Tampilkan postingan dengan label tekno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tekno. Tampilkan semua postingan

Bodi Mobil Bagaikan Kaca dengan Tintek

Amplify’d from www.mediaindonesia.com
Bodi Mobil Bagaikan Kaca dengan Tintek
Bodi Mobil Bagaikan Kaca dengan Tintek
DARIPADA mencelup bodi kendaraan di cairan krom untuk memunculkan efek pantul laksana cermin, lebih baik melapisnya dengan lembaran vinyl. Pasalnya pelapis vinyl memberikan mobil sebuah lapisan dengan kilauan setara yang ditawarkan oleh pabrik.

Inovasi terbaru dari Republik Cheko lewat produk TinTek ini juga tidak memerlukan perawatan yang rumit dibanding dengan cara melapis krom ke seluruh bodi kendaraan.

Teknik pencelupan krom mengharuskan melepas seluruh komponen hingga menyisakan bagian yang akan dicelup. Sementara dengan menggunakan TinTek, bisa dilakukan tanpa harus membongkar seluruh bagian kendaraan.

Persyaratannya pun sangat sederhana yaitu bodi mobil harus bersih dari kotoran agar menghasilkan suatu hasil akhir yang benar-benar sempurna.
Read more at www.mediaindonesia.com

Ponsel Anti Air Pertama di Dunia

detikInet :



Jakarta - Sebuah ponsel anti air yang diklaim sebagai pertama di dunia ini resmi meluncur di Inggris. Tradesman, demikian nama ponsel tersebut, bisa bekerja dengan baik meski telah direndam dalam air berjam-jam.

Data Select, distributor Tradesman, menyebutkan ponsel yang merupakan hasil kerjasama dengan perusahaan pencipta pengangkut alat berat JBC ini adalah versi terbaru dari ponsel serupa yang pernah dirilis sebelumnya di bawah merek Toughphone. Demikian katerangan yang dikutip detikINET dari Telegraph, Jumat (05/11/2010).

Untuk membuktikan ketangguhannya, ponsel tersebut menjalani berbagai macam 'penyiksaan' seperti diseret kendaraan, dikubur dalam dua ton puing dan direndam dalam air selama enam jam. Hasilnya, ponsel yang hanya dibanderol seharga 69,99 poundsterling atau sekitar Rp 1 jutaan ini tetap bekerja dengan baik.

"Tradesman adalah ponsel sempurna bagi mereka yang bekerja di lapangan, dalam cuaca hujan, berlayar, atau jenis pekerjaan lain yang rawan kecelakaan," kata Marketing Director Data Selecet, Jason Kemp berpromosi.

Dia menambahkan, perusahaannya telah menerima pesanan sekitar 4.000 unit Tradesman, sejak diluncurkan Selasa pekan ini. Sementara ponsel versi sebelumnya, Toughphone telah terjual sekitar 50.000 unit. ( rns / ash )

Ponsel Toughphone (Cikal bakal dari Tradesman)



Inilah Sepuluh Inovasi Teknologi Bionik Terbaru

Liputan6 :: Inilah Sepuluh Inovasi Teknologi Bionik Terbaru
20/07/2009 08:51
Liputan6.com, Cambridge: Para ilmuwan di dunia sudah semakin dekat dalam mewujudkan mimpi menciptakan manusia baru, setidaknya manusia bionik. Dengan teknologi sekarang, kita dapat mereplikasi atau memperbaiki sejumlah organ dan bagian tubuh dari yang sudah pernah dilakukan sebelumnya. Berikut adalah daftar sepuluh teknologi bionik 2009 versi Livescience.

1. Mata Bionik
Seperti sudah dipaparkan sebelumnya, mata bionik memberikan secercah harapan pada penyandang tunanetra di seluruh dunia [baca: Mata Bionik untuk Tunanetra]. Pasalnya, mata palsu itu membantu fungsi retina yang rusak dengan mekanisme yang cukup rumit. Segala informasi visual yang terekam oleh sebuah kamera mini di mata bionik, diproses menjadi sinyal elektronik dan dikirimkan pada implan elektroda. Dengan begitu, tunanetra diharapkan dapat melihat seperti orang normal. Menurut Dr. John Pezaris dari Universitas Harvard, Cambridge, mata bionik akan bekerja lebih baik pada tunanetra yang sebelumnya tidak buta.

2. Protein Tulang Jitu
Sejak 1960, para peneliti telah mengetahui sebuah protein yang mampu memperbaiki jaringan tulang yang rusak. Namun sayang, teknologi tersebut tidak bekerja sempurna. Terkadang, tumbuh jaringan tulang yang salah atau bahkan tumbuh tulang pada bagian yang seharusnya tidak tumbuh. Pada 2005, ilmuwan asal University of California, Los Angeles, (UCLA) menggunakan protein UCB-1 yang dapat menstimulus pertumbuhan tulang pada jaringan yang tepat.

3. Pankreas Portabel
Menurut Aaron Kowalski, kepala proyek riset di the Juvenile Diabetes Research Foundation, pankreas buatan yang mampu memonitor gula darah dan kadar insulin dalam tubuh seseorang akan dilempar ke pasar dalam waktu dekat. Ia mengatakan alat ini mengombinasikan dua teknologi, yaitu pompa insulin dan monitor glukosa berkelanjutan. Dengan alat ini, penderita diabetes yang tergantung pada insulin akan lebih mudah menjalani hidup secara normal.

4. Lidah Super Sensitif
Profesor komputer dan mesin elektrik asal Universitas Texas di Austin, Texas, Dean Neikirk, menciptakan lidah elektronik yang dapat menganalisis cairan dan menentukan kandungan kimianya secara tepat. Lidah ini menggunakan mikrosphere, semacam sensor mini yang berubah warna jika terekspos pada target spesifik, seperti berbagai jenis sugar. Alat ini hanya bisa merasakan rasa "enak" secara kimiawi.

5. Tangan Mekanik
Pasien amputasi pada bagian tangan kini boleh merasa sedikit lega. Pasalnya, Dr. Todd Kuiken dari Institut Rehabilitasi Chicago berhasil membuat tangan mekanik yang berfungsi hampir sama dengan tangan sungguhan. Tangan ini tersambung ke otak oleh sejumlah saraf motorik buatan. Jika sang pemakai ingin menggerakkan tangannya, saraf-saraf yang seharusnya mengirim sinyal pada tangan sungguhan beralih menuju tangan mekanik.

6. Lutut Pintar
Lutut adalah bagian tubuh yang tidak mempunyai kemampuan berpikir dengan sendirinya. Namun tidak begitu dengan lutut bionik buatan The Massachusetts Institute of Technology (MIT) bernama RHEO. Alat ini memiliki kepintaran buatan yang akan memberikan rasa nyaman pada penderita kelumpuhan. RHEO akan mempelajari cara berjalan sang pengguna dan mendeteksi medan seperti apa yang sedang ditapaki dengan menggunakan semacam sensor.

7. Ginjal Portabel
Menyingkirkan racun dalam darah dan menjaga kadar cairan tubuh selalu seimbang adalah rutinitas yang harus dijalani penderita gagal ginjal. Untuk melakukan itu, mereka harus menggunakan mesin dialisis yang biasanya berukuran sebesar pengering pakaian. Singkirkan alat itu karena ginjal portabel berukuran kecil dan berbobot ringan telah hadir di hadapan kita. Walau mini, alat buatan Martin Roberts dan David B.N. Lee asal UCLA bekerja lebih baik ketimbang mesin dialisis konvensional. Ginjal buatan ini dapat bekerja 24 jam sehari, tujuh hari seminggu, seperti layaknya ginjal sungguhan.

8. Sel Artifisial
Terkadang, untuk mengantarkan efek obat ke lokasi tepat di dalam tubuh, sebuah pil atau injeksi saja tidak cukup. Daniel Hammer, profesor biologi asal Universitas Pennsylvania mempunyai metode lain, yaitu menggunakan sel buatan. Sel yang terbuat dari polimer ini dapat meniru fungsi sel darah putih yang menjelajahi seluruh jaringan tubuh. Kreasi mengagumkan bernama c ini mampu mengirim obat-obatan menuju tempat yang dibutuhkan, membuat perjuangan melawan sejumlah penyakit seperti kanker menjadi lebih mudah.

9. Tubuh Lama, Penis Baru
Disfungsi ereksi dapat menjadi momok menakutkan bagi hampir semua pria di dunia ini. Tak usah ditanya mengapa, karena seks terkadang dianggap segalanya oleh kaum adam. Untungnya, Anthony Atala dan tim dari Universitas Wake Forest, AS, sukses mengembangkan jaringan organ bernama corpora cavernosa, jaringan berlubang yang diisi darah saat ereksi terjadi. Percobaan dilakukan dengan mengkebiri kelinci dewasa. Setelah beberapa bulan, jaringan baru terbentuk dan sang penis sudah bisa "berjaya" kembali.

10. Memindahkan Otak
Mengganti beberapa bagian otak tidaklah semudah mengganti bagian tubuh lain seperti tangan atau kaki. Namun, hal itu mungkin dilakukan pada masa mendatang. Pasalnya, profesor Theodore Berger asal University of Southern California telah menciptakan chip komputer yang mampu menggantikan hippocampus, bagian otak yang mengontrol ingatan jangka pendek dan pemahamam spasial. Chip ini mampu menormalkan fungsi otak penderita penyakit Alzheimer dan stroke. (Livescience/YUS)