Tampilkan postingan dengan label idul adha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label idul adha. Tampilkan semua postingan

Sultan Kanoman Salat Id Bersama Warga

08/12/2008 17:48 - Iduladha
Sultan Kanoman Salat Id Bersama Warga

Liputan6.com, Cirebon: Sultan Kanoman XII bersama kerabat Keraton Cirebon, Senin (8/12) pagi, melaksanakan salat Iduladha di Masjid Agung Syarif Hidaytullah di kompleks makam Sunan Gunung Jati. Pelaksanaan salat Id antara kebarat keraton dan masyarakat terpisah ruangan.

Usai salat Id, keluarga bersama kerabat kesultanan Kanoman menggelar tradisi grebeg agung. Yakni tradisi yang diawali dengan berziarah, tahlil, dan doa. Tradisi grebeg agung akan diakhiri dengan makan bersama di gedung pesanggrahan.

Sementara ribuan umat muslim Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, melaksanakan salat Id di lapangan terbuka. Ketua Majelis Ulama Indonesia NTT, Abdul Kadir Makarim, mengimbau umat muslim untuk tetap menjaga keharmonisan dengan warga non muslim agar terus tercipta kerukunan antarumat beragama.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, ratusan jemaah An-Nasir, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, melaksanakan salat Id berbarengan dengan jadwal yang ditentukan pemerintah. Sebelumnya, mereka selalu salat Id sehari lebih awal.(BOG/Tim Liputan 6 SCTV)


Reblog this post [with Zemanta]

Keraton Yogyakarta Rayakan Idul Adha dengan Gunungan

10/12/2008 06:19 - Tradisi
Keraton Yogyakarta Rayakan Idul Adha dengan Gunungan

Liputan6.com, Yogyakarta: Berbeda dengan Keraton Kasunanan Surakarta, Keraton Kesultanan Yogyakarta baru memperingati Hari Raya Iduladha pada Selasa (9/12). Peringatan grebeg besar ini ditandai dengan dikeluarkannya dua pasang gunungan dari dalam keraton yang berisi sayur mayur dan hasil bumi sebagai sedekah yang diberikan raja kepada rakyatnya.

Diiringi tembakan salvo dari prajurit keraton, dua pasang gunungan lanang dan gunungan wadon keluar dari halanan keraton dengan ditandu para abdi dalem keraton. Gunungan kemudian dibawa melintasi alun-alun utara keraton menuju halaman Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta.

Setelah dilakukan doa bersama yang dipimpin imam masjid, warga pun berhamburan berebut isi gunungan. Warga yang tidak kuat untuk ikut berebut rela mengambili isi gunungan yang jatuh ke tanah. Mereka masih percaya isi gunungan yang mereka dapat akan mendatangkan berkah dari yang Maha Kuasa.(ADO/Ferry Aditri)


Pengikut Tarekat Syatari Salat Iduladha Hari Ini

clipped from www.liputan6.com
10/12/2008 13:22

Pengikut Tarekat Syatari Salat Iduladha Hari Ini

Liputan6.com, Padang: Ribuan pengikut tarekat Syatari baru melaksanakan salat Iduladha di Masjid Tarantang Andalas, Padang, Sumatra Barat, Rabu (10/12). Padahal, pemerintah telah menetapkan Iduladha jatuh pada Senin lalu. Mereka juga menyembelih hewan kurban yang bulunya telah disisir dan dibedaki.

Tarekat Syatari berpusat di Ulak An Pariaman dibawah asuhan guru bernama Syekh Burhanuddin. Usai salat, para jemaah makan bersama untuk melepaskan puasa yang mereka jalani sejak subuh. Sementara itu, jemaah penyumbang hewan kurban diharuskan memegang pisau agar turut dalam penyembelihan.

Prosesi penyembelihan hewan kurban dalam ajaran ini tampak berbeda dari umumnya. Hewan kurban mereka doakan dulu dengan asap kemenyan. Hewan juga diberi cermin dan disisir di bagian kepala. Sejumlah jemaah mengatakan, hal itu menyiratkan mahluk hidup mesti didandani dulu sebelum menghadap Tuhan.

Tercatat ada enam sapi yang dikurbankan. Daging kurban itu akan dibagikan kepada fakir miskin di wilayah tersebut. Sementara ribuan pengikut Syatari di Pariaman-Pesisir Selatan, Solok dan Provinsi Riau dan Jambi juga serentak merayakan Iduladha hari ini.(IKA/Denni Risman dan Arset Kusnadi)

Sent with Clipmarks