Tampilkan postingan dengan label blogger. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label blogger. Tampilkan semua postingan

Welcome Back SMURF! :) 27 Maret 2017

Lama tidak ngapa-ngapain, sebagai manusia yang suka membaca informasi dari alam maya rasanya jiwa ini kembali terusik melihat carut marutnya pelaku elite politik dan pemuka agama berkendara keahlian masing-masing untuk memenuhi syahwat kekuasaan dengan jalan mengumbar kebencian dan berbohong atas nama dunianya.

Kondisi BUSUK terjadi diranah Politik NKRI, diwakili dengan yang pertama Pilpres 2014 yang kedua adalah Pilkada DKI 2017.

Senin 27 Maret 2017
-
-
cahPamulang

Meng-otomasi Signature di Blogspot

Dari BloggerPlugins.org saya mendapatkan code bagus mengenai tata cara mencatumkan tanda-tangan (signature) ke postingan blog secara otomatis. Artinya setiap kita posting akan muncul signature tersebut pada bagian bawah posting kita. Signature dapat dibuat melalui media iamge editing atau scan tanda tangan original anda atau menggunakan web tools Mylivesignature.com .

Namun ada yang perlu digaris-bawahi bila kita menggunakan tools Linkwithin.com maka signature tersebut akan diletakkan dibawahnya, dan ini rasanya ngganggu banget menurut saya. :(

Saya coba kontak Aneesh yang empunya BloggerPlugins.org untuk memecahkan masalah ini, semoga saja dia bisa memberikan solusinya. Harap maklum karena awak ni gak ngerti bangsane code-code an :)

Berikut screen-shot cara meng-input code tersebut.

2010-02-11_163707addingsignature

Salam

IPB Blogger Day Gagal Pecahkan Rekor MURI

ANTARA News

IPB Blogger Day Gagal Pecahkan Rekor MURI
Minggu, 13 Desember 2009 16:30 WIB

Bogor (ANTARA News) - Kerusakan teknis jaringan hotspot memaksa kegiatan IPB Blogger Day 2009 pada Minggu pagi di kampus Institut Pertanian Bogor gagal memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI).

Rencanannya kegiatan IPB Blogger Day 2009 yang dicanangkan oleh mahasiswa Ilmu Komputer IPB itu akan memecahkan rekor MURI dengan post blog (posting konten ke blog) dengan 1000 laptop secara bersaman.

"Kita gagal karena ada kesalahan teknis jaringan hotspotnya, sehingga tidak bisa mengakses Internet diwaktu yang telah ditetapkan," kata koordinator Humas IPB, Fawzia Defrida, di Bogor, Minggu siang.

IPB Blogger Day 2009 berlangsung di gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB Dramage Bogor, Kabupaten Bogor. Acara dimulai pukul 08.30 WIB.

Acara diselingi dengan seminar dan pertujukan seni, tepat pukul 11.00 WIB saat pemecahan rekor dimulai, seluruh mahasiswa yang hadir tidak dapat mengakses jaringan internet.

Batas waktu pemecahan rekor MURI dari pukul 11.00 WIB hingga 13.30 WIB. Sebelum dimulai pemecahan rekor MURI sebagian peserta ada yang bisa mengakses jaringan internet.

Tapi pada saat waktu yang ditentukan, akses point Internet distabilkan untuk memulai pemecahan rekor, tetapi karena keselahan teknis penstabilan tidak berhasil.

Berkali-kali operator mencoba membetulkan jaringan karena kapasitas yang kurang memadai dan teknis komputer yang sulit distabilkan. Alhasil seluruh peserta pada jadwal yang ditentukan tidak bisa mengakses Internet.

Fawzia menyebutkan, sebelum acara dimulai dua hari sebelumnya telah dilakukan uji coba mengakses satu akses point untuk 200 orang.

"Waktu uji coba lancar dan tidak ada hambatan sehingga kita optimistis bisa terselenggara," ucapnya.

Namun pada hari H, akses point yang telah disediakan sebanyak 8 titik masing-masing untuk 200 pengguna ternyata tidak berjalan lancar.

"Kita sangat menyayangkan, dua bulan kita mempersiapkan konsepnya ternyata gagal karena akses point tidak lancar," keluh Fawzia

Hingga pukul 14.00 WIB, tidak satu pun dari sekitar 800 peserta yang hadir bisa mengakses Internet memalui hot spot. Akibatnya satu persatu peserta pulang dengan kecewa.

"Udah dari tadi dicoba juga tidak bisa, apalagi baterai laptop sudah habis, ngedrop. Kemungkinan untuk bisa diakses sangat kecil, dan ini sudah gagal makanya kita memilih untuk pulang," ungkap salah satu peserta yang juga mahasiswa IPB.

IPB Blogger Day 2009, dihadiri 1000 orang mahasiswa IPB yang ingin memecahkan rekor MURI kategori Post blog dengan 1000 laptop secara bersaman.

Kegagalan ini menjadi pelajaran bagi panitia, dan belum ada rencana kedepan jika akan diulang.

"Kita belum tau ya mbak, apa akan kita ulang lagi," ucap Fawzia datar.

Selain dihadiri mahasiswa, acara tersebut juga dihadiri oleh pihak rekor MURI yang diwakili oleh Notaris, dosen IPB, pembicara seminar Blogger Wicaksono dari majalah Tempo, Prof Dr Ir Syafri Mangkuprawira.(*)

Blogger, Keniscayaan Sebuah Kekuatan Baru

Source : Kompasiana

Ada tulisan menarik tentang kekuatan blogger yang dapat menjadikan para blogger tersenyum dan tersenyum. Lansung saja ya, baca tulisannya . :)
-----------------------------------------------------------------------


Andi Budiman
http://www.kompasiana.com/ideonomics

Blogger, Keniscayaan Sebuah Kekuatan Baru

Indonesia Raya – lagu kebangsaan yang sudah sekian lama tidak lagi terdengar diekspresikan oleh seribu blogger atas kecintaan atas Indonesia. Luar biasa! Ini adalah spirit “One Spirit, One Nation” dan merupakan tema Pesta Blogger, demikian mengutip dari Iman Brotoseno, Ketua Panitia Pesta Blogger 2009.

Acara ini dibuka oleh Tifatul Sembiring, Menkominfo yang mengatakan dirinya juga seorang blogger. Pancaran karisma Tifatul dengan berpantun mengundang tepuk tangan para blogger. Benar-benar kesempatan emas untuk membuka hubungan yang cantik dengan para blogger.

Diskusi dengan rekan-rekan saya di dunia komunikasi dan informasi sebelumnya menyisakan keraguan apakah seorang wakil partai mampu menjadi sosok pemimpin masa depan bangsa kini mulai sirna. Dokumen apik yang berisi platform pembangunan dunia Komunikasi dan Informasi di Indonesia ternyata sudah siap. Demikian pula blue print dari Kadin tentang pembangunan kominfo dari Kadin sudah disampaikan oleh Anindya Bakrie, yang juga hadir pada pembukaan acara ini.

Di samping mereka, wakil US Embassy yang menjadi sponsor tunggal acara benar-benar piawai mengerjakan pekerjaan rumahnya, dengan mengundang blogger dari Amerika untuk membentuk citra positif dan membuka pemahaman multi kultur.

Blog sebagai Media Marketing

Blog saat ini mutlak dipahami oleh praktisi pemasaran karena merupakan bagian tak terpisahkan dari integrasi marketing mix. Tidak heran, Bubu.com sebagai agensi digital dan Maverick, agensi PR menjadi penggagas acara Pesta Blogger ini. Shinta W. Dhanuwardoyo dari Bubu.com mengungkap bahwa kliennya sudah menggunakan integrasi social media, blog, viral dan mobile marketing.

Terbukti hadir pula wakil-wakil perusahaan multinational seperti XL, Unilever, Air Asia, Universal Music, dan banyak lagi. Mereka mengikuti kegiatan ini dengan tujuan membaca trend dan siap menjadikan blog sebagai bagian dari strategi komunikasi.

Nukman Luthfie & Pandji Pragiwaksono adalah beberapa dari blogger yang memanfaatkan media komunikasi ini untuk tujuan pemasaran.

Blogger sebagai Entrepreneur

Dalam pesta blogger 2009 ini, peserta dari luar negeri yang hadir antara lain Brian Giessen asal AS yang bicara bagaimana mendatangkan nilai ekonomi dengan menjadi blogpreneur atau wirausahawan melalui blog.

Tiga blogger lainnya berbicara via Skype ada Mark Frauenfelder (pendiri BoingBoing.net), Corvida Raven (pemilik blog teknologi dan social media SheGeeks.net), dan Arsalan Iftikhar (pengacara HAM internasional dan pemilik blog TheMuslimGuy.com).

Blogger dari luar negeri lainnya antara lain Singapura [mr.brown.com], Vietnam, Bangladesh dan Australia. Blogger Australia, Anthony Bianco (http://thetraverltart.com), berbagi kisahnya sebagai backpacker di Indonesia, berkeliling dari Banda Aceh, Jambi, Pekan Baru, Palembang, Bandung, Semarang dan Surabaya.

Saya mendapat kesempatan bersua dengan beberapa blogger Indonesia seperti Enda Nasution dengan Politikana.com, Budi Putra dan Abang Edwin SA yang kini menjadi bagian dari tim Yahoo! Indonesia, Kristupa Saragih dengan photo blog Fotografer.net, Wahyu Aditya (http://menteridesainindonesia.blogspot.com) dan Arief Budiman (http://mybothsides.com).

Mereka adalah contoh para blogger yang sukses menggunakan kekuatan opini sebagai sumber pendapatan.

Blogger sebagai Kekuatan Sosial

Blogger merupakan kekuatan baru yang dapat menggugah kesadaran bersama dan menumbuhkan solidaritas antar blogger yang datang dari berbagai latar belakang suku, ras, agama, budaya, profesi dan pendidikan. Prita adalah salah satu contohnya, yang mendapat apresiasi para blogger dan anggota berbagai milis sampai kemudian melakukan aksi bersama turun ke jalan.

Prita Mulyasari, perempuan yang sempat dipenjara karena surat keluhannya menyebar di Internet, sejak awal menjadi salah satu ikon yang dikemas panitia untuk hadir pada Pesta Blogger 2009 ini. Prita, dianggap sebagai pihak yang dirugikan UU ITE akibat menyampaikan ekspresi melalui surat elektronik. Kasus Prita menggugah solidaritas bersama pengguna internet seperti milis jejaring, social network dan blogger untuk bersama-sama melakukan aksi bersama. Prita berbicara di salah satu sesi bersama dengan blogger yang berprofesi sebagai pengacara.

Dalam berbagai kejadian bencana pun demikian, Tsunami Aceh, gempa Yogyakarta-Jateng, gempa Tasikmalaya dan terakhir gempa di Padang, aktifitas blogger banyak membantu baik dalam skala menyambung dan menyebarkan informasi, namun juga mendorong solidaritas masyarakat untuk menyalurkan bantuan.

Twitter, Microblog sebagai Bagian dari Ekosistem Baru

Aktivitas blogger, telah lebih dulu marak sebelum facebook dan twitter digandrungi. Dengan lahirnya Twitter kini banyak blogger jatuh cinta pada penulisan mikroblog.

Di dalam ekosistem komunikasi online, mikroblog adalah yang memberikan popularitas dan membawa traffic. Seperti halnya signage di jalan raya akan mengundang rasa ingin tahu dan daya tarik awal. Blog sendiri akan eksis sebagai menu utama. Kedalaman konten yang membuat pembaca menjadi terpesona. Konten blog biasanya juga dikemas sedemikian rupa sehingga enak dibaca, bahkan bisa jadi referensi.

Twitter menjadi hard news, atau kejadian, berita dan opini real time. Blog menawarkan kedalaman, pemahaman dan analisa.

Blogger sebagai Kekuatan Politik

Mengapa ketua partai mejadi Menkominfo? Mengapa Ketua Kadin menghadiri Pesta Blogger? Mengapa US Embassy menjadi sponsor tunggal dari pertemuan komunitas?

Dalam sebuah kesempatan hadir di Jakarta, DR. Mahathir Mohammad, mantan Perdana Menteri Malaysia bahkan mengatakan bahwa ke depan, Blogger akan menjadi kekuatan politik. Di Malaysia misalnya, aktifitas blogger bisa mempengaruhi peta politik bahkan menggulingkan pemerintahan. Bagaimana dengan Indonesia?

Ini adalah kesempatan, sekaligus tantangan bagi para blogger. Ketika opini bersatu dengan kepentingan, mana yang akan dipilih menjadi yang terutama? Mereka yang awalnya menulis karena kebebasan berekspresi, kini menulis karena upah dan kepentingan.

Mengungkap Masa Depan Blog

‘cogito ergo sum’ ‘I think, therefore I am exist’ – Rene Descartes.

Mengutip Budi Putra, Country Editor Yahoo! Indonesia, “Jika nama anda tidak terdetect di search engine, seolah anda tak pernah hidup di dunia ini.” Dan jangan heran jika suatu ketika, sepenggal kalimat status facebook anda muncul dalam sebuah ulasan panjang di blog saya, karena saya akan terus menulis untuk diri saya, juga untuk anda. Blog akan menjadi bagian dari eksistensi kita.

Pesta Blogger 2009, diselenggarakan untuk mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia terlibat dalam aktivitas blogging dan melakukannya secara bertanggung jawab, konstruktif, dan kritis – dengan kesadaran sosial yang tinggi.

Bagaimana wajah dari para blogger di masa depan? Apakah pesta komunitas akan berubah menjadi batu pijakan untuk mencari kesempatan, karir dan dukungan politis?

Mungkin ini adalah proses kedewasaan yang akan dialami oleh para blogger. Bisa mengundang caci maki, tetapi sekaligus menjadikannya sebagai profesi yang berkesinambungan.

Hi para blogger, siapkan diri Anda! You are the force!

------------------------------------------------------------------------------
Notes : Menarik bukan :)

Blog Komunitas Wong Tegal - WaroengTegal.org


Tentang Waroeng Tegal
Waroengtegal, adalah komunitas blogger Tegal dan sekitarnya yang secara resmi disepakati sebagai sebagai komunitas blog pada tanggal 7 Juli 2007 (070707). Komunitas ini didirikan dengan tujuan sebagai wadah para blogger asal Tegal dan sekitarnya untuk saling berkomunikasi dan menjalin tali silaturrokhmi, serta memberikan kontribusi untuk membangun Tegal melalui media blog. Disini kita bisa bernostalgia, bercerita, berpendapat dan megkritisi semua hal tentang Tegal, bahkan kita juga bisa mendapatkan pengetahuan atau informasi baru tentang Tegal.
Nama Waroengtegal, diputuskan dari kopdar pertama kali pada momem 070707, setelah melewati perdebatan panjang dan melelahakan, sebenarnya banyak nominasi nama untuk komunitas ini sebelumnya, semacam: warteg, tahu aci, tahu plethok, tahu upil, warung poci, moci bahkan jalabia (apa kiye?!) yang juga khas Tegal. Bukan tanpa sebab kita memilih nama, itu semua penuh pertimbangan dan pemikiran yang melibatkan energi dan fikiran untuk menemukan nama itu.

Zemanta.com - Blog smarter—with instant smart links, pictures, tags and more!

Ya, Zemanta memang membuat nyaman para pengguna Blogger, Wordpress dan Facebook , dll :)

Bagaimana dengan pengguna Multiply?

Mudah saja kalau sedikit repot diawal tapi nyaman dibelakang, bikin saja
account diantara ketiga penyedia blog diatas lalu lakukan crossposting ke
Multiply,
jadilah.

Cobalah!

http://Zemanta.com

http://Zemanta.com

Blog smarter—with instant smart links, pictures, tags and more!

Reblog this post [with Zemanta]

Kronologger: Kronologi Blogger

 clipped from techno.okezone.com

Kronologger: Kronologi Blogger


Selasa, 8 Juli 2008 - 12:51 wib



JAKARTA - Kronologger.com merupakan layanan micro-blogging, sebuah aktivitas nge-blog dengan postingan-postingan singkat yang berisi apa saja.

Karena statusnya yang (almost) real time, kronologger dapat menuliskan apa saja di blog tersebut, termasuk peristiwa yang sedang terjadi. Bahkan micro-blogging ini juga dikenal dengan istilah mobile-blogging sehingga postingan-postingan pada kronologger.com akan lebih gampang dan nyaman jika dilakukan secara mobile, menggunakan ponsel, PDA atau alat komunikasi handset lainnya. Tentunya dengan bantuan akses GPRS (internet) yang ada.

Selain itu, para kroner bisa mendapatkan postingan-postingan dari anggota grup kronologger yang diinginkan hanya melalui sebuah SMS. Untuk layanan kronologger melalui SMS ini, pihak developer kronologger harus bekerja sama dengan content provider sebagai penyedia nomor pendek.

Postingan-postingan yang dapat dikirim melalui ponsel (selain melalui PC), membuat Kronologger.com hampir mirip dengan layanan Twitter atau Jaiku yang ada di negeri seberang. Bahkan kedua layanan tersebut sempat diberitakan pernah menyelamatkan seorang mahasiswa (blogger) Amerika yang menjadi korban salah tangkap di mesir.

"Kronologger sendiri diresmikan pada Agustus 2007. Sebelumnya saya sempat kecewa karena ternyata sudah ada layanan yang mirip kronologger di negara lain. Hal itu membuat saya malas mengembangkannya lagi. Namun pihak Asia Blogging Network (ABN) tertarik dengan konsep ini sehingga mereka pun mengintegrasikan layanan ini dengan ABN," ujar founder Kronologger.com Kukuh TW saat diwawancara melalui pesan messenger beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut Kukuh menambahkan bahwa sebelum Budi Putra (CEO ABN) mengajak kerja sama, layanan ini sempat diberi nama kronologis, karena memang isi pesannya yang mirip dengan sebuah kronologi dari kejadian dan peristiwa yang dialami oleh seorang blogger setiap waktunya (kronologi blogger).

Berbeda dengan layanan micro-blogging serupa (Twitter dan Jaiku), Kronologger memiliki keunikan karena penggunanya bisa mengirimkan foto langsung dari ponsel dan bisa meng-costumize dan menyumbang desain-nya sendiri.

"Jadi, user generated content-nya bukan sekadar posting isi tapi juga themes," tandas Kukuh.

Selain postingan kronologger, komunitas ini juga mengelola sebuah media wiki, yakni wiki.kronologger.org, tempat mereka mendokumentasikan berbagai aktivitas, istilah dan profil member Kronologger.

Selain itu, kronologger di-hosting di Indonesia sehingga penggunanya, terutama pengguna kronologger lewat telepon genggam, bisa dengan mudah mengakses, mengirimkan posting dan foto ke situs Kronologger

Performa pesan kroner yang dapat dikirimkan ke banyak nomor ponsel dapat dijadikan sebagai media alternatif SMS bulk plus chatting versi murah yang dapat digunakan oleh sekelompok orang (perusahaan) untuk berkomunikasi secara massal.

Bedanya, SMS Bulk hanya bisa menerima SMS (pesan) dari satu server pusat sedangkan anggota kroner bisa mendapatkan pesan singkat dari sesama anggota sehingga mirip dengan chatting grup melalui ponsel. Apalagi untuk mengakses pesan tersebut, SMS bulk hanya bisa menyimpan pesan di ponsel sedangkan kronologger memungkinkan pesan-pesan kroner tersimpan di dalam account masing-masing kronologger dan di ponsel pribadi mereka. (srn)
Sent with Clipmarks

Blogger Finally Allows Imports and Exports!

Great
clipped from mashable.com

Blogger Finally Allows Imports and Exports

blogger_logo Yesterday, Google’s Blogger team introduced probably the most long awaited upgrade to the system ever, the ability to import and export in and out of Blogger powered blogs. For people like me who’ve been running their personal blogs there since the system’s inception, we’ve all been tempted to migrate away completely, or go through our extensive archives and edit out the sections that don’t necessarily fit the editorial standards the current incarnations of our blogs are at.

At this point, your choices are no longer limited to closing off an old blog and starting a new one, but one of several options. You can now merge two or more blogs into one, move individual posts from blog to blog, or back up the blog locally or to a different platform altogether.

dcbxk87j_228zh7mmf7_b
 blog it

Filmonic buat penggemar Film Luaran



Bagi penggemar Film barat website ini lumayan menarik

Lebih Banyak Wartawan Online Ketimbang Cetak Dipenjara, Kata CPJ

clipped from antara.co.id

05/12/08 10:16


Lebih Banyak Wartawan Online Ketimbang Cetak Dipenjara, Kata CPJ


Washington (ANTARA News) - Sebagai pencerminan jaman digital, kini lebih banyak wartawan online dipenjarakan di seluruh dunia ketimbang jurnalis media lainnya, Komite Perlindungan Jurnalis (CPJ) melaporkan Kamis.

Kelompok pengawas media berkedudukan di New York itu, dalam sensus tahunannya tentang wartawan yang dipenjarakan, menyatakan hingga 1 Desember sebanyak 125 wartawan berada di balik jeruji besi, dua orang lebih sedikit ketimbang periode sama 2007.

Menurut CPJ, 56 dari wartawan yang mendekam di penjara itu adalah wartawan online, para reporter berbasis Web, para blogger atau redaktur online. Angka tersebut melewati jumlah wartawan media cetak untuk pertama kalinya.

Reporter media cetak, redaktur dan fotografer merupakan golongan terbesar dari wartawan yang dipenjarakan, dengan 53 kasus, kata CPJ, seraya menambahkan sisanya adalah wartawan televisi dan radio serta pembuat film dokumenter.

Untuk 10 tahun berturut-turut, China menjadi negara yang paling banyak menjebloskan wartawan ke penjara, kata CPJ, disusul Kuba, Myanmar, Eritrea dan Uzbekistan.

CPJ mengatakan 24 dari 28 wartawan yang dipenjara di China bekerja sebagai wartawan berbasis Web, antara lain Hu Jia, penggiat utama hak azasi manusia dan blogger yang menjalani hukuman tiga setengah tahun penjara.

Kuba menahan 21 penulis dan redaktur di penjara, kata CPJ, sedangkan Myamnar menyekap 14 wartawan, antara lain lima wartawan yang berusaha menyebarkan berita Badai Nargis.

"Jurnalisme online telah mengubah wajah media dan cara orang berkomunikasi satu sama lainnya," kata Direktur Eksekutif CPJ, Joel Simon, seperti dilansir AFP.

"Namun kekuatan dan pengaruh generasi baru wartawan online ini telah menjadi perhatian pemerintah represif di seluruh dunia, dan mereka telah mempercepat serangan balasan mereka."

"Masa depan jurnalisme adalah online dan kita kini bertempur dengan para musuh kebebasan pers yang menggunakan pemenjaraan untuk membatasi tulisan atau wacana di tengah masyarakat," katanya. (*)

COPYRIGHT © 2008

Sent with Clipmarks

Blogger Bantu Pemberitaan Serangan Mumbai

 clipped from techno.okezone.com

Blogger Bantu Pemberitaan Serangan Mumbai


Jum'at, 28 November 2008 - 11:33 wib



SINGAPORE - Peristiwa peledakan di Mumbai, India, menjadi momen penting bagi para blogger. Perkembangan berita tentang serangan yang diduga dilancarkan oleh kelompok bernama Deccan Mujahidin ini, banyak disokong oleh kecepatan dan ketajaman penulisan para blogger.

Salah satu blogger yang disebut-sebut paling aktif mengirimkan berita adalah Vinu. Secepat kilat blogger tersebut mampu menyuplai foto-foto yang menggambarkan serangan yang menewaskan 101 orang dan melukai sekira 287 orang, termasuk perkembangan berita tentang warga asing yang terjebak di hotel-hotel mewah saat kejadian itu berlangsung. Kabarnya foto-foto tersebut juga langsung di-upload ke dalam situs photo sharing, Flickr.

Tak hanya mampu melaporkan berita secara cepat, para blogger dari Mumbai Met Blog, lewat blog mereka www.mumbai.metblogs.com, juga turut membantu mempublikasikan beberapa nomor telepon rumah sakit di India, terdorong dari lemahnya pelayanan institusi publik tersebut. Langkah itu juga diambil untuk mendorong para donatur agar meyalurkan dana bantuan bagi para korban.

Selain itu, kalangan blogger dari Mumbai Help yang beralamat di mumbaihelp.blogspot.com juga turut memberi masukan kepada anggota keluarga dan teman yang berdomisili di Mumbai, seperti menyarankan mereka untuk tidak menelepon karena rentan dikacaukan oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

"Perisitiwa ini menunjukkan betapa besar potensi blogger bagi media mainstream. Pembaharuan berita secara kontinu, secara fisik tidak mungkin ditangani hanya oleh sebuah organisasi berita besar," ujar seorang analis media Cherian George seperti dilansir dari Reuters, Jumat (28/11/2008).

Sent with Clipmarks

Wong Ndeso Masuk Internet

Entertainer serba bisa Tukul Arwana tampil pada diskusi "Wong Ndeso
Masuk Internet", Jumat (28/11) di Wisma BCA Sudirman Jakarta. Bersama
blogger senior Wicak Dorokakung (kanan)
, Tukul memaparkan bahwa orang
desa harus tanggap terhadap perkembangan teknologi seperti internet
guna pembangunan desa ke depan, seperti amanat Panglima Besar Jenderal
Sudirman agar desa harus lebih maju.




Pesta Blogger 2008

Menristek Kusmayanto Kadiman (kanan) saat
meninjau salah satu stan blogger asal Amerika di Gedung BPPT, Jakarta,
Sabtu (22/11). Pesta Blogger 2008 yang dihadiri 1000 peserta ini
mengangkat tema Blogging For Society ini sekaligus meluncurkan
bloggership di tengah kehadiran blogger asing.









"Blogger" itu Belum Tentu Orang Batak, Kata Roy Suryo

"Blogger" itu Belum Tentu Orang Batak, Kata Roy Suryo

Jakarta (ANTARA News) - Roy Suryo yang dikenal luas sebagai pengamat telematika mengungkapkan kalau "blogger" pemilik alamat blog http://lapotuak.wordpress.com yang menggemparkan masyarakat Indonesia, khususnya umat Islam, belum tentu orang yang beretnis Batak.

Dari Blog, Berlanjut ke Layar Lebar - Radityadika.com

Dari Blog, Berlanjut ke Layar Lebar

Selasa, 11 November 2008 - 10:30 wib

JAKARTA - Dari sekian banyak blog yang tumbuh pesat di Indonesia mungkin hanya sedikit yang bisa menuai sukses dari hasil tulisannya di blog. Radityadika.com merupakan pionirnya.

Raditya Dika, adalah salah satu sedikit blogger yang bisa merengkuh keuntungan dari tulisan-tulisannya yang dipublikasikan di blog. Bersama blognya, www.radityadika.com, kini dia bisa menghasilkan beberapa buku, dan dari buku tersebut bahkan ada yang diangkat ke layar lebar. Popularitas serta gelimangan uang pun berhasil dia capai.

Berawal dari tahun 2002, ketika itu pria yang akrab dipanggil Dika tertarik dengan beberapa catatan pribadi blogger asing yang tertuang di dalam blog. Karena memang pada dasarnya dia hobi menulis kisah pribadi di diary, Dika tertarik untuk mencoba menulis pengalaman-pengalaman konyolnya untuk dipublikasikan di blog tersebut.

Kisah hidupnya yang nyeleneh dibalut dengan gaya tulisan yang 'tidak biasa', membuat blog yang dulu bernama kambingjantan.com mendapat respon positif dari pembaca. Dalam waktu singkat, kambingjantan.com diganjar penghargaan Best Blog Award, dari para ekspatriat Indonesia yang tinggal di Hong Kong.

Perubahan nama dari kambingjantan.com ke radityadika.com, menurut Dika merupakan metamorforsis dirinya dari yang bercerita tentang kehidupannya sebagai mahasiswa menjadi seorang penulis komedi.

"Sejak itu mendapat award itu, gue berpikir untuk menjadikan tulisan gue di blog kedalam sebuah buku," terang Raditya Dika, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (11/11/2008).

Membaca tulisan di blog ini memang selintas seperti catatan pribadi pada umumnya, kekuatannya terletak pada penyajian tulisan yang berbeda, apa adanya, bahkan cenderung menabrak kaidah tulisan yang sudah ada. Akan tetapi kejujuran dalam setiap tulisannya membuat blog ini berbeda dengan yang lainnya.

"Dalam setiap tulisan gue dari dulu hingga sekarang selalu menempatkan kejujuran, Gue tidak pernah berpikir, tulisan ini akan menghasilkan keuntungan," tegas penulis yang tercatat sebagai mahasiswa Universitas Indonesia ini.

Di dalam blognya, Dika selalu menjadikan tingkah polah keluarga yang menurutnya 'abnormal', teman-teman, serta lingkungan sekitarnya sebagai objek 'derita' pada setiap tulisannya. Kepolosan dan ditambah kejujuran dalam menulis membuat blog ini selalu membuat pembaca tertawa, serta terhibur.

Dari 4 buku yang diterbitkan, Kambingjantan (2005), Cinta Brontosaurrus (2006), Radikus Makan Kakus (2007), dan Babi Ngesot (2008), semuanya laris manis sebagai best seller. Bahkan, buku pertamanya yang berjudul Kambing Jantan, diangkat ke layar lebar. Film Kambing Jantan sendiri di sutradarai oleh Rudi Soedjarwo, dengan pemeran utamanya adalah Raditya Dika sendiri.

"Gue senang banget, waktu ngeliat kejadian-kejadian yang gue alamin di blog, kini di reka ulang dalam film, serta di arahkan oleh sutradara sekaliber Rudi Soejardwo," tambahnya lagi.

Dia meyakini bahwa blog telah merubah kehidupannya 180 derajat, semua kesempatan yang dia raih sekarang tidak bisa dipungkiri dihasilkan melalui blog, Meski begitu, Dika tetap akan berusaha membuat blognya untuk selalu segar dengan gaya komedi berbeda. Karena menurutnya secara tidak langsung blog radityadika.com, telah menginspirasi ratusan anak muda untuk membuat blog dengan genre yang sejenis.

"Gue tetap berharap teman-teman mau jujur dalam tulisannya di blog yang dibuat," pungkasnya. (srn)

-----------------------------------

:) Hayo siapa mau Nyusul jadi Bloggger terkenal

Wartawan Itu Bernama "BLOGGER"

Disadur dari Tembi Rumah Budaya

Profesi wartawan sudah dikenal secara luas. Orang pasti tahu, wartawan adalah orang yang menyampaikan warta (informasi) kepada publik dengan menggunakan media. Awalnya orang hanya mengenal media cetak, yang disebut surat kabar dan media audio, yang dikenal dengan nama (R)adio (Republik Indonesia). Namun sekarang, orang bisa menemukan beragam media dan profesi wartawan tidak lagi dipahami seperti sebelumnya.

Karena “semua warga adalah jurnalis”, tanpa kartu pers dan tidak harus bekerja di media cetak maupun di media audio atau audio visual. Namanya pun bukan jurnalis, tetapi bloger.

Dunia media memang mengalami perkembangan yang luar biasa. Orang mempunyai banyak pilihan untuk mengakses media. Selain media konvensional, tersedia pula jenis media lain, seperti internet dan website. Pendeknya, orang seperti telah tenggelam di lautan media.

Ruang blog tersedia di web. Setiap orang bisa membuat blog melalui website dan menyampaikan informasi kepada publik. Ada beragam blog yang bisa diakses, dan tentu saja ada beragam informasi yang bisa didapatkan melalui blog. Dalam kata lain, mencari informasi sekarang sangat mudah. Informasi melimpah bagai air bah di beragam media.

Lalu bagaimana profesi wartawan harus ditempatkan di tengah banjirnya media?

Saya mencoba membaginya dalam dua kategori. Pertama, wartawan yang terikat oleh lembaga media dan hidup dari media bersangkutan serta menjalankan kebijakan perusahaan media. Kedua, wartawan yang tugasnya membanjiri informasi publik tanpa merasa perlu terikat oleh perusahaan media.

Pada kategori pertama kerja jurnalistik adalah sebentuk kerja. Wartawan adalah nama lain dari karyawan yang didalamnya dibagi dalam spesialiasi. Karena itu ada wartawan olah raga, wartawan ekonomi, wartawan budaya dan seterusnya. Pembagian bidang seperti itu menegaskan bahwa wartawan tidak bebas dari hirarki dan struktur.

Pada kategori kedua, yang saya sebut sebagai bloger, kerja jurnalistik didasari oleh kecintaan pada informasi dan komunikasi. Karena saking cintanya, bloger merelakan meluangkan waktu untuk “mencari informasi” guna mengisi blognya. Seperti halnya wartawan yang telah dibagi dalam bidang-bidang, blog pun juga telah membagi-bagi dirinya. Ada blog yang mengkhususkan diri di bidang seni rupa misalnya, namun tidak sedikit blog yang hadir secara lucu, menggelikan dan aneh. Dalam arti, content blog memberi hiburan pada publik yang mengaksesnya.

Dari media blog kita bisa tahu bahwa beragam informasi bisa dicari dan tidak harus melalui media cetak. Blog menunjukkan bahwa media telah memasuki ruang privat, bahkan sering kali abai terhadap sensor. Dalam kata lain, kekuatan sensor yang biasa diperankan oleh negara yang otoriter, kiranya kekuasaan seperti itu akan termangu menghadapi media yang menggunakan jaringan dunia maya.

Watak media memang telah berubah dari sebelumnya. Jika sebelumnya informasi “datang terlambat sehari” setelah peristiwa terjadi, media sekarang bisa menyajikan seketika atas peristiwa yang sedang (dan telah) terjadi. Watak media adalah: serentak, interaktif dan menyebar. Kita bisa bayangkan, ketika di Yogya terkena gempa, dalam hitungan menit peristiwa gempa tersebut telah menyebar secara serentak ke penjuru dunia. Bahkan, orang di lain tempat, termasuk di lain kota dan negara, bisa mendengar korban gempa berbicara di lokasi gempa dan berbincang dengan orang lain yang berada di satu tempat yang jauh.

Pendeknya, blog telah memberi tambahan nama. Yang dulunya dikenal dengan nama wartawan, sekarang tambah satu nama lagi, ialah bloger. Dalam praktek jurnalistik, bloger bisa menyerupai wartawan dalam meliput, tetapi untuk kepentingan publikasi bloger menggunakan ‘ruang’ yang dimilikinya. Sementara wartawan kembali ke perusahaan, di sana ruang media sudah disediakan untuk diisi.

Begitulah, pengisi blog namanya bloger. Pekerja media namanya wartawan atau jurnalis

Ons Untoro

Apakah Poll mengenai Group Indonesian Community dan Kelompok Diskusi rawan benturan?

Para blogger yang saya hormati, terutama para admin group yang terkait dengan poll yang baru saja diteritkan, ijinkan kami sampaikan beberapa hal sehubungan dengan keberadan poll tersebut. Ringkasnya seperti ini.

Poll perihal IC dan KD
Dari dua terbitan poll yang baru beberapa jam yang lalu saya berpikir apakah menurut hal tersebut akan menimbulkkan kekacauan, kekisruhan diantara kedua admin group tersebut?
Mungkin tidak seperti itu, walau kekahawatiran pasti akan ada, namun kami berkeyakinan para founder dan admin kedua group tersebut mempunyai resistensi dan tolerasni yang cukup tinggi untuk melewati hal itu. Namun begitu pasti ada rasa kurang nyaman diantara mereka, sedangkan dari sisi para membernya hal itu tentu tidak akan jadi persoalan.

Perasaan Itu sangat manusiawi dan sangat dimengerti, namun coba mari kita tundukkan rasa itu, kembalikan ke tujuan dari berdirinya sebuah group, yang dibuat dari dan untuk member , IC dengan keragaman input materi khas Indonesia dengan KD yang berisikan ciri khas anak negeri ini yang berhobby ngrumpi-jagongan kadang sedikit ada pertengkarannya, disamping tentu ada pula yang memanfaatkan keduanya untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu.

Pertanyaan yang perlu direnungkan sehubungan akan munculnya rasa sungkan, enak tidak enak diantara para founder/admin aktif kedua group, bila memang kekuatiran itu ada, apakah keliru dan tabu bila ada dari sisi luar diri para founder/admin yang mencoba menjaring opini dari para user group-nya, yang nanti hasilnya barangkali saja dapat dipakai untuk kemajuan bersama kedua group besar tersebut?

Nah untuk itu, tentunya agar fair, maka saya tambahkan 1 (satu) poll lagi untuk menampung wacana dari para user group masing-masing perlu tidaknya kedua poll tersebut diteruskan.
  1. Khusus bagi para admin group masing-masing, (bila berkenan) pada saat melakukan vote, dimohon namanya dicantumkan dan tulis vote = diteruskan atau tidak disamping anda pilih isian yang disediakan.
  2. Bila sekiranya jumlah admin masing-masing group sudah berimbang maka tanpa menunggu hasil tambahan dari user group yang mungkin juga berminat untuk urun rembug, maka poll akan ditutup, dan hasilnya akan menjadi penentu kelangsungan dari 2 (dua) poll yang sudah diterbitkan sebelumnya.
  3. Namun bila ternyata voting lebih banyak muncul dari user dan menghendaki kedua poll diteruskan, maka dengan penuh rasa hormat, hak publik ini harus kita penuhi, sehingga kedua poll tadi harus tetap berjalan.

Demikian ulasan dari saya, semoga dapat diambil sisi positifnya, walau ini hanya sekedar permainan.

Terimakasih.

Mana yang Anda Sukai Indonesian Community atau Kelompok Diskusi?

Haloo semua....

Sebagai blogger Multiply kita tahu dua group tersebut peminatnya makin hari makin bertambah, dan kini keduanya sudah meraup member diatas 3500 (tiga ribu lima ratus) lebih. Dan biasanya pula anggotanya saling crossing antar keduanya.

Nah kasus yang akan menjadi pemicu/pematik perdebatan kali ini adalah menurut anda mana yang lebih cocok bagi anda diantara keduanya, tanpa bermaksud mengesampingkan group-group lainnya yang mungkin juga sedang merangkak naik.

Silahkan pilih sesuai kemauan anda, berikan alasan, tidak juga tidak mengapa.
Tapi kalau replynya hanya, ah, ih, uh, eh, oh ya terpaksa kami singkirkan ya... harap maklum

Salam
-------------------------------------------------------
Reff: