Tampilkan postingan dengan label sabu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sabu. Tampilkan semua postingan

Polisi Sita Barang Bukti Pembuat Sabu di Villa Dago

JAKARTA- Polisi menyita 2 gram bubuk putih yang diduga narkotika jenis sabu dari lokasi rumah pembuat sabu yang meledak di Villa Dagio, Pamulang, Tangerang Selatan.

Selain itu Polisi juga berhasil menemukan satu dus iodin isi 24 botol, empat drum cairan Xylene, cairan HCL, soda api, evidrim, dua tablet microgrynon, Labu bekas tabung pembakaran, timbangan, satu ember bahan sabu setengah jadi, alat hisap.

"Meledak karena salah cara pembuatannya jadi gas butan untuk membakarnya tidak stabil meledak menyambar bahan kimia yang ada disekitar," terang Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, AKBP Budi Irawan kepada wartawan di Jakarta, Senin (24/1/2011).

Seperti diketahui sebuah rumah yang diduga menjadi tempat pembuatan shabu di villa Dago Blok A nomor 97 RT 01/20 Benda Baru, Pamulang meledak sekira pukul 22.30 kemarin.

Zulkifli Taeb (33) yang diduga sebagai peracik shabu mengalami luka bakar serius akibat ledakan tersebut, saat ini Zulkifli sedang mendapat perawatan di Rumah Sakit Fatmawati.

Menurut keterangan warga sekitar Zulkifli Taeb dan Istrinya merupakan pendatang kelahiran Aceh, karena cukup tertutup warga tidak menduga rumah berlantai dua tersebut dijadikan tempat pembuatan narkoba.

Saat polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap Istri dan satu orang saksi Edi yang diduga mengetahui kejadian tersebut.

Istri Pemilik Pabrik Sabu Villa Dago Dicokok Polisi

Senin, 24 Januari 2011 - 12:49 wib
TANGERANG- Pabrik sabu di perumahan Villa Dago, Blok A No 97, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten meledak.
Peristiwa ini terjadi pada Minggu 23 Januari sekira pukul 22.00 WIB. Saat ledakan terjadi, sejumlah warga sekitar tampak kaget dan mengira ledakan itu berasal dari tabung gas yang meledak.

Kapolres Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Pol Gatot Edy mengatakan, saat terjadi ledakan ada warga yang melapor dan langsung dilakukan pengecekan ke lokasi. Setelah dilakukan penyidikan, ternyata yang meledak bukan tabung gas melainkan alat untuk membuat sabu.

“Ledakan terjadi sekira pukul 22.00 WIB. Berdasarkan laporan dari warga dilakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan ditemukan barang-barang pembuat sabu. Serta dua gram sabu jadi,” ujarnya kepada okezone di tempat kejadian perkara (TKP), Senin (24/1/2011).

Ditambahkan, akibat ledakan itu satu orang yang diduga tersangka pembuat sabu berinisial Z mengalami luka bakar hampir sekira 90 persen dan sudah dibawa ke RS Fatmawati, Jaksel.

Sementara istri korban yang berinisial M, sudah diamankan ke Polres Jaksel untuk dimintai keterangan.

“Untuk keponakan korban, saat ini masih berada di Polsek Metro Pamulang,” terangnya.

Lokasi ledakan berada di lantai dua. Tampak atap rumah korban mengalami kerusakan akibat ledakan yang cukup keras. Namun, ledakan itu tidak sampai membakar seisi ruang dan rumah tersebut.

Keben, warga sekitar mengatakan, pemilik rumah baru menempati rumah itu sekitar 1,5 bulan. Sedang rumah itu sendiri baru dibangun pada lima bulan lalu. “Istri korban sering akan di warung saya membeli nasi uduk. Kalau korban, memang jarang keluar. Dari penampilannya, tidak tampak dia seorang bandar narkotika,” jelasnya.

Diduga Industri Rumahan Sabu, Polisi Selidiki Ledakan di Vila Dago  

TEMPO Interaktif, Tangerang -Kepolisian Resor Jakarta Selatan Senin (24/1) pagi ini turun ke lokasi ledakan di sebuah rumah di Kompleks Vila Dago Blok A 97, Pamulang, Tangerang Selatan yang meledak tadi malam. “Diduga home industry sabu-sabu,” ujar Kepala Polres Jakarta Selatan Komisaris Besar Gatot Edi Pramono saat dihubungi Tempo, pagi hari ini.

Edi mengatakan, pihaknya telah menurunkan tim untuk menindaklanjuti dugaan dan informasi yang berkaitan dengan pabrik sabu rumahan di Vila Dago Pamulang tersebut.

Ledakan yang menimbulkan api terjadi di Perum Villa Dago, Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Ahad (23/1) malam. Satu orang mengalami luka bakar dalam ledakan itu.

Korban Zulkipli, 33 tahun, mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya dan kini dirawat di RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Peristiwanya terjadi sekitar pukul 22.30 WIB tadi malam, ledakan yang disertai kebakaran terjadi di kamar lantai atas rumah korban. Petugas Polsek Metro Pamulang yang mendapat laporan segera mendatangi TKP mendapati korban mengalami luka bakar serius di sekujur tubuh. Asal ledakan masih diselidiki petugas, namun ledakan diduga dari bahan kimia.

Ledakan Pabrik Sabu di Pamulang Rusak Atap



Jakarta - Rumah Zulkifli di Perumahan Vila Dago, Pamulang, Tangerang Selatan, menjadi tempat produksi sabu, bukan ekstasi. Ledakan di rumah itu sampai menjebol atap rumah tersebut.

"Yang meledak itu diduga pabrik home industry sabu. Diduga pada saat pembuatan, sabu itu meledak," kata Kasat Reskrim Jakarta Selatan Kompol Budi Irawan saat dihubungi wartawan, Senin (24/1/2011).

Ledakan yang terjadi di rumah Zulkifli cukup besar. Akibatnya atap rumah Zulkifli pun jebol. "Kalau dilihat ledakannya dari atapnya jebol, kemungkinan ledakannya besar," imbuhnya.

Budi mengatakan, ledakan terjadi saat Zulkifili, pemilik rumah yang sekaligus korban ledakan tengah membuat sabu. Zulkifli sedang meracik sabu di dalam tabung elemeyer. Tabung ini kemudian dipanaskan dengan gas butane. Karena tabung elemeyer tersebut terbuat dari kaca dan tidak bisa menahan panas, tabung ini pun meledak.

"Ini kegiatannya di kamar lantai atas," ujarnya.

Saat ledakan ini terjadi, istri, 3 anak Zulkifli dan adik iparnya juga berada di lantai bawah. Sehingga istri, anak, dan adik ipar Zulkifli pun selamat dari ledakan.

"Mereka nggak apa-apa," jelasnya.

Sebelumnya Kapolres Jaksel menduga ledakan berasal dari bahan baku narkoba. Karena di TKP polisi menemukan sejumlah bahan baku narkoba. Zulkifli mengalami luka hingga 90 persen sehingga dilarikan ke RS Fatmawati.

Pabrik rumahan ektasi itu meledak sekitar pukul 01.00 WIB. Rumah terlihat banyak yang terbakar. Polisi juga sudah memasang garis polisi, karena warga sudah mulai ramai berdatangan ingin melihat ke dalam rumah.

Rumah bercat warna cokelat krem Blok A No.97 itu sekilas tampak memang seperti tak berpenghuni. Karena jika dilihat dari perabotan dan konstruksi bangunannnya, seperti baru saja selesai dibangun.

Pabrik Sabu di Villa Dago Pamulang Meledak




















Sebuah rumah yang terletak di Perumahan Villa Dago Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) meledak, Minggu (23/1) sekitar pukul 23.00 WB. Diduga ledakan itu terjadi karena rumah yang ditinggali oleh Z (33) tersebut digunakan sebagai pabrik sabu.

Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Gatot Edi Pramono yang mendatangi di lokasi kejadian, Senin (24/1) mengatakan berdasarkan hasil olah TKP ternyata rumah tersebut diduga sebagai pabrik bahan baku itu sabu. "Kami menemukan sabu yang sudah jadi, meski baru 2 gram," ujar Gatot Edi. Selain itu ditemukan bahan baku yang belum jadi sebanyak setengah ember.

Menurut Kapores ledakan yang terjadi kemarin malam bukan karena gas elpiji melainkan saat itu pelaku berinizial Z sedang meracik sabu miliknya tiba-tiba terjadi ledakan. Saat petugas kepolisian mendatangi lokasi dan memeriksa tempat kejadian baru diketahui bahwa pelaku memproduksi sabu.

"Dia sepertinya sedang mencampur beberapa bahan kimia. Saat itu, pelaku melakukannya di lantai 2 rumah ini. Jika sabu sudah jadi, maka sabu akan disimpan dalam kulkas," katanya.

Gatot juga menyatakan, jika sampai bahan baku ini jadi, akan bernilai sekitar Rp1-2 miliar. Saat ini tersangka sudah dibawa ke RS Fatmawati Jakarta Selatan untuk mendapatkan perawatan akibat luka yang dialaminya. "Dia merupakan residivis di Bogor. Ketika peristiwa di dalam rumah ada 3 orang, pelaku, istrinya berinisial M dan keponakannya berinisial E," papar kapolres.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, tepatnya di lantai atas sebuah kamar itu. Tampak tidak ada kebakaran atas ledakan itu. Yang terlihat hanya bekas gosong dan bekas darah di dalam kamar. Hingga kini petugas polisi masih menunggu kedatangan petugas Puslabfor Mabes Polri. (tri budi)