Tampilkan postingan dengan label jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jantung. Tampilkan semua postingan

Cara Mengetes Jantung

menujuhijau
tes_jantung.jpg
Mengetahui kerja jantung masih bagus atau tidak, peneliti punya tips mudah yaitu cukup dengan menyentuh ujung jari kaki. Jika tubuh Anda masih fleksibel untuk meraih jari kaki, berarti jantung Anda masih cukup sehat.

Dalam jurnal Heart and Circulatory Physiology disebutkan bahwa dengan mengetes salah satu elemen tubuh (jari kaki), seseorang bisa tahu jantungnya masih sehat atau tidak, bahkan di tengah-tengah liburan sekalipun.

Caranya mudah, cukup dengan duduk di lantai dengan kaki diluruskan ke depan dan jari kaki mengarah ke atas. Setelah itu cobalah menjangkau dan menyentuh ujung jari kaki dengan tangan. Jika Anda cukup fleksibel untuk menyentuh jari kaki artinya jantung Anda masih sehat dan fleksibel juga.

Dalam studinya, peneliti dari University of North Texas dan beberapa peneliti Jepang merekrut 526 partisipan antara umur 20 hingga 83 tahun. Partisipan kemudian mengikuti tes fleksibilitas tubuh sambil diukur tekanan darah, pembuluh arteri dan aktivitas jantungnya.

Hasilnya, peneliti menemukan korelasi antara tubuh yang tidak fleksibel dengan pembuluh arteri yang tidak fleksibel, terutama pada partisipan di atas umur 40 tahun.

Mereka yang gagal dalam tes fleksibilitas tubuh dan gagal mencapai ujung jari kaki ternyata memiliki pembuluh darah yang kaku, dan artinya kemampuan jantung menjadi kurang baik, efisien dan risiko penyakit jantung pun meningkat.

Peneliti Jepang Dr Yamamoto mengatakan, meski teori antara hubungan otot punggung dan kaki dengan otot di dekat jantung masih samar-samar, tapi dengan adanya studi ini cukup membantu.

Kekakuan otot punggung, kaki dan pembuluh jantung yang saling berhubungan tersebut dikarenakan komposisi kolagennya yang sama.

"Jika Anda bisa menyentuh jari kaki saat duduk lurus, jantung Anda berarti masih cukup baik. Tapi jika tidak bisa, mungkin Anda perlu mendatangi kardiolog," ujar Dr Yamamoto, seorang peneliti Jepang seperti dikutip dari New York Times.

Namun Yamamoto menyebutkan tidak selamanya otot kaku adalah pertanda penyakit jantung, hanya mungkin jantungnya kurang fit dan sehat saja dari yang seharusnya.

30 Persen Serangan Jantung Gejalanya Seperti Maag


TEMPO/Dwi Narwoko


fotoTEMPO Interaktif, Lelaki itu tak menyangka terserang penyakit jantung koroner (PJK). Sjahrulsjah, nama lelaki itu, merasa hidupnya sehat sehat saja. Bapak usia 53 tahun itu rajin berolah raga, pola makan sehat, tidak diabetes dan kadar kolesterolnya bagus. Awal Mei lalu, ulu hati Sjahrul nyeri. Dia menyangka terkena maag. Namun dia merasa lemas nyaris pingsan. Istrinya segera melarikan ke RS Pondok Indah, Jakarta. Dari diagnosa dokter, dia bukan terkena maag, tapi PJK.

PJK berkembang secara perlahan. waktunya bertahun-tahun tanpa disadari. Kadang, penderita merasa bukan terserang PJK, tapi sakit maag, karena disertai rasa nyeri di ulu hati.

Menurut dokter spesialis jantung dari RS.Pondok Indah, Dr. Taufik Pohan, SpJP, FIHA, FESC, sekitar 30 persen serangan jantung memiliki keluhan mirip dengan gejala sakit maag. "Gejala jantung juga dapat menimbulkan nyeri di ulu hati," kata Taufik dalam acara workshop media di rumah sakit itu Rabu pekan lalu. Hal itu disebabkan karena pembuluh darah ke hati tersumbat. Biasanya, jika tak diperiksa, dokter mengira pasien terkena sakit maag.

Gejala lain yang umum adalah nyeri di dada. "Nyerinya melebar dan menjalar menembus ke lengan kiri," ujar Taufik. Selain itu ada juga yang tertidur sebentar, bangun dan tertidur lagi. "Ini karena aliran darah ke jantung terganggu dan pompa darah ke otak berkurang." Untuk itu, jika merasa gejala di atas, perlu pemeriksaan awal PKJ.

Untuk deteksi dini, biasanya dilakukan latihan uji jantung berbeban berupa tes treadmill. Tes ini pun hanya direkomendasikan untuk mereka yang diyakini aman melakukannya. Tes lain adalah prosedur elektrokardiogram, evaluasi struktur dan fungsi jantung dengan echocardiografi doppler dan tes lainnya. Jika ditemukan gejala PJK, maka dokter segera mencari letak penyempitan pembuluh darah.

Kini, pencarian pembuluh yang menyempit biasa dilakukan dengan prosedur sinar X (angiografi koroner). Prosedur ini dianggap sebagai standar emas karena memiliki tingkat akurasi tinggi. Selain itu, dengan angiografi tak perlu bedah jantung (by pass), penanganan berlangsung cepat dengan bius lokal. "Pasien juga dalam kondisi sadar," kata dia. Persiapan penanganannya juga ringkas. Pasien akan dites darah, diperiksa fungsi ginjalnya dan diberi obat pengencer darah, lalu ditangani.

Pada pembuluh darah yang menyempit kemudian dipasang cincin (stent) -- untuk membuka pembuluh yang menyempit itu. "Ini aman dan masa berlakunya seumur hidup," Taufik menjelaskan. Teknologi stent kini sudah ada yang berlapis obat (drug eluting stent). Jadi stent yang ditanam itu tertutup obat. "Obatnya untuk menanggulangi penolakan tubuh atas stent," Taufik melanjutkan.

Menurut dia, dengan stent berlapis obat ini, kemungkinan penyempitan kembali sangat kecil. "Sekitar 1-4 persen." Jika sudah dipasang, penanganan kelar. Prosesnya sekitar 30 menit. Selain itu, pasien juga tak perlu berpekan-pekan menginap di rumah sakit. "Cukup 2-3 hari," ujar Taufik.

Namun karena peralatan dan bahannya masih impor, tarif penanganan dengan angiografi dan stent masih cukup tinggi. Untuk penanganan perlu sekitar Rp 7 juta. Sedangkan untuk tiap stent, harganya mencapai belasan juta rupiah. "Tapi ini masih lebih murah dibanding bedah jantung," tutur Dr. Yanwar Hadiyanto, chief of business, marketing and customer management rumah sakit tersebut. Untuk bedah jantung, kata dia, minimal butuh Rp 120 juta. NUR ROCHMI


Jus Jeruk Kurangi Risiko Sakit Jantung

INILAH.COM

INILAH.COM, Las Vegas - Jus jeruk dan apel diyakini efektif membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan meningkatkan fungsi pembuluh darah.
Hasil penelitian yang dipresentasikan dalam acara konferensi tahunan American Heart Association di Las Vegas menyatakan, antioksidan dalam jeruk yang dikenal dengan nama hisperidin, terbukti efektif meningkat fungsi pembuluh darah dan membantu menurunkan risiko mengalami penyakit jantung.
Hisperidin, dikenal juga dengan nama flavonoid. Flavonoid ini juga bisa ditemukan pada buah anggur, anggur merah, teh hitam dan teh hijau, serta cokelat.
Sejumlah bukti dalam penelitian mendukung kalau flavonoid bisa memperbaiki kesehatan sel-sel halus yang melapisi pembuluh-pembuluh darah.
"Terganggunya sel-sel ini bisa memicu penyumbatan arteri, risiko utama serangan jantung dan stroke," papar peneliti seperti dikutip dari webmd.
Dalam penelitian yang dilakukan selama sebulan penuh, para peneliti melibatkan 24 laki-laki yang berisiko menderita penyakit kardiovaskular. Mereka diminta meminum sebanyak 500 mililiter jus jeruk yang mengandung 292 miligram hisperdin, minuman lain dengan kandungan kalori yang setara dengan jus jeruk, atau minuman yang telah diperkaya dengan 292 miligram hisperidin.
Peneliti menemukan, partisipan yang mengonsumsi jus jeruk atau minuman yang telah diperkaya dengan hisperidin memiliki fungsi sel-sel pelapis pembuluh darah yang lebih baik dan tekanan darah diastolik yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi minuman tanpa hisperidin.
"Selain itu, profil ekspresi gen yang berkaitan dengan perkembangan penyakit kardiovaskular juga mengalami perbaikan," tegas para peneliti. [L1]

Brokoli Efektif Cegah Stroke dan Jantung

INILAH.COM



INILAH.COM, London - Brokoli ternyata efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam brokoli, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri.
Tanaman lain seperti bunga kol, tauge, kubis dan pak choi juga mengandung zat kimia ini. Tetapi dari keseluruhan sayur itu, brokoli memiliki kadar paling tinggi.
Hasil penelitian Journal Arteriosclerosis Thrombosis and Vascular Biology mengklaim, brokoli efektif mencegah serangan jantung dan stroke. Zat kimia sulforaphane yang terkandung di dalam brokoli, menurut peneliti, berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh untuk mencegah penyumbatan arteri.
Penelitian yang dilakukan pada tikus ini, menurut para peneliti dari Imperial College London, bisa menemukan kandungan zat kimia tertentu pada sayuran yang sangat penting dalam membantu pasien penyakit jantung.
"Selain menambah bukti yang mendukung pentingnya makan sayur lima porsi sehari, zat biokimia yang ditemukan melalui penelitian ini bisa menghadirkan pendekatan medis yang lebih terarah untuk mencegah penyakit yang memicu serangan jantung dan stroke."
Cara kerja sulforaphane, menurut peneliti, arteri yang berbentuk melengkung lebih berisiko terserang penyakit karena kekurangan protein yang dikenal dengan Nrf2. Sementara arteri yang lurus, lanjut peneliti, dilindungi protein tersebut. Perlindungan ini akan mencegah sel-sel mengalami peradangan, indikasi awal perkembangan penyakit jantung.
Nrf2 pada arteri yang bengkok atau area percabangan arteri, menurut peneliti, akan diganggu sebuah protein dari area tersebut. Hal ini akan membuat fungsi perlindungan dari Nrf2 tersebut tidak bekerja.
Tetapi, terang peneliti, sulforaphane terbukti bisa mengaktifkan kembali Nrf2 di area arteri yang berisiko tersebut dan mengembalikan kemampuan arteri untuk melindungi diri.
Zat yang dihasilkan, menurut peneliti, bisa melindungi area yang bermasalah tersebut agar bebas dari penyakit untuk jangka waktu yang lebih lama.
"Kami menemukan bahwa lapisan dalam sel-sel pada percabangan dan arteri yang melengkung kekurangan bentuk Nrf2 yang aktif. Hal ini bisa menjelaskan mengapa area tersebut lebih berisiko mengalami peradangan dan penyakit," kata pimpinan penelitian Dr Paul Evans, seperti dikutip situs dailymail.
Pengobatan dengan komponen alami sulforaphane, terang dia, terbukti mengurangi peradangan dengan cara mengaktifkan kembali Nrf2 di area yang sangat berisiko. [L1]

Tangan Keringatan Bukan Jantung Lemah

TELAPAK tangan
dan kaki sering keringatan? Hati-hati, itu merupakan pertanda jantung lemah.
Anggapan begitu beredar cukup luas di masyarakat. Tapi, benarkah anggapan
tersebut?


Menurut dr Een Hendarsih SpPD, dalam dunia kedokteran dikenal dua kategori
hiperhidrosis (keringat berlebih). Yakni, sistemik dan lokal.

Kasus sering keringatan hanya di bagian telapak tangan dan kaki termasuk
hiperhidrosis lokal. ''Tidak hanya telapak tangan dan kaki, keringat berlebih
bisa juga terjadi di bagian ketiak,'' tambahnya.

Penyebabnya, lanjut dokter spesialis penyakit dalam RSU Haji Surabaya itu,
biasanya berkaitan dengan faktor psikologis. Misalnya, takut, cemas, atau
khawatir berlebihan. Kondisi begitu memengaruhi sistem saraf simpatis dan
memacu kelenjar keringat untuk berproduksi lebih banyak. Terjadilah hiperhidrosis.

''Hiperhidrosis lokal tidak berbahaya. Paling kita jadi tidak nyaman saat
menulis atau berjabat tangan bila tangan berkeringat terus,'' katanya.

Bagaimana dengan hiperhidrosis sistemik? Kalau itu yang terjadi, kata kepala
bagian penyakit dalam RSU Haji tersebut, tidak hanya telapak tangan, kaki, dan
ketiak yang berkeringat, seluruh tubuh pun keringatan. ''Tapi, itu juga bukan
gejala utama lemah jantung seperti anggapan yang beredar di masyarakat,''
jelasnya.

Hiperhidrosis sistemik, lanjut Een, bisa jadi pertanda pasien mengalami
hipertiroid. Yakni, suatu kondisi akibat peningkatan kadar hormon tiroid yang
berfungsi mengendalikan kecepatan metabolisme (fungsi kimia) tubuh. Jika
seseorang mengalami hipertiroid, metabolisme tubuh jadi lebih cepat. ''Itu yang
membuat kelenjar keringat berproduksi lebih banyak,'' kata Een.

Hipertiroid juga membuat jantung berdetak lebih cepat, jika dibandingkan dengan
detak jantung normal. Een menduga, kondisi inilah yang memunculkan anggapan
bahwa sering keringatan merupakan pertanda lemah jantung.

Telapak tangan dan kaki berkeringat, lanjut dia, juga bukan merupakan pertanda
seseorang rentan mengalami serangan jantung. Menurut dokter 40 tahun itu,
serangan jantung diiringi gejala nyeri pada dada. Rasa nyeri tersebut meningkat
bila aktivitas banyak dan mereda ketika istirahat. Selain itu, ada juga gejala
keluar keringat dingin dan sesak napas.

''Kalau hanya keluar keringat, itu bukan pertanda seseorang rawan mengalami
serangan jantung. Jadi, anggapan yang berkembang di masyarakat itu tak
sepenuhnya benar,'' imbuh dokter alumnus FK UGM tersebut.

Meski begitu, jika ada riwayat sakit jantung pada keluarga, penderita
hiperhidrosis dianjurkan memeriksakan diri ke dokter spesialis jantung.
Tujuannya, memastikan sekaligus menegakkan diagnosis. ''Dengan begitu, bila ada
risiko sakit jantung, bisa segera ditangani,'' kata Een. (ai/soe)

Ubah Pola Hidup, Jantung Koroner Menjauh

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyakit jantung koroner tidak hanya menyerang orangtua, tetapi sudah mulai menyerang mereka yang baru berusia 30 tahun. Tentu saja, ini tidak mengherankan karena kita sudah terbiasa dengan pola hidup tidak sehat sejak kecil.

Demikian diungkap Dr. Pauline Endang Praptini M.S. pakar kesehatan gizi klinis dari R.S. Fatmawati Jakarta, Jumat (22/5). "Pasien PJK yang datang kepada saya mulai umur 30 tahun - 70 tahun, sebagaian besar di antaranya masih muda-muda," kata Pauline.
210858p.jpg

Menurut Pauline, penyebab utama PJK adalah tingginya kolesterol dalam tubuh. Penyebab lain adalah diabetes melitus, hipertensi, jarang olah raga, obesitas, merokok, dan kebiasaan mengkonsumsi makanan yang kadar lemaknya tinggi namun rendah serat.

PJK mesti disikapi sejak dini karena proses penyumbatan pembuluh darah sudah mulai terjadi sejak kita mulai mengonsumsi daging dan goreng-gorengan. Menurut Pauline proses ini makin menjadi ketika kita menerapkan pola hidup tidak sehat seperti sering makan makananan cepat saji, minum soft drink, minum gula terlalu banyak tidak diimbangi dengan air putih dan jarang olahraga. "Soft drink itu memicu pankreas memroduksi insulin berlebih sehingga pankreas dipaksa bekerja keras. Lama-lama pakreas rusak, dengan demikian kadar gula meninggi karena insulinnya berkurang," terang Pauline.

Untuk itu, sangat perlu dan mendesak mengubah pola hidup yang sehat. Tidur 8 jam, makan-makanan berserat, berolahraga secara teratur, tidak merokok, menurunkan berat badan, menekan kadar kolesterol <200 mg/Hr., serat 10-25gr/Hr., asam lemak jenuh < 7 persen kalori total menjadi syarat mutlak agar bebas dari PJK.

Susu Sapi Bukan untuk Manusia

Susu Sapi Bukan untuk Manusia


Minggu, 17 Mei 2009


Tidak ada makhluk di dunia ini yang ketika sudah dewasa masih minum susu -kecuali manusia. Lihatlah sapi, kambing, kerbau, atau apa pun: begitu sudah tidak anak-anak lagi tidak akan minum susu. Mengapa manusia seperti menyalahi perilaku yang alami seperti itu?

"Itu gara-gara pabrik susu yang terus mengiklankan produknya," ujar Prof Dr Hiromi Shinya, penulis buku yang sangat laris: The Miracle of Enzyme (Keajaiban Enzim) yang sudah terbit dalam bahasa Indonesia dengan judul yang sama. Padahal, katanya, susu sapi adalah makanan/minuman paling buruk untuk manusia. Manusia seharusnya hanya minum susu manusia. Sebagaimana anak sapi yang juga hanya minum susu sapi. Mana ada anak sapi minum susu manusia, katanya.

Mengapa susu paling jelek untuk manusia? Bahkan, katanya, bisa menjadi penyebab osteoporosis? Jawabnya: karena susu itu benda cair sehingga ketika masuk mulut langsung mengalir ke kerongkongan. Tidak sempat berinteraksi dengan enzim yang diproduksi mulut kita. Akibat tidak bercampur enzim, tugas usus semakin berat. Begitu sampai di usus, susu tersebut langsung menggumpal dan sulit sekali dicerna. Untuk bisa mencernanya, tubuh terpaksa mengeluarkan cadangan "enzim induk" yang seharusnya lebih baik dihemat. Enzim induk itu mestinya untuk pertumbuhan tubuh, termasuk pertumbuhan tulang. Namun, karena enzim induk terlalu banyak dipakai untuk membantu mencerna susu, peminum susu akan lebih mudah terkena osteoporosis.

Profesor Hiromi tentu tidak hanya mencari sensasi. Dia ahli usus terkemuka di dunia. Dialah dokter pertama di dunia yang melakukan operasi polip dan tumor di usus tanpa harus membedah perut. Dia kini sudah berumur 70 tahun. Berarti dia sudah sangat berpengalaman menjalani praktik kedokteran. Dia sudah memeriksa keadaan usus bagian dalam lebih dari 300.000 manusia Amerika dan Jepang. Dia memang orang Amerika kelahiran Jepang yang selama karirnya sebagai dokter terus mondar-mandir di antara dua negara itu.

Setiap memeriksa usus pasiennya, Prof Hiromi sekalian melakukan penelitian. Yakni, untuk mengetahui kaitan wujud dalamnya usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menjadi hafal pasien yang ususnya berantakan pasti yang makan atau minumnya tidak bermutu. Dan, yang dia sebut tidak bermutu itu antara lain susu dan daging.

Dia melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan/minuman yang "jelek": benjol-benjol, luka-luka, bisul-bisul, bercak-bercak hitam, dan menyempit di sana-sini seperti diikat dengan karet gelang. Jelek di situ berarti tidak memenuhi syarat yang diinginkan usus. Sedangkan usus orang yang makanannya sehat/baik, digambarkannya sangat bagus, bintik-bintik rata, kemerahan, dan segar.

Karena tugas usus adalah menyerap makanan, tugas itu tidak bisa dia lakukan kalau makanan yang masuk tidak memenuhi syarat si usus. Bukan saja ususnya kecapean, juga sari makanan yang diserap pun tidak banyak. Akibatnya, pertumbuhan sel-sel tubuh kurang baik, daya tahan tubuh sangat jelek, sel radikal bebas bermunculan, penyakit timbul, dan kulit cepat menua. Bahkan, makanan yang tidak berserat seperti daging, bisa menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus: menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.

Karena itu, Prof Hiromi tidak merekomendasikan daging sebagai makanan. Dia hanya menganjurkan makan daging itu cukup 15 persen dari seluruh makanan yang masuk ke perut.

Dia mengambil contoh yang sangat menarik, meski di bagian ini saya rasa, keilmiahannya kurang bisa dipertanggungjawabkan. Misalnya, dia minta kita menyadari berapakah jumlah gigi taring kita, yang tugasnya mengoyak-ngoyak makanan seperti daging: hanya 15 persen dari seluruh gigi kita. Itu berarti bahwa alam hanya menyediakan infrastruktur untuk makan daging 15 persen dari seluruh makanan yang kita perlukan.

Dia juga menyebut contoh harimau yang hanya makan daging. Larinya memang kencang, tapi hanya untuk menit-menit awal. Ketika diajak "lomba lari" oleh mangsanya, harimau akan cepat kehabisan tenaga. Berbeda dengan kuda yang tidak makan daging. Ketahanan larinya lebih hebat.

Di samping pemilihan makanan, Prof Hiromi mempersoalkan cara makan. Makanan itu, katanya, harus dikunyah minimal 30 kali. Bahkan, untuk makanan yang agak keras harus sampai 70 kali. Bukan saja bisa lebih lembut, yang lebih penting agar di mulut makanan bisa bercampur dengan enzim secara sempurna. Demikian juga kebiasaan minum setelah makan bukanlah kebiasaan yang baik. Minum itu, tulisnya, sebaiknya setengah jam sebelum makan. Agar air sudah sempat diserap usus lebih dulu.

Bagaimana kalau makanannya seret masuk tenggorokan? Nah, ini dia, ketahuan. Berarti mengunyahnya kurang dari 30 kali! Dia juga menganjurkan agar setelah makan sebaiknya jangan tidur sebelum empat atau lima jam kemudian. Tidur itu, tulisnya, harus dalam keadaan perut kosong. Kalau semua teorinya diterapkan, orang bukan saja lebih sehat, tapi juga panjang umur, awet muda, dan tidak akan gembrot.

Yang paling mendasar dari teorinya adalah: setiap tubuh manusia sudah diberi "modal" oleh alam bernama enzim-induk dalam jumlah tertentu yang tersimpan di dalam "lumbung enzim-induk". Enzim-induk ini setiap hari dikeluarkan dari "lumbung"-nya untuk diubah menjadi berbagai macam enzim sesuai keperluan hari itu. Semakin jelek kualitas makanan yang masuk ke perut, semakin boros menguras lumbung enzim-induk. Mati, menurut dia, adalah habisnya enzim di lumbung masing-masing.

Maka untuk bisa berumur panjang, awet muda, tidak pernah sakit, dan langsing haruslah menghemat enzim-induk itu. Bahkan, kalau bisa ditambah dengan cara selalu makan makanan segar. Ada yang menarik dalam hal makanan segar ini. Semua makanan (mentah maupun yang sudah dimasak) yang sudah lama terkena udara akan mengalami oksidasi. Dia memberi contoh besi yang kalau lama dibiarkan di udara terbuka mengalami karatan. Bahan makanan pun demikian.

Apalagi kalau makanan itu digoreng dengan minyak. Minyaknya sendiri sudah persoalan, apalagi kalau minyak itu sudah teroksidasi. Karena itu, kalau makan makanan yang digoreng saja sudah kurang baik, akan lebih parah kalau makanan itu sudah lama dibiarkan di udara terbuka. Minyak yang oksidasi, katanya, sangat bahaya bagi usus. Maksudnya, mengolah makanan seperti itu memerlukan enzim yang banyak.

Apa saja makanan yang direkomendasikan? Sayur, biji-bijian, dan buah. Jangan terlalu banyak makan makanan yang berprotein. Protein yang melebihi keperluan tubuh ternyata tidak bisa disimpan. Protein itu harus dibuang. Membuangnya pun memerlukan kekuatan yang ujung-ujungnya juga berasal dari lumbung enzim. Untuk apa makan berlebih kalau untuk mengolah makanan itu harus menguras enzim dan untuk membuang kelebihannya juga harus menguras lumbung enzim.

Prof Hiromi sendiri secara konsekuen menjalani prinsip hidup seperti itu dengan sungguh-sungguh. Hasilnya, umurnya sudah 70 tahun, tapi belum pernah sakit. Penampilannya seperti 15 tahun lebih muda. Tentu sesekali dia juga makan makanan yang di luar itu. Sebab, sesekali saja tidak apa-apa. Menurunnya kualitas usus terjadi karena makanan "jelek" itu masuk ke dalamnya secara terus-menerus atau terlalu sering.

Terhadap pasiennya, Prof Hiromi juga menerapkan "pengobatan" seperti itu. Pasien-pasien penyakit usus, termasuk kanker usus, banyak dia selesaikan dengan "pengobatan" alamiah tersebut. Pasiennya yang sudah gawat dia minta mengikuti cara hidup sehat seperti itu dan hasilnya sangat memuaskan. Dokter, katanya, banyak melihat pasien hanya dari satu sisi di bidang sakitnya itu. Jarang dokter yang mau melihatnya melalui sistem tubuh secara keseluruhan. Dokter jantung hanya fokus ke jantung. Padahal, penyebab pokoknya bisa jadi justru di usus. Demikian juga dokter-dokter spesialis lain. Pendidikan dokter spesialislah yang menghancurkan ilmu kedokteran yang sesungguhnya.

Saya mencoba mengikuti saran buku ini sebulan terakhir ini. Tapi, baru bisa 50 persennya. Entah, persentase itu akan bisa naik atau justru turun lagi sebulan ke depan.

Yang menggembirakan dari buku Prof Hiromi ini adalah: orang itu harus makan makanan yang enak. Dengan makan enak, hatinya senang. Kalau hatinya sudah senang dan pikirannya gembira, terjadilah mekanisme dalam tubuh yang bisa membuat enzim-induk bertambah. Nah..... gan pei!


http://batampos.co.id/Kolom/Catatan_Dahlan_Iskan/Susu_Sapi_Bukan_untuk_Manusia_.html


Tubuh MANUSIA sebagai Pembangkit Listrik ?


blood-cellphone-charm-1http://boringrise.wordpress.com/2009/05/03/tubuh-manusia-sebagai-pembangkit-listrik/

http://boringrise.wordpress.com/2009/05/03/tubuh-manusia-sebagai-pembangkit-listrik/

Jangan meremehkan tubuh manusia. Aliran darah kita ternyata bisa menghasilkan energi yang mampu menghidupkan iPod dan ponsel! Konversi getaran frekuensi rendah seperti gerakan tubuh, degup jantung, juga bisa diubah menjadi listrik menggunakan jaringan nano oksida zinc. Jaringan nano ini adalah piezoelectric, bahan yang menghasilkan listrik terkini ketika terhubung dengan tekanan mekanis.

Jadi kelak saat kita berjalan-jalan jarak jauh, maka gerakan tubuh kita bisa menghasilkan energi listrik. Beragam piranti elektrik kecil seperti iPod atau ponsel dapat terhubung ke lutut kita demi "menyedot" energi melalui alat nano super mungil seukuran seperdualima rambut manusia.

"Riset ini akan memberi pengaruh besar pada teknologi pertahanan, monitor lingkungan, sains biomedis dan pernagkat personal," jelas Zhong Lin Wang, profesor School of Material Science and Engineering di Georgia Institute of Technology.
Tahun 2006 tim Wang pernah memperkebalkan nanogenerator dan kemampuan menghasilkan kekuatan dari gelombang ultrasonik pada tahun 2007.

Menurutnya, jaringan nano bisa terbuat dari bahan metal, keramik, polimer atau kain. Bahkan alat ini bisa juga ditanamkan di bawah kulit manusia. Aduh, kelamaan mahluk hidup menjadi pembangkit tenaga listrik juga ya?

Diterjemahkan secara bebas dari LiveScience.
foto:internetsiao.com

39 Fakta Terunik Di Dunia

althttp://www.maubaca.com/serba-serbi/82-39-fakta-terunik-di-dunia-.html

# cocacola dulu berwarna hijau
# nama yang paling umum digunakan di dunia adalah Mohammad
# dalam bahasa inggris, semua nama benua diawali dan diakhiri dengan huruf vokal yang sama.
# otot terkuat yang ada di badan kita adalah lidah.
# setiap orang di USA punya 2 kartu kredit!
# TYPEWRITER adalah kata terpanjang yang dapat diketik dalam satu baris tuts keyboard anda
# perempuan ngedip dua kali lebih banyak dari pada laki-laki.
# menahan nafas tidak akan membuatmu mati.
# setiap manusia tidak dapat menjilat siku tangannya sendiri.
# kalau ada orang bilang 'bless you' setiap kali ada yang bersin karena memang setiap kali kau bersin, jantungmu berhenti satu milisecond.
# secara fisik, setiap **** tidak bisa melihat ke langit.
# ucapkan "sixth sick sheik's sixth sheep's sick" beberapa kali. nanti anda akan mahir berbahasa inggris!
# bersin terlalu keras dapat mematahkan tulang iga, memutuskan pembuluh darah di kepala atau leher dan mengakibatkan kematian.
# 14. setiap raja dalam kartu remi melambangkan raja- raja besar jaman dahulu kala: raja sekop - raja daud raja kriting - alexander agung raja hati - raja charlemagne raja wajik - julius caesar
# 111,111,111 x 111,111,111 = 12,345,678,987,654,321
# kalau ada patung orang naik kuda dan dua kaki depan kuda itu naik di udara, itu tandanya orang itu mati dalam perang.
# kalau kaki kudanya cuma satu yang diangkat berarti orang itu cuma terluka dalam perang.
# kalau semua kaki kudanya menjejak tanah, berarti orang itu meninggal karena sakit.
# apa persamaan rompi anti peluru, printer laser, tangga darurat dan wiper mobil? jawabannya: semua ditemukan oleh perempuan!
# satu-satunya makanan yagn tidak bisa busuk? jawaban : madu
# buaya nggak bisa melet lidah.
# siput bisa tidur selama 3 tahun
# semua beruang kutub KIDAL!
# American Airlines menghemat $40,000 tahun 1987 dengan cara mengurangi 1 buah olive dari setiap piring salad yang mereka sajikan untuk penumpang kelas 1.
# indera perasa kupu-kupu ada di kaki
# gajah adalah satu-satunya hewan yang tidak bisa lompat
# selama 4000 tahun belakangan ini, jenis hewan yang dipelihara di rumah cuma itu-itu saja.
# rata-rata manusia lebih takut pada laba-laba daripada kematian.
# shakespeare menemukan kata : "assassination" dan "bump"
# dengan menggunakan cara mengetik 10 jari, STEWARDESSES adalah kata terpanjang yang bisa diketik hanya dengan jari-jari tangan kiri.
# semut selalu jatuh ke kanan setiap kali disemprot cairan anti hama
# kursi listrik ditemukan oleh seorang dokter gigi
# jantung manusia dapat menyemprotkan darah sejauh 30 kaki.
# dalam 18 bulan, 2 ekor tikus bisa punya lebih dari sejuta anak tikus!
# memakai headphone selama satu jam dapat menstimulasi perkembangan bakteri dalam telinga sebanyak 700 kali lipat!
# pemantik ditemukan sebelum korek api.
# setiap lipstik mengandung sisik ikan.
# seperti sidik jari, lidah manusia pun mempunyai kontur yang berbeda-beda.
# dan akhirnya, 99% orang yang baca tulisan ini pasti mencoba menjilat siku tangannya.

Sumber : Kaskus.com

Khasiat Kulit & Biji Anggur

Khasiat Kulit & Biji Anggur

By Republika Newsroo
Khasiat Kulit & Biji Anggur

SEHAT: Buah anggur tidak hanya lezat, namun jugadapat membantu menyembuhkan tekanan darah rendah serta membantu fungsi hati.

JAKARTA-- Rasa anggur yang menyegarkan, membuatnya banyak diminati. Nyatanya buah itu juga dapat menyembuhkan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, lemah jantung dan masalah kulit.

Pada tahun 1870, Dr. John Harvey Kellog, memberikan resep anggur untuk berbagai penyakit. Untuk kesembuhan, dia hanya memberikan resep makan buah anggur dengan takaran tertentu.

Menurut The George Mateljan Foundation, anggur memiliki nilai gizi yang sangat luar biasa. Tiap 100 gram anggur paling tidak 25 komponen gizi yang dibutuhkan oleh tubuh.

Kandungan mineral dalam anggur yang memiliki manfaat kesehatan bagi tubuh antara lain mangan. Zat itu sangat diperlukan tubuh dalam sintesis energi sehingga dapat membantu menjaga kestabilan gula dalam darah. Mangan juga diperlukan tubuh untuk metabolisme lemak dan pembentukan jaringan ikat dan tulang.

Anggur disebut mengandung karotenoid dan likopen yang tinggi. Kedua zat kimia tersebut dikenal luas akan kemampuannya menghambat berbagai penyakit tubuh. Kandungan antioksidan dalam anggur tersebut sudah diyakini kalangan luas sebagai pelindung sel dari radikal bebas penyebab penyakit degeneratif, seperti penyakit jantung, kanker, dan beberapa penyakit akibat penuaan.

Kandungan vitamin C, B6, K dan B1 dalam anggur juga tinggi dengan khasiat yang luar biasa bagi tubuh. Vitamin C buah anggur dapat meningkatkan imunitas dan penyembuhan luka. Kandungan B6 pada anggur juga sangat penting untuk otak agar dapat berfungsi normal.

Kulit anggur juga memiliki kandungan resveratrol yang merupakan sumber penting dari flavonoids, termasuk katekin, quercetin, prosianidin, dan antosianin.

Resveratrol ditemukan pada sebagian besar kulit buah anggur. Penelitian beberapa tahun terakhir menyimpulkan, resveratrol kemungkinan dapat membantu awet muda dan mencegah kanker.

Khasiat lain yang dimiliki anggur adalah untuk mengatasi kelelahan dan hipoglikemi karena kandungan gula alaminya yang sangat tinggi, terutama dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Jus anggur dipercaya dapat mencegah dan membantu penyembuhan beberapa penyakit infeksi virus seperti influenza, polio dan herpes.

Selain itu, biji anggur juga diyakini mengandung mineral, seng dan mangan yang bermanfaat bagi tubuh.

Kini mengonsumsi anggur, tak perlu lagi membuang kulit dan bijinya untuk memperoleh manfaat maksimal

Berdamai dengan Kolesterol

Oleh: dr. Tri Rejeki Herdiana
Kolesterol merupakan substansi lunak, seperti lemak yang ditemukan di dalam darah dan di seluruh sel tubuh. Kolesterol memainkan peranan penting di dalam tubuh karena kolesterol berperan di dalam produksi membran sel dan beberapa jenis hormon. Meskipun begitu, terlalu banyak kolesterol di dalam darah merupakan faktor risiko penyakit jantung koroner (yang dapat menyebabkan serangan jantung) dan stroke. Hiperkolesterolemia adalah istilah medis untuk kadar kolesterol tinggi di dalam darah.
Sumber Kolesterol
Kolesterol berasal dari 2 sumber utama yaitu internal atau tubuh sendiri yang menghasilkan kolesterol dan eksternal atau berasal dari makanan. Organ hati dan sel lain di dalam tubuh akan membuat sekitar 75% kolesterol. Sisanya, sekitar 25% berasal dari makanan yang kita makan.
Kadar kolesterol akan meningkat tajam apabila kita mengonsumsi makanan dengan kadar lemak jenuh tinggi. Kolesterol juga dapat ditemukan di kuning telur, hati, ginjal, dan beberapa jenis makanan seafood seperti udang. Meskipun begitu, beberapa orang dapat memiliki kadar kolesterol tinggi meskipun diet mereka sehat. Hal tersebut disebabkan oleh faktor keturunan yang disebut dengan hiperlipidemia familial.
Kolesterol LDL dan HDL: Baik dan buruk?
Kolesterol tidak dapat larut di dalam darah, karena itulah kolesterol harus ditransportasikan ke dan dari sel dengan pembawa yang disebut sebagai lipoprotein. Low-density lipoprotein, atau  LDL dikenal sebagai 'kolesterol jahat' sedangkan High-density lipoprotein, atau HDL dikenal sebagai 'kolesterol baik'. Dua jenis asam lemak ini  bersama dengan trigliserida dan kolesterol Lp (a) akan membuat perhitungan kolesterol total yang dapat diperiksa melalui pemeriksaan darah.
LDL, 'Kolesterol Jahat'
Kolesterol LDL dibentuk secara alami oleh tubuh, namun beberapa orang dapat memiliki kolesterol LDL yang tinggi akibat dari keturunan atau hiperlipidemia familial. Konsumsi lemak jenuh, trans fat, dapat meningkatkan kadar kolesterol LDL lebih dari normal.

Ketika LDL terlalu banyak beredar di dalam darah, LDL akan memperlambat pembentukan dinding pembuluh darah arteri bagian dalam yang memberikan asupan nutrisi dan oksigen ke jantung dan otak. Bersama dengan substansi lainnya, LDL akan membentuk plak, yaitu suatu deposit yang keras dan tebal di pembuluh darah yang dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah dan membuatnya kurang atau tidak lentur lagi. Kondisi ini dikenal dengan aterosklerosis. Apabila terdapat pembentukan clotting atau pembekuan dari sel-sel darah, maka hal ini akan menyebabkan sumbatan yang berakibat pada terjadinya serangan jantung atau stroke.
HDL, 'Kolesterol baik'
Sekitar seperempat sampai sepertiga kolesterol di dalam darah diangkut oleh high-density lipoprotein (HDL). Kolesterol HDL dikenal dengan kolesterol baik karena kadar HDL yang tinggi dapat melindungi dari terjadinya serangan jantung. Kadar HDL yang rendah ( < 40mg/dl) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. HDL bekerja dengan cara membawa kolesterol dari pembuluh darah arteri untuk kembali ke hati dimana metabolisme akan dilakukan dan kolesterol tersebut akan dibuang dari dalam tubuh. Beberapa ahli juga percaya bahwa HDL dapat membuang atau memindahkan kolesterol berlebih yang berasal dari plak arteri serta memperlambat proses terjadinya aterosklerosis.
Trigliserida
Trigliserida adalah salah satu bentuk lemak yang dibuat oleh tubuh. Peningkatan kadar trigliserida dapat terjadi akibat berat badan tubuh berlebih (overweight/obesitas), kurang aktivitas fisik, merokok, konsumsi alkohol berlebih, dan diet tinggi karbohidrat (60% dari total kalori atau lebih). Seseorang dengan kadar trigliserida tinggi umumnya memiliki kadar kolesterol total yang tinggi, termasuk di dalamnya adalah kadar LDL yang tinggi dan HDL yang rendah.
Lp(a) kolesterol
Lp(a) adalah variasi genetik dari LDL. Kadarnya yang tinggi menunjukkan faktor risiko meningkat bagi pembentukan deposit lemak di pembuluh darah arteri. Lp(a) dapat berinteraksi dengan susbtansi yang ditemukan di dinding arteri dan berperan di dalam pembentukan deposit lemak
Kadar Kolesterol berdasarkan  National Cholesterol Education Program (NCEP) guidelines for detection of high cholesterol adalah:
Kolesterol LDL
<100 Optimal
100-129 Dekat optimal/di bawah optimal
130-159 Borderline Tinggi
160-189 Tinggi
³ 190 Sangat Tinggi
Kolesterol Total
<200 Yang disarankan
200-239 Borderline Tinggi
³ 240 Tinggi
Kolesterol HDL
<40 Rendah
³ 60 Tinggi
Risiko Kolesterol Tinggi
Kolesterol tinggi adalah faktor risiko yang dapat dikontrol untuk Penyakit Jantung Koroner (PJK), serangan jantung, dan stroke. Sermakin tinggi kadar kolesterol, semakin tinggi risiko menderita PJK dan stroke. Apabila kita memiliki faktor risiko lain (hipertensi, diabetes) setinggi kolesterol, maka risikonya semakin meningkat. Semakin banyak memiliki faktor risiko, maka semakin besar kemungkinan untuk mengalami PJK.
Kolesterol LDL yang terlalu tinggi di dalam darah dapat mengakibatkan terbentuknya sumbatan pada pembuluh darah yang mendarahi jantung dan otak. Bersama dengan substansi lainnya, kolesterol dapat membentuk plak atau sumbatan yang dapat menyempitkan pembuluh darah arteri dan membuat arteri tidak fleksibel. Kondisi ini dikenal dengan aterosklerosis. Apabila sumbatan ini memblok arteri yang menyempit tersebut, maka serangan jantung atau stroke dapat terjadi.
Bagaimana menurunkan kadar kolesterol?
Untuk membantu menurunkan kadar kolesterol, Anda sebaiknya mengurangi atau sama sekali tidak mengonsumsi lemak jenuh dan trans fat serta menggantinya dengan lemak tak jenuh (monounsaturated atau polyunsaturated fat). Anda juga sebaiknya mengurangi jumlah asupan lemak per harinya. The American Heart Association merekomendasikan asupan kolesterol perhari kurang dari 300 mg. Apabila memiliki penyakit jantung, asupan kolesterol sebaiknya kurang dari 200 mg
Minumlah minyak ikan secara teratur. Minyak ikan banyak mengandung lemak poliunsaturated atau yang dikenal dengan omega-3 yang dapat menurunkan kadar trigliserida dan mencegah pembekuan (clotting) darah, dan membantu mengatur irama jantung.
Makanlah makanan dengan kandungan serat tinggi. Makanan yang kaya akan serat (10-25 g/hari) diantaranya adalah kacang-kacangan, kacang polong, gandum, buah, dan sayuran yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.
Komposisi nutrisi rendah kolesterol dalam diet seimbang dapat dilihat di tabel berikut:
Nutrisi Rekomendasi Asupan
Lemak Jenuh (saturated fat) Kurang dari 7% total kalori
Polyunsaturated fat (PUFA) Lebih dari 10% total kalori
Monounsaturated fat (MUFA) Lebih dari 20% total kalori
Total lemak 25-35% total kalori
Karbohidrat Kompleks (gandum, buah, sayuran) 50-60% total kalori
Serat 20-30 g/hari
Protein 15% dari total kalori
Kolesterol Kurang dari 200 mg/hari
Total Kalori (energi) Keseimbangan antara asupan masuk dan keluar (olahraga) untuk menjaga berat badan atau mencegah kenaikan berat badan
Lakukanlah aktivitas fisik teratur. Aktivitas fisik atau olahraga yang teratur dapat membantu meningkatkan kadar HDL. Apabila olaharaga dilakukan secara teratur, dapat membantu mengontrol diabetes, tekanan darah tinggi, dan berat badan-seluruh faktor risiko penyakit jantung.
Berhenti merokok. Merokok dapat merendahkan kadar HDL.
Medikamentosa atau obat penurun kolesterol hanya dikonsumsi bila ada indikasi dari dokter. Hal ini akan tergantung dari seluruh faktor risiko PJK yang dimiliki. Obat penurun kadar kolesterol seperti statin diberikan bagi mereka dengan faktor risiko tinggi untuk mengalami PJK.[]
Sumber:
American Heart Association, dikutip dari  www.americanheart.org
British Heart Foundation, dikutip dari www.bhf.org.uk
National Cholesterol Education Program (NCEP) guidelines for detection of high cholesterol

Joke : Kopi Sebagai Obat Anti NGANTUK!

Kopi untuk menghilangkan kantuk? Kafein yang terkandung didalam kopi Memang dapat menstimulasi detak jantung, sehingga aliran darah bisa berjalan Lebih lancar yang pada akhirnya membawa efek tubuh terasa segar.

Namun kalau Tubuh sudah terlalu lelah, kopi tidak lagi begitu efektif lagi bila digunakan dengan cara diminum seperti biasa alias ada cara lain terutama saat anda merasakan kantuk yang amat sangat ditengah malam.

1. Rebus kopi dan gula bersamaan dengan api kecil hingga mendidih.
2. Tuangkan hati-hati kedalam cangkir.
3. Tengadahkan wajah anda, kemudian tuangkan kopi panas tadi sekaligus ke wajah anda.
Dijamin anda pasti bangun, sekaligus membangunkan sanak keluarga dan tetangga anda. Selamat mencoba!
Photobucket

Sepeda Bersistem Komputer

VIVAnews -- Barangkali ini adalah sepeda paling canggih di dunia, namanya Factor 001.

Pasalnya, sepeda ini tak hanya terbuat dari komponen-komponen canggih seperti sasis dari karbon, rem hidrolik keramik, dan drivetrain (sistem gerigi) pesanan. Ia juga dilengkapi dengan sistem komputer yang menyatu dalam bodi sepeda.

Sepeda buatan BERU, perusahaan spesialisasi kendaraan canggih dari Inggris, itu dibuat oleh Insinyur yang berpengalaman di dunia balapan mobil Formula 1. Maka tak heran bila bahan-bahannya juga menggunakan material sekelas kendaraan formula.

Kereta angin seberat 7 kg itu juga mampu mengumpulkan data-data biometrik pengendaranya, mulai dari kecepatan detak jantung, respirasi, data lingkungan sekitar, gaya fisis yang dialami, dan data-data itu bisa diunduh kembali, untuk analisa pasca latihan.

Ia juga dilengkapi dengan sebuah sistem navigasi satelit Global Positiong System (GPS), pemancar radio, sensor berat, pengkabelan, baterai-baterai, sensor-sensor, kabel pengendali yang memberikan efisiensi dan durabilitas tinggi untuk sepeda.

"Para atlet dan pelatih mereka sekarang memiliki akses untuk meningkatkan performa dan kapabilitas yang biasanya dimiliki oleh olahraga motor tingkat atas. Setiap orang yang tertarik dengan sepeda eksklusif, kelas atas, dan berbeda, kini memiliki alternatif yang serius," ujar John Bailey, Managing Director BERU f1systems.

Oleh karenanya, sepeda ini memang sangat cocok bagi para atlet sepeda profesional, para pelatih olahraga, para penggemar latihan fitness, dan atlet-atlet olahraga lainnya.

Namun, sistem yang canggih dari sepeda ini juga harus ditebus dengan harga yang mahal. Factor 001 kini sudah tersedia di Inggris dengan banderol harga yang setara dengan sebuah sedan anyar, yaitu 20 ribu pound sterling atau sekitar Rp 330 juta.

Khasiat Bawang Putih Sedari Dulu

Blog Entry Khasiat Si Putih Sedari Dulu

Khasiat Si Putih Sedari Dulu

Rabu, 11 Maret 2009 | 00:52 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski tak semua orang suka aroma khas sulfurnya, bawang putih tak disangkal keampuhannya mengatasi berbagai penyakit. Hasil riset dari berbagai negeri telah membuktikannya.

Dari Rusia, Professor GD Zasukhina, dari the N.I. Vavilov Institute of General Genetics, Moscow, mengungkapkan bahwa bawang putih sangat efektif mengatasi masalah kerusakan jaringan akibat radiasi. Para peneliti menduga bahwa ke'ajaiban' bawang putih itu karena kepiawainya dalam mengusir radikal bebas yang banyak dihasilkan selama proses radiasi. Penelitian yang dilakukan di laboratorium itu, mengungkapkan ekstrak bawang putih bisa merangsang proses perbaikan kerusakan kode genetik DNA yang terjadi. Cara kerjanya? Yaitu dengan melindungi DNA tersebut dari kerusakan. Sehingga proses perbaikan akan lebih cepat dari proses normal biasa.

Dari Australia, Dr. Allen Mc Anwyll dari Darwin Medical Center, menyebutkan obat yang mengandung bawang putih bisa mengatasi infeksi usus, infeksi saluran pernafasan, kulit, dan luka-luka akibat gigitan binatang. "Bahkan bawang putih dapat digunakan untuk obat awet muda, menghambat penuaan, meningkatkan gairah seksual serta dapat menguatkan otototot badan," papar Anwyll.

Dalam penelitiannya selama dua tahun, Anwyll menemukan adanya senyawa yang berbau khas dalam umbi berwarna putih itu, yaitu allisin. "Senyawa allisin ini dikenal mempunyai daya antibiotik yang sangat kuat. Sayangnya, allisin bukanlah senyawa yang stabil," kata Anwyll.

Senyawa lain yang juga memperkuat keampuhan bawang putih adalah scordinin. Sistem kerja senyawa yang satu ini, mirip dengan enzim oksido reduktase yang berfungsi sebagai enzim pendorong pertumbuhan yang efektif dalam proses germinasi (perkecambahan benih) dan pengeluaran akar.

"Jika allisin bekerja sebagai pemberantas penyakit bagi orang yang memakan bawang putih, maka scordinin lah yang berperan dalam memberikan kekuatan dan pertumbuhan tubuh manusia," ujar Anwyll.

Jika Anwyll ini melakukan penelitian tentang tanaman ajaib itu pada tahun 1998- 2000, Di Belanda, penelitian ini, bahkan telah dilakukan sejak lama. Pada 1921 misalnya, De Bray dan Loeperd, ilmuwannya, telah membuktikan khasiat bawang putih untuk pengobatan darah tinggi. Demikian juga Ortnee dari Jerman dan seorang ilmuwan Perancis, Povilaard, pada 1929.

Sementara itu tahun 1925 Prof.E.Roos dari Rumah Sakit St. Joseph di Freberg Jerman, menyimpulkan bahwa dengan dua gram umbi bawang putih setiap hari selama seminggu dapat menyembuhkan penyakit disentri.

Penemuan Emil Weiss MD dari Chicago, menemukan bahwa sari bawang putih merupakan obat yang mujarab penyakit maag.

Penelitian terkait bawang putih ini terus bergulir. Para ahli Amerika dan Swedia misalnya, pada Agustus 2005 mengungkapkan keampuhan bawang putih untuk masalah kardiovaskular. Di sini dibuktikan juga keampuhan senyama allisin itu yang berperan merelakskan, memperbesar pembuluh darah, menurunkan tekanan darah dan meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

Kandungan lain dalam bawang putih, vitamin C, B6, selenium dan mangan tak kalah ampuhnya. Vitamin C, antioksidan utama yang larut dalam air, berperan dalam aliran darah dalam melindungi LDL kolesterol dari oksidasi. Oksidasi kolestrol jahat ini bisa merusak dinding pembuluh darah. Menurunkan kadar oksidasi radikal bebas dalam pembuluh darah akan sangat ampuh mencegah penyakit kardiovaskular.

Sementara vitamin B6 membantu mencegah penyakit jantung, yaitu dengan cara menurunkan kadar homosistin yang bisa merusak dinding pembuluh darah. Selenium dalam bawang putih tidak saja membantu mencegah penyakit jantung, tapi juga membantu melindungi dari serangan kanker dan keracunan metal berat. Salah satu ko-faktor dari glutathione peroxidase, selenium juga berkerja sama dengan vitamin E dalam sistim antioksidan utama. Sejak vitamin E dikenal sebagai vitamin yang larut dalam lemak, sementara vitamin C larut dalam air, maka bawang putih yang mengandung kedua vitamin tersebut memiliki tugas yang ampuh dalam menangani masalah yang terdapat dalam dua larutan tersebut.

Garlic juga mengandung mangan yang berfungsi juga untuk meningkatkan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. SUSANDIJANI

Tip

Pilih yang Segar Saja

Bagaimana memproleh yang terbaik? Selalu membeli yang segar. Meski masih bentuk serpihan, bubuk ataupun pasta, bentuknya lebih nyaman, tapi, biasanya manfaatnya lebih sedikit daripada yang utuh dan segar. Hati-hati saat membelinya, jangan mengambil tekstur yang lembek atau hitam warnanya, karena biasanya sudah busuk.

Soal ukuran tidak selalu mengindikasikan kualitas, tapi memilih yang berukuran besar akan memudahkan dalam penggunaanya. Bawang putih tak selalu harus disimpan di lemari es, beberapa orang menyimpannya di frezzer setelah mengiris-irisnya, dalam rangka efektifitas. Tapi, proses tersebut bisa menurunkan aroma dan mengubah tekstur. Bersihkan saja bawang putih sesaat sebelum digunakan.

National Health and Medical Research Council (NHMRC), menyebutkan bukti bahwa konsumsi _ – 1 buah bawang putih setiap hari bisa menurunkan kadar kolesterol sekitar 9 persen.

Terungkap, 10 Misteri pada Tubuh

Link

Di sekitar kita terdapat banyak misteri yang menyangkut tubuh kita. Misalnya, kenapa ya kita ikut menguap ketika teman menguap? Atau, mengapa kita bisa merinding? Selama ini kita menerimanya saja, karena menganggap hal ini adalah banyak hal yang diciptakan Tuhan untuk kita. Ternyata, semua ini ada penjelasan ilmiahnya. Anda ingin tahu? Simak jawabannya berikut ini.

Mengapa kita cegukan?

Kelebihan makan, alkohol, rasa senang, atau stres, dapat menstimulasi saraf phrenic, yang mengontrol diafragma (lapisan otot yang mengontrol pernafasan). Diafragma ini lalu berkontraksi. Pada waktu yang sama, glotis (bagian dari pangkal tenggorokan dimana terdapat pita suara) menutup sehingga menutupi jalannya udara, demikian menurut Patricia Raymond, M.D., gastroenterologist di Chesapeake, Virginia. Saat itulah terjadi cegukan setiap beberapa detik. Cegukan yang normal terjadi beberapa menit saja, namun dalam kasus lain juga lebih lama. Cara mengatasinya antara lain dengan menahan napas sambil menelan ludah, atau bernafas di dalam kantong kertas.

Mengapa beberapa orang memiliki gigi yang sangat putih?

Seperti juga warna mata dan rambut, warna alami dari gigi diwariskan dari orangtua. "Beberapa orang memiliki enamel -lapisan tipis pada permukaan gigi- yang sangat putih, sementara enamel orang lain memiliki warna yang lebih kuning," ujar Richard Price, juru bicara American Dental Association. Mengonsumsi obat-obatan antibiotik seperti tetracycline atau amoxicillin sewaktu kecil juga mempengaruhi proses pengapuran yang menyebabkan perusakan warna. Beberapa jenis makanan tertentu juga menggelapkan gigi. Kopi, teh, cola, dan red wine adalah beberapa di antaranya. Jika hal ini yang terjadi, Anda harus menggunakan produk pemutih gigi atau menjalani perawatan tertentu.

Mengapa menguap itu menular?

Sebuah studi yang dipublikasikan dalam edisi terakhir jurnal Cognitive Brain Research menyatakan bahwa jika Anda menguap karena ketularan orang yang ada di dekat Anda sebenarnya merupakan bentuk empati Anda padanya. Hal ini sama dengan jika Anda tertawa, dan teman Anda ikut tertawa. “Menguap tidak hanya dipicu karena melihat seseorang menguap, tetapi juga karena mendengar, membaca, atau bahkan hanya karena berpikir tentang menguap," kata Steven Platek, Ph.D., profesor psikologi di Drexel University, Philadelphia, yang memimpin studi tersebut. Platek dan timnya meyakini bahwa ketularan menguap merupakan cara primitif dalam mengekspresikan perasaan orang lain terhadap diri kita.

Mengapa kepala kita pusing ketika meminum es?

Pusing terjadi ketika saraf pada langit-langit mulut distimulasi secara besar-besaran oleh makanan atau minuman dingin. Saraf-sarafnya memang ada pada mulut, namun pusat saraf ada di otak, sehingga di situlah Anda merasa ngilu. Lalu mengapa orang merasakan sakit di satu tempat, padahal stimulusnya di tempat lain? Seymour Diamond, M.D., executive chairperson dari National Headache Foundation, mengatakan, "Makan atau menyesap minuman dengan lambat tampaknya mengurangi efek dingin. Begitu mulai pusing, cara tercepat untuk menghilangkannya adalah minum sesuatu yang hangat."

Apakah wortel memang baik untuk mata?

Menurut Michael F. Marmor, seorang profesor ophthalmology di Stanford University School of Medicine, wortel dan semua makanan yang mengandung vitamin A memang baik untuk mata. Misalnya sayuran berwarna merah, kuning, oranye, dan hijau, termasuk ketela, mangga, dan pepaya, serta telur dan liver. Tubuh menggunakan vitamin A untuk mendukung sel saraf di dalam retina yang membantu memelihara penglihatan yang normal. Orang yang kekurangan vitamin A umumnya mengalami problem penglihatan, seperti rabun senja.

Mengapa ada kotoran di dalam telinga?

Membersihkan telinga dilakukan untuk mencegah benda asing masuk ke dalam saluran telinga. Kotoran telinga diproduksi oleh kelenjar-kelenjar di telinga bagian luar untuk melindungi telinga bagian dalam dari infeksi. Substansi yang lengket ini justru mencegah debu, kotoran, atau serangga masuk ke dalam telinga. Telinga dapat membersihkan diri sendiri. Kotoran itu akan bergerak perlahan ke atas dan keluar dari telinga, mengering, lalu rontok, atau tercuci ketika Anda keramas. Jika Anda mandi, bersihkan saja bagian luar telinga. "Saluran telinga itu seperti jalan buntu," kata Andrew Cheng, M.D., seorang spesialis THT di Manhattan Eye, Ear and Throat Hospital. "Membersihkan kotoran dengan cotton bud hanya membuat kotoran lebih masuk ke dalam." Anda juga bisa menggores saluran telinga, atau membocorkan gendang telinga.

Mengapa kita bisa merinding?

Merinding terjadi saat kita kedinginan, atau ketakutan. Ketika kita kedinginan, otot-otot di sekitar pori-pori berkontraksi, menyebabkan bulu tangan berdiri untuk menciptakan lapisan pengasingan, demikian menurut Richard Potts, Ph.D., anthropolog dan direktur Human Origins Program di Smithsonian Institution’s National Museum of Natural History, Washington, D.C. Semua mamalia juga mengalami hal ini. Namun, "Manusia tidak memiliki cukup banyak bulu tubuh untuk merespons; hal itu merupakan sesuatu yang tertinggal saat kita mengenakan mantel yang berbulu," paparnya. Potts dan timnya berteori, bahwa berabad-abad yang lalu, ketika rambut pada nenek moyang kita cukup banyak, mereka tampak jauh lebih menakutkan. "Binatang buas pun akan mundur untuk mencari mangsa yang tidak begitu menakutkan," lanjutnya.

Mengapa remaja senang bangun siang?

Hal ini bukan disebabkan mereka malas. Saat masih kecil, melatonin -hormon yang mengatur siklus tidur-bangun- dikeluarkan kelenjar pada sore hari. Memasuki masa puber (dari usia 10-14 tahun), hormon melatonin dilepaskan lebih lambat, sekitar pukul 21.00-22.00. "Shift ini sering membuat remaja tidak mampu tertidur sebelum pukul 23.00," ujar pakar tidur remaja, Mary A. Carskadon, Ph.D., yang juga direktur Bradley Hospital Sleep and Chronobiology Research Laboratory, di Providence. “Karena remaja masih butuh tidur sembilan jam atau lebih, mereka berusaha 'membayar' waktu tidur yang terbuang malam sebelumnya dengan tidur sampai siang."

Mengapa tangan dan kaki kita sering dingin?

“Saraf-saraf yang mengontrol aliran darah ke tangan dan kaki lebih sensitif pada wanita daripada pria," jelas Mark Eskandari, M.D., ahli bedah vaskuler di Northwestern Memorial Hospital, Chicago. “Jadi begitu suhu turun, pembuluh darah mengkerut, membuat aliran darah lebih pelan." Wanita juga memiliki tekanan darah lebih rendah daripada pria. Ketika Anda kedinginan atau stres, dan tekanan darah menurun, darah diarahkan ke jantung, menjauh dari tangan dan kaki.

Mengapa sendi bisa retak?

Ketika Anda meregangkan sendi dengan, misalnya, menekan-nekan ruas jari atau memutar tulang belakang Anda sehingga terdengar suara gemeretak, Anda dapat menyebabkan gelembung udara yang terbentuk antara kantong di dalam sendi meletus. Kantong-kantong ini membantu bantalan udara di antara tulang dan menjaganya tetap licin. Retaknya sendi sebenarnya tidak terlalu membahayakan. “Menggeretakkan jari, engkel, lutut, atau sendi-sendi lain tidak menyebabkan arthritis, namun juga bukan kebiasaan yang baik. Rasa enak yang didapatkan orang saat menggeretakkan badan sangat psikologis sifatnya," kata James Applegate, seorang dokter keluarga di Grand Rapids, Michigan.


(kompas.com)

Orang Pesimistis Lebih Cepat Mati

Refleksi : Apakah penilitian University of Pittsburg berlaku untuk NKRI yang rakyatnya sekalipun optimis tetapi  banyak kekurangan dalam kehidupan sehari-hari?
 
 
Minggu, 8 Maret 2009 | 07:23 WIB
 
Orang Pesimistis Lebih Cepat Mati
 
ORANG yang optimistis hidup lebih lama, bahkan lebih sehat dibandingkan orang yang pesimistis. Demikian kata beberapa peneliti AS, Kamis (5/3), dalam sebuah studi.

Para peneliti di University of Pittsburgh mengkaji angka rata-rata kematian dan kondisi kesehatan kronis di kalangan pasien dalam studi Women's Health Initiative—yang telah mengikuti perkembangan lebih dari 100.000 perempuan yang berusia 50 tahun ke atas sejak 1994.

Perempuan yang memiliki sifat optimistis—orang yang memperkirakan sesuatu yang baik dan bukan hal buruk yang akan terjadi— sebanyak14 persen kurang mungkin untuk meninggal akibat penyebab apa pun dibandingkan dengan orang yang pesimistis, dan 30 persen kurang mungkin untuk menghembuskan napas akibat sakit jantung setelah delapan tahun pengamatan dalam studi tersebut.

Orang yang optimistis juga kurang mungkin untuk menghadapi tekanan darah tinggi, diabetes, atau menghisap rokok. Tim yang dipimpin oleh Dr Hilary Tindle itu juga meneliti perempuan yang sangat tak percaya kepada orang lain—satu kelompok yang mereka sebut "bermusuhan sangat sinis"—dan membandingkan mereka dengan perempuan yang lebih memercayai orang lain.

Perempuan di dalam kelompok bermusuhan secara sinis cenderung untuk setuju dengan pertanyaan, seperti "Saya sering kali harus menerima perintah dari seseorang yang tak mengetahui sebanyak yang saya ketahui" atau "Paling aman tak memercayai seorang pun", kata Tindle dalam suatu wawancara telepon dengan wartawan kantor berita Inggris, Reuters.

"Pertanyaan ini membuktikan rasa tak percaya umum kepada orang lain," kata Tindle yang menyajikan studinya pada Kamis dalam pertemuan tahunan American Psychosomatic Society di Chicago. Pola berpikir semacam itu merenggut korban.

"Perempuan yang bermusuhan secara sinis 16 persen lebih mungkin untuk meninggal (selama masa studi) dibandingkan dengan perempuan yang tak terlalu bermusuhan secara sinis," kata Tindle. Mereka juga sebanyak 23 persen lebih mungkin menemui ajal akibat kanker.
        
Tindle mengatakan, studi itu tak membuktikan sikap negatif mengakibatkan dampak kesehatan negatif, tapi ia mengatakan semua temuan tersebut benar-benar akan memperlihatkan keterkaitan pada suatu hari nanti.

"Saya kira kita benar-benar memerlukan penelitian lebih lanjut guna merancang pengobatan yang akan ditujukan kepada sikap manusia guna melihat apakah semua itu dapat diubah dan apakah perubahan itu bermanfaat bagi kesehatan," katanya.

Tindle mengatakan, meskipun seorang pesimitis mungkin berpendapat, "Takdir saya sudah diputuskan. Tak ada yang dapat saya lakukan, saya tak yakin itu benar. Kita 'kan tidak tahu."

Penyakit Jantung Koroner

Link

Definisi
Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan pembunuh utama di dunia dengan 16,7 juta kematian setiap tahunnya. PJK adalah keadaan dimana terdapat plak yang menyumbat di dalam pembuluh darah arteri. Hal ini menyebabkan suplai darah ke jantung berkurang. Plak adalah gabungan lemak, kolesterol, kalsium, dan bahan lain di dalam darah. Walaupun laki-laki sering dikaitkan dengan PJK namun wanita menopause juga berisiko terserang penyakit tersebut. Di kalangan laki-laki, faktor risiko utams PJK adalah merokok. Selain itu faktor risiko lainnya adalah usia lanjut, kurang berolahraga, riwayat keluarga PJK, dan sakit kronik (kolesterol, obesitas, tekanan darah tinggi, diabetes melitus).

Etiologi dan Patofisiologi
Manifestasi PJK disebabkan karena ketidak seimbangan antara kebutuhan O2 sel otot jantung dengan masukannya. Masukan O2 untuk sel otot jantung tergantung dari O2 dalam darah dan pembuluh darah arteri koroner. Penyaluran O2 yang kurang dari a. Koroner akan menyebabkan kerusakan sel otot jantung. Hal ini terutama disebabkan karena proses pembentukan plak aterosklerosis (sumbatan di pembuluh darah koroner). Sebab lainnya dapat berupa spasme (kontraksi) pembuluh darah atau kelainan kongenital (bawaan).

Iskemia (kerusakan) yang berat dan mendadak akan menimbulkan kematian sel otot jantung, yaitu disebut dengan infark jantung akut yang ireversibel (tidak dapat sembuh kembali). Hasil dari kerusakan ini juga akan menyebabkan gangguan metabolik yang akan berefek gangguan fungsi jantung dengan manifestasi gejala diantaranya adalah nyeri dada.

Faktor Resiko PJK
Studi epidemiologi telah berhasil mengidentifikasi faktor-faktor resiko PJK, yaitu:

  • Merokok, berapapun jumlahnya
  • Kadar kolesterol total dan kolesterol LDL yang tinggi
  • Hipertensi
  • Kadar kolesterol HDL yang rendah
  • Diabetes Mellitus
  • Usia lanjut

Selain itu terdapat pula faktor-faktor lain yang berhubungan dengan meningkatnya resiko PJK. Faktor predisposisi adalah faktor yang memperbesar resiko PJK yang diakibatkan oleh faktor-faktor resiko di atas. Faktor-faktor ini adalah:

  • Obesitas (IMT > 25 mg/m2)
  • Obesitas abdominal (lingkar pinggang > 94 cm untuk pria, dan > 80 cm untuk wanita; waist hip ratio > 0,9 untuk pria, dan 0,8 untuk wanita)
  • Kebiasan kurang bergerak/aktivitas fisik kurang
  • Riwayat keluarga menderita PJK pada usia muda ( < 55 tahun untuk pria dan < 65 tahun untuk wanita)
  • Etnik tertentu
  • Faktor psikososial

Faktor resiko kondisional berhubungan dengan peningkatan resiko PJK walaupun efek penyebab secara independen masih belum terbukti secara meyakinkan. Faktor ini adalah:

  • Kadar trigliserida serum yang tinggi
  • Kadar homosistein serum yang tinggi
  • Kadar lipoprotein a yang tinggi
  • Faktor protrombotik
  • Penanda inflamasi (peradangan)

Gejala PJK
Nyeri dada iskemik yang khas (seperti ditekan benda berat dan menjalar ke leher, lengan kanan dan punggung) dapat disebabkan oleh angina pektoris stabil (APS), angina pektoris tidak stabil (APTS) atau IMA (infark miokard akut). Keluhan nyeri dada yang memerlukan perhatian secara serius memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Nyeri dada yang baru dirasakan (< 1 bulan)
  • Perubahan kualitas nyeri dada, seperti meningkatnya frekuensi atau beratnya nyeri dada, atau nyeri dada yang dirasakan saat istirahat
  • Nyeri dada yang tidak hilang dengan istirahat atau dengan pemberian nitrat sublingual

Gejala lain yang mungkin menyertai adalah sesak napas, perasaan melayang dan pingsan (sinkop).
Bila dilakukan pemeriksaan fisik dapat ditemukan hipertensi, pembesaran jantung dan kelainan bunyi jantung dan bising jantung.

Pemeriksaan Tambahan
Hal yang pertama kali dilakukan adalah memasang EKG untuk melihat gambaran khas iskemia (jaringan kekurangan pasokan oksigen) ataupun infark (kematian jaringan). Pemeriksaan EKG tidak hanya dilakukan bila pasien mengeluh nyeri dada tetapi dapat digunakan untuk deteksi dini yang dapat dikerjakan waktu istirahat, waktu aktivitas sehari-hari (Holter), ataupun waktu stres (latihan/obat-obatan) yang ditambah dengan pemeriksaan radiologis, pemeriksaan laboratorium terutama untuk menemukan faktor risiko.

Pemeriksaan darah seperti CK-MB (Creatine kinase–MB) dan troponin T dilakukan untuk melihat adanya peningkatan kadar enzim jantung yang menandakan telah terjadi IMA.
Pemeriksaan lain yang dapat dilakukan adalah ekokardiografi dan radio nuclid myocardial imaging (RNMI) waktu istirahat dan stres fisis ataupun obat-obatan, sampai dengan arteriografi koroner dan angiografi ventrikel kiri (AK & LVG).

Tata Laksana
Tatalaksana untuk penyakit jantung koroner bersifat umum dan khusus. Untuk tatalaksana umum yang terpenting adalah perubahan gaya hidup yang dapat mengendalikan faktor-faktor risiko yang dapat memperberat penyakit. Pemeriksaan jantung berkala sangat penting dilakukan untuk pasien yang berisiko maupun tidak.
Tatalaksana khusus diberikan untuk pasien yang sudah mengalami gejala PJK. Pemberian obat-obatan vasodilator dan trombolitik sangat penting dalam jangka waktu yang cepat setelah mengalami serangan.
Untuk mengatasi nyeri dapat diberikan obat-obatan seperti nitrat sublingual (diberikan dibawah lidah), nitrogliserin atau morfin.
Secara umum tatalakasana nya adalah sebagai berikut;
a. Medikamentosa

  • Nitrat
  • Beta blocker
  • Antagonis kalsium

b. Revaskularisasi

  • Trombolitik. Efektif diberikan dalam waktu < 12 jam setelah keluhan nyeri dada dan usia paien < 75 tahun.
  • Prosedur invasif non operatif. Dapat dilakukan intervensi koroner perkutan primer jika dilakukan < 6 jam setelah mengalami serangan. Selain itu PCI dilakukan bila terapi trombolitik gagal.
  • Operasi (arteri koroner Bypass (CABG).

Michael Jackson Feeling Mau Mati

Link

Michael Jackson divonis menderita infeksi penyakit kulit parah. Di tengah perjuangannya sembuh, penyanyi berusia 50 tahun ini feeling ajalnya sudah dekat.

“Michael merasa akan segera meninggal. Dia khawatir tak bisa melihat ketiga anaknya tumbuh,” tutur sumber yang dilansir National Enquirer, Sabtu (21/2/2009).

Penyanyi yang akrab disapa Jacko ini sudah berpesan kepada adiknya, Janet Jackson, untuk merawat ketiga anak itu. Dia percaya Janet tidak akan mengeksploitasi anaknya untuk menjadi artis.

“Dia tahu Janet akan menjadi ibu yang baik bagi mereka dan menjauhkan mereka dari gemerlap dunia hiburan,” lanjutnya.

Kondisi raja pop dunia itu memprihatinkan. Dia mengalami masalah pernapasan, jantung berdebar, penurunan berat badan dan diserang infeksi kulit parah. Infeksi kulit akibat bakteri itu pelan-pelan memakan sel jaringan kulit.

Untuk mengobatinya, Jacko diberikan antibiotik super. Sebab, antibiotik biasa tidak akan mempan. Dia harus rajin memonitor kesehatan ke klinik di Beverly Hills.

Mirisnya, Jacko kini juga sudah tak bisa berjalan sendiri. Seringkali dia menggunakan kursi roda. Hari-harinya lebih banyak dihabiskan dengan berbaring di ranjang.

Jacko memiliki tiga anak, Prince Michael (12) dan Paris (10) yang dilahirkan mantan istrinya, Debbie Rowe. Serta satu anak yang diadopsi pada 2002 dan sekarang berusia enam tahun, Prince Michael II (akrab dipanggil Blanket).OKEZONE


Begadang Sebabkan Penyakit Jantung

Link

Teknologi
01/01/2009 - 01:02
Begadang Sebabkan Penyakit Jantung
Budi Winoto

INILAH.COM, Jakarta – Tambahan satu jam tidur tiap hari bisa mengurangi resiko penyakit koroner yang berhubungan dengan kardiovakuler. Keuntungan tidur satu jam lebih awal sama dengan menekan tekanan darah 17 mm Hg.

Peneliti di University of Chicago Medical Center melaporkan gangguan arteri ditemukan pada 27 persen yang tidurnya kurang dari lima jam di malam hari. Angka ini turun menjadi 11 persen bagi yang tidur lima hingga tujuh jam dan menjadi enam persen bagi yang tidur lebih dari tujuh jam.

Keuntungan tidur ini lebih besar bagi perempuan. "Masih menjadi misteri mengapa rata-rata tidur yang lebih pendek menyebabkan gangguan arteri," kata Direktur Studi Diane Lauderdale PhD.

Studi itu juga mendapati kurang tidur menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk kelebihan berat badan, diabetes, dan tekanan darah tinggi.

Penelitian difokuskan pada 495 partisipan di Coronary Artery Risk Development. Penelitian itu sudah dimulai dari 1985, yang didesain untuk mengetahui dampak jangka panjang berbagai faktor yang menyebabkan penyakit koroner.

Partisipan menjalani scan electron, untuk mengamati penumpukan kalsium di arteri yang mengantarkan darah ke jantung.[ito]



Pereli Terry tewas akibat serangan jantung

 clipped from www.solopos.com
08-Januari-2009 11:01

Pereli Terry tewas akibat serangan jantung

Buenos Aires---Reli Dakar melanjutkan reputasinya yang mematikan setelah Rabu (7/1) ditemukan mayat pereli sepeda motor asal Prancis, Pascal Terry (49), yang sebelumnya dinyatakan hilang.  
    
Pereli asal Normandia itu hilang sejak mengikuti tahapan kedua reli itu Minggu dan mayatnya ditemukan sekitar 100 meter dari lintasan lomba dan 190 km di wilayah selatan Santa Rosa, tempat para pereli melakukan gerak awal (start) tahapan kedua.  
     
Polisi mengatakan jasad Terry sudah diotopsi dan ditengarai ia meninggal Minggu malam menjalang Senin dinihari.  
    
"Ia tewas karena gangguan pada paru-parunya, yang menyebabkan gangguan pernafasan dan berpengaruh pada jantungnya," kata Julio Acosta, pejabat kepolisian di Propinsi La Pampa, kepada media di Argentina.  
    
Panitia Penyelenggara Reli Dakar menyatakan rasa duka mereka atas kematian Terry itu.  
    
"Kami amat sedih dengan kematian Pascal Terry yang ditemukan di tengah malam antara 6 dan 7 Januari pada pukul 02.10," kata panitia dalam pernyataan mereka.  
    
"Ia berada di tempat yang paling sukar diakses di tengah semak belukar. Ia terkapar sekitar 15 meter dari kendaraannya. Helmnya sudah terlepas dari kepalanya," kata panitia.  
    
Juru bicara panitia mengatakan kepada jaringan televisi kabel Argentina TN bahwa Terry Minggu menghubungi melalui radio menyatakan bahwa ia kehabisan bahan bakar kendaraannya namun beberapa saat kemudian menghubungi lagi mengatakan ia sudah mendapatkannya dari peserta lainnya.  
    
Beberapa waktu kemudian pada hari yang sama, ia mengirim tanda darurat dan panitia segera melancarkan pencarian, yang sempat terganggu karena panitia mendapat informasi salah yang menyebutkan ia sudah memasuki kawasan akhir perlombaan untuk tahapan keempat di  Neuquen.

Reli Dakar, dimulai sekitar 31 tahun lalu sebagai acara arak-arakan mobil melintasi padang pasir Sahara dari Paris ke ibukota
Senegal, hingga kini sudah meminta korban nyawa 26 peserta reli dan 25 orang lainnya, termasuk dua orang kanak-kanak yang ditabrak peserta pada 2006.  
    
Acara perlombaan tahun ini merupakan yang ke-30 dan diadakan di Argentina dan Cile, sebagai pengganti tempat di Afrika, karena alasan keamanan di Mauritania, yang menyebabkan reli tahun lalu (2008) dibatalkan.  
    
Reli Dakar masa lalu merupakan olahraga otomotif paling menantang, melelahkan dan berbahaya.  
    
Pada 2007, pereli sepeda motor Elmer Symons dari Afrika Selatan dan pereli Prancis, Eric Aubijoux, tewas ketika berlomba pada lintasan reli di wilayah Afrika.  
    
Rali Dakar 2009, yang dimulai di Buenos Aires minggu lalu, juga sudah menyebabkan luka parah pereli Inggris, Paul Green dan navigatornya Matthew Harrison, yang kini kondisinya serius di rumah sakit, karena kendaraan roda dua mereka terbalik di tahapan pertama, Sabtu.  

Sumber: Antara
Oleh: Ahmad Mufid Aryono
Sent with Clipmarks