Tampilkan postingan dengan label israel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label israel. Tampilkan semua postingan

Twitter Kembalikan Hashtag Flotilla

JAKARTA - Setelah sebelumnya diduga Twitter menyembunyikan trending topics Flotilla, akhirnya layanan mikroblogging tersebut memunculkan kembali hashtag tersebut.

Bahkan dalam pantuan okezone, Senin (31/5/2010), ada dua trending topics yang menggunakan kata Flotilla, yaitu Gaza Flotilla dan Freedomfrotilla. Kedua hashtag ini sebagian besar berisi mengenai kecaman terhadap Twitter yang menyembunyikan hashtag Frotilla dan menggantinya dengan kata Israil.

Peristiwa penyerangan kapal bantuan kemanusiaan untuk korban di Gaza, Palestina, oleh tentara Israel mendapat perhatian dari pengguna Twitter di seluruh dunia. Namun anehnya, topik ini tidak menjadi trending topic.

Keanehan ini muncul setelah hashtag Flotilla, yang merupakan nama dari salah satu kapal bantuan kemanusiaan yang diserang Israel ramai menjadi perbincangan. Akan tetapi, hashtag ini tidak muncul di trending topics, malah sebuah hashtag dengan nama Israel yang muncul.

Jika menggunakan layanan lain seperti trendstic, justru akan mendapatkan informasi yang berbeda. Di situ malah terpampang Flotila menjadi trending topics nomor satu setelah Israil.

Sebelumnya, konvoi bantuan pro-Palestina termasuk Frotilla mengangkut sedikitnya 700 aktivis kemanusiaan. Konvoi berlayar dari Siprus, Minggu (30/5) pagi waktu setempat. Bantuan untuk warga Palestina di Jalur Gaza itu seharusnya tiba di perairan yang dikontrol Israel sekitar pukul 16.00 hari ini.

Namun dalam perjalannya mereka diserang oleh angkatan laut Israel. Pihak Israel menyatakan serangan tersebut dilakukan karena mereka diprovokasi terlebih dahulu. Dalam serangan tersebut sedikitnya 15 orang dikabarkan tewas.

Twitter Diduga Sembunyikan Trending Topics #Flotilla

JAKARTA - Peristiwa penyerangan kapal bantuan kemanusiaan untuk korban di Gaza, Palestina, oleh tentara Israel mendapat perhatian dari pengguna Twitter di seluruh dunia. Namun anehnya, topik ini tidak menjadi trending topic.

Keanehan ini muncul setelah hashtag Flotilla, yang merupakan salah satu kapal bantuan kemanusiaan yang diserang Israel ramai menjadi perbincangan. Akan tetapi, hashtag ini tidak muncul di trending topics, malah sebuah hashtag dengan nama Israel yang muncul.

Saat ditelusuri okezone, Senin (31/52010), hashtag 'Israil' saat di-klik bukannya mengarah pada pencarian kata 'Israel', malah dialihkan ke hashtag Flotilla. Ini artinya apakah Twitter sengaja menyembunyikan hashtag dengan kata Flotilla?

Jika menggunakan layanan lain seperti trendstic, justru akan mendapatkan informasi yang berbeda. Di situ malah terpampang Flotila menjadi trending topics nomor satu setelah Israil.

Tak pelak keanehan ini membuat para pengguna layanan mikroblogging ramai-ramai menyatakan keanehannya dan menuduh Twitter telah menyembunyikan kata Flotilla yang lebih membela para relawan yang akan membantu para pengungsi Palestina.

"Twitter joins forces with the Israeli Criminals by censoring #Flotilla from trending #twitter #fail #gaza," sebut akun Essamz

Sebelumnya, konvoi bantuan pro-Palestina termasuk Frotilla mengangkut sedikitnya 700 aktivis kemanusiaan. Konvoi berlayar dari Siprus, Minggu (30/5) pagi waktu setempat. Bantuan untuk warga Palestina di Jalur Gaza itu seharusnya tiba di perairan yang dikontrol Israel sekitar pukul 16.00 hari ini.

Namun dalam perjalannya mereka diserang oleh angkatan laut Israel. Pihak Israel menyatakan serangan tersebut dilakukan karena mereka diprovokasi terlebih dahulu. Dalam serangan tersebut sedikitnya 15 orang dikabarkan tewas.

Keputusan Israel, Menyerang Iran!

ImageIsrael, melalui Angkatan Udaranya, menyatakan siap dengan opsi apapun terhadap Iran, termasuk serangan udara ke semua fasilitas nuklir Iran, demikian perwira AU Israel Mayor Jenderal Ido Nehushtan dalam wawancara dengan Mingguan Jerman, Der Spiegel edisi terbaru pekan ini.

“Angkatan Udara (Israel) adalah unit militer yang sangat kuat dan fleksibel. Kami siap melakukan hal apapun yang diperintahkan kepada kami,” tegas Ido.

Ido tidak mengungkapkan detail serangan militer ke fasilitas-fasilitas nuklir Iran yang kebanyakan terletak di bawah tanah itu. “Harap dipahami bahwa saya tidak akan mengungkapkan rencana itu secara rinci. Saya hanya dapat mengatakan, itu tidak ada kaitan dengan soal teknis dan bukan pula dengan soal logistik,” jaminnya.

blog it