Warner menggunakan 26 jenis buah-buahan dan sayuran untuk membangun miniatur kota London. Carl bersama dengan tim nya yang terdiri dari 5 orang memerlukan waktu 3 minggu untuk membangun kota London ini dari buah dan sayuran dari melon sampai ke asparagus. Wah, artis ini kalau berada di Indonesia bisa menjadi rebutan para developer rumah di Indonesia kali ya.

Hasilnya?? Sungguh menakjubkan. Lihat foto-foto dibawah ini.





Manusia Terpendek

Shortest Man in the World ! ! !





.

Rumah Dalam Goa

Wouldd u like to stay in a cave

Entah dimana lokasinya, saya tertarik dengan keunikan rumah ini. Bagaimana tidak, suatu goa batu ditata interiornya sedemikian rupa sehingga menjadi menarik dan nampak nyaman menjadi suatu hunian. Dengan penataan lampu yang bagus dan tentunya perabotan yang bukan dibilang sederhana, ruangan didalamnya menjadi nampak mewah.


.

Incredible Bamboo Architecture

Incredible Bamboo Architecture



Bamboo is the stuff of green dreams these days. Not only is it a winning combination of strong, lightweight and flexible; it also scores highly in the sustainable stakes, being super fast growing and easy to harvest locally in many parts of the world. What’s more, it is increasingly being lauded for its aesthetic qualities. None of this is news to any architect worth their salt – but one in particular, Vietnamese virtuoso Vo Trong Nghia, stands out for his exceptional bamboo designs.

In a piece by Vietnamese American writer and broadcaster Nguyen Qui Duc, Duc laments the rushed redevelopment of the Vietnamese capital Hanoi, and calls for preserving the city’s beauty and character without tastelessly replicating the old French-style villas that have been razed to the ground. Instead of the rapidly rising glass-and steel structures being built, modernization should mean both preservation and innovation – and that’s exactly what Vo Trong Nghia is all about.

As a young man, Nghia was selected to study architecture in Japan. However, his early life in a small village in central Vietnam proved the ideal and natural foundation for what he would learn in the land of the Rising Sun and the architectural projects that have followed in his homeland. “We used bamboo and cane and such materials for everything,” recalls the architect. From farming tools to cooking utensils, it was all woven together – just as many of his buildings are today.

Mingling international inspiration with the influence of his roots, Nghia is big on bamboo. The rounded bar he designed for his Water and Wind Cafe features a 30-foot bamboo frame covered in a local bush plant. Like a giant version of the haystacks that dot the Vietnamese countryside, it is also African-esque, with a pointed open dome that allows light to infuse the interior. Elsewhere, Nghia’s curving bamboo structures are bound together with not a nail in sight.

As proof of his green credentials, Nghia has built a factory in Vietnam where bamboo is treated and given its warm brown colour. It is said his structures will last twenty years. “At the end of the day, if you have to remove or take apart buildings,” says Nghia, “You won’t end up with piles of concrete that’s destructive to the environment.” He is also trying to get more bamboo growing ventures off the ground, an architect weaving homegrown tradition with aesthetic innovation.

Kandovan, satu-satunya Desa Batu di Dunia

Kandovan adalah satu-satunya desa yang dibuangun sepenuhnya dari batu, semua rumah yang ada di desa tersebut dibangun dari batu yang terkadang sudah ada yang berumur 7 abad lamanya! Kota unik dari batu ini terletak di antara kota Osku dan Tabriz. Satu-satunya Hotel yang berada di tempat ini adalah The Kandovan Tourism Cliff Hotel adalah hotel terunik kedua di dunia dibawah satu2nya Hotel dari Gua dari Turki.




Menurut legenda, penduduk kota ini pertama kali datang untuk menghindari kejaran pasukan Mongol. Mereka lari dan menggali persembunyian di tebing batu vulkanis dan tinggal di sana, sampai bahkan bahaya sudah lewat. Tempat yang awalnya sebagai tempat bersembunyi berkembang menjadi rumah-rumah lengkap dengan dapur, kamar mandi, bahkan tempat berkumpul keluarga. Rumah-rumah di desa ini menggunakan kaca dengan warna indah untuk jendela rumah mereka.
Begitu Anda mendekati Kandovan dari kota Osku ataupun Tabriz, Anda akan disapa dengan pemandangan indah berupa hijaunya dedaunan pepohonan, sehingga Anda akan lupa bahwa Anda berada di Iran yang tandus dan kering. Semakin mendekat, Anda akan dibuat terpesona dengan bentuk rumah unik yang luar biasa indah.
Di setiap bagian di kota ini terdapat berbagai tanda yang menawarkan kunjungan kepada salah satu rumah dengan sejumlah biaya tertentu. Beberapa rumah yang ada sudah diubah menjadi kAndang kuda ataupun kAndang burung. Tapi banyak sekali rumah yang sama sekali tidak tersentuh modernisasi, membuat Anda akan terbawa nostalgia suasana kehidupan 7 abad lalu.
Penduduk Kandovan kebanyakan berprofesi petani atau penggembala Domba, tapi sumber pendapatan mereka datang dari turisme. Mereka menyadari potensi besar rumah kuno mereka dan mulai belajar hidup bersama dengan para pengelana dari seluruh dunia.
Pengunjung dapat memilih untuk tidur di Hotel Kandovan Tourism Cliff yang berbintang 5, dan terletak di jantung desa, atau di salah satu rumah pengunjung, asal Anda dapat berbahasa Farsi. Di sepanjang sungai yang membelah desa dari batu ini, terdapat banyak sekali cafe, di mana Anda bisa duduk menikmati secangkir Kopi atau segelas jus Zam-zam dingin, dengan angin lembut yang dipenuhi wanginya aroma bunga mawar.

Bentuk Sabun yang Kreatif - VIVAnews Forums

VIVAnews Forums

Space Invaders Soap
Cool soap inspired by the aliens from the classic Atari video game. [link]


iPhone Soap
This unusual soap is roughly the same size as the actual iPhone. [link]


Sushi Soap
Soap set for sushi lovers comes with its own porcelain tray. [link]


Pizza Soap
Delicious looking soap shaped like two Pepperoni pizza slices. [link]


Darth Vader Soap
Star Wars themed soap will tempt you to join the dark side. [link]


Gun Soap
Soap shaped like a handgun designed by Andreas Kraeftner. [link]


Fight Club Soap
Unique soap inspired by David Fincher’s classic movie Fight Club. [link]


Oreo Cookies Soap
Handmade cookie shaped soap looks just like the real thing. [link]


Magic Lamp Soap
Aladdin’s magic lamp soap designed by Chloe Coulson. [link]


Money Soap
This clever soap was left in public restrooms to create awareness about corruption problems in Lithuania. [link]


Tetris Soap
Creative soap set for the fans of the classic puzzle video game. [link]


.