Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jokowi. Tampilkan semua postingan

Anda Ngefanz Gita Wiryawan For Capres 2014? Bukan Jokowi kan?


Neo Liberalism, Neo Kapitalism, the Bilderberg, New World Order, Goldman Sacks, JP Morgan,

 World Financial Power & Wall Street : (English) http://youtu.be/NEqPWrrIicY


Sementara ini saya tertarik dengan Jokowi saja.
-
-
cahPamulang

Kata Ibu Atut ke JokoWi : Banten Juga Punya Batik lho


JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam pertemuan yang digelar oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, ada momen menarik saat keduanya harus bertukar cindera mata. Pemerintah Provinsi DKI yang dihadiri langsung oleh Jokowi memberikan Atut plakat miniatur Monas. Sementara itu, Ratu Atut memberikan kain bahan bercorak batik."Itu yang saya kasih batik khas Banten. Jangan salah loh, bukan cuma Solo, Banten juga punya batik," kata Ratu Atut, di Kantor Gubernur Banten, Rabu (7/11/2012). http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/08/09472266/Ratu.Atut.Bukan.Cuma.Solo.Banten.Juga.Punya.Batik

Dan Pak Jokowi pun senang


SERANG, KOMPAS.com-  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Rabu (7/11/2012).Dalam kunjungan itu kedua pimpinan daerah itu bersepakat untuk mengkonkretkan kerja sama yang selama ini sudah tertuang dalam wadah Badan Kerja sama Oembangunan (BKSP) Jabodetabekpunjur.Kunjungan Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi ke Banten tidak sia-sia. Dia mendapat bingkisan berupa kain batik khas Banten dari Atut. http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/07/20092071/Jokowi.Senang.Dapat.Batik.dari.Gubernur.Banten#

Notes :
Menarik juga kalau bisa dapat info tentang Batik Banten. 

Mobil Kiat Esemka Joko Wi Jadi Buah Bibir, Walikota Semarang Soemarmo Bilang Ojo Narsis

Berapa minggu terakhir ini media lokal/daerah di Jawa Tengah maupun media Online skala Nasional lagi gencar-gencarnya tayang berita tentang mobil anak bangsa yang berjudul Kiat Esmeka.

Coba googling keyword tersebut maka detail tentang beritanya akan marak memenuhi halaman browser kita. Atau baca berita di Yahoo News Indonesia tentang hal itu.

Banyak kalangan yang kemudian ramai-ramai melirik produk anak negeri tersebut, namun apa lacur di Semarang pejabatnya kok bikin statement yang gak enak dikuping. Ya walikota Semarang Soemarmo nampak tak suka dengan booming berita tentang Kiat Esemka dan Joko Wi-nya.

"Tidak usah cari perhatian, yang penting beri motivasi para siswa. `Ojo` narsis lah," kata Wali Kota Semarang, Jawa Tengah, Soemarmo saat ditanya apakah dirinya akan menggunakan mobil produksi pelajar SMKN Surakarta itu, di Semarang, Kamis. 
Benarkah Joko Wi cari perhatian belaka? Atau Soemarmo yang gak bisa cari perhatian dan merasa keduluan dibanding Joko Wi?

Mana yang lebih dikenal dan fenomenal, Joko Wi yang disebut suka narsis atau Soemarmo yang saya pun baru tahu namanya gara-gara dia sentil Joko Wi agar jangan Narsis?

eh tapi Sebuatan narsis itu ditujukan ke siapa ya?

Setelah sebelumnya Gubernur Jateng Dan Jatim nyindir sang Walikota fenomenal Joko Wi tentang Kiat Esemka.

Bibit juga menyatakan belum akan menggunakan mobil Esemka untuk kendaraan dinas. Alasannya, kendaraan yang belum lulus uji kelayakan dan keselamatan tidak boleh digunakan di jalan raya. Rasa bangga, kata dia, tidak harus ditunjukkan dengan menggunakan mobil itu di jalan raya. "Rasa bangga itu harus terukur," kata Bibit.

Dia mengaku heran dengan keputusan Wali Kota Surakarta Joko Widodo yang berniat menggunakan mobil itu sebagai kendaraan dinas. "Kok, sudah dipasangi pelat nomor. Itu kan sembrono," kata Bibit. Apalagi kendaraan dinas memiliki jam terbang tinggi sehingga harus dipastikan keamanannya. 
"Itu (mengunakan mobil Esemka) hanya bagus untuk tag line untuk pencalonan presiden atau gubernur itu bagus," kata  Soekarwo sambil terkekeh. Menurut dia,  jika ingin membangun perekonomian daerah dengan cepat, kepala daerah harus fokus pada pengetatan produk impor.


Pamulang, 6 Jan 2012

Artikel terkait :









Walikota Solo Tak Pernah Ambil Gaji



Urusan gaji pejabat tinggi belakangan ini kian ramai dibicarakan. Pemicunya, pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal gajinya yang sudah tujuh tahun tidak juga naik. Tapi tidak semua pejabat negara mempermasalahkan gaji. Walikota Solo Joko Widodo, misalnya.

Walikota yang tengah menjalani masa jabatan dua periode ini ternyata belum pernah sekali pun mengambil gajinya. Bahkan, mobil dinas walikota yang saat ini dipakainya juga merupakan 'warisan' pejabat walikota sebelumnya, Slamet Suryanto.

Jokowi panggilan akrab walikota Solo ini menuturkan, Sabtu 28 Januari 2011 hingga hari ini belum pernah melihat ataupun menerima amplop gaji bayarannya sebagai walikota. “Kalau teken saya memang teken tapi tidak pernah lihat amplopnya. Ambil gimana, wong lihat amplopnya saja tidak pernah,” kata dia.

Ketika ditanya kenapa tidak mengambil gajinya, dengan rendah hati ia tidak mau menjawabnya. “Nggak, nggak, saya tidak mau menjawabnya karena terlalu riskan. Yang penting saya tidak pernah ambil gaji. Kalau tidak percaya, tanya saja kepada sekretaris atau ajudan saya,” tegas dia.

Soal mobil dinas, dia juga enggan menggantinya dengan yang baru. Mobil dinas Toyota Camry keluaran tahun 2002 ini merupakan peninggalan mobil dinas walikota Solo sebelumnya, Slamet Suryanto. “Mobil asal bisa dinaikin, tidak perlu mobil baru,” ujar Jokowi.

Selain itu, dia mengaku memang tidak suka gonta-ganti mobil. Seperti halnya mobil pribadinya yang sudah 14 tahun tidak diganti. “Saya bukan sok, tapi saya memang orang nggak punyai birahi terhadap mobil baru. Jenis mobil dinasnya keluaran tahun berapa, saya juga tidak tahu. Silakan tanya Pak Suli saja (sopir walikota). Pokoknya saya naik dan selamat saja,” tutur dia.