-
cahPamulang
(istimewa) |
INILAH.COM,
Berlin – Jerman akan mulai melakukan uji coba laboratorium terhadap
scanner seluruh tubuh yang dioperasikan di bandara. Uji coba ini untuk
meyakinkan agar scanning, tidak menghasilkan gambar penumpang menjadi
telanjang.
Juru bicara kementerian dalam negeri Jerman mengatakan perlu
dilakukan tes laboratorium selama beberapa pekan ke depan, sebelum bisa
diimplementasikan. Tujuannya agar scanner ini tidak menghasilkan gambar
bagian vital tubuh penumpang saat melewati mesin itu di bandara.
Awal bulan ini Komisi Eropa sudah siap mengijinkan penggunaan
scanner keamanan, yang oleh kritikus disebut sebagai “scanner
telanjang” karena memperlihatkan organ vital penumpang pesawat. Komisi
Eropa menyatakan scanner ini bisa diperbaiki agar tidak menghasilkan
gambar bagian tubuh sensitif pada nantinya.
Jerman, pada bulan lalu menyatakan scanner yang direncanakan oleh
Komisi Eropa itu tidak masuk akal. Juru bicara menteri dalam negeri
Jerman minta agar dilakukan uji coba terhadap scanner itu. Scanner ini
bisa menunjukkan adanya bahan peledak dan pisau keramik yang tidak bisa
dilakukan dengan scanner standar.
Sementara itu Belanda sudah menggunakan mesin scanner berteknologi tinggi ini di bandar udaranya. [ito]
Bila anda suka memancing (fishing) pasti pernah mengalami "sial" karena seharian penuh tidak mendapatkan satu ikanpun. Mungkinkan ini karena tidak ada ikan di sekitar tempat anda memancing? Kalau ingin tahu ada atau tidaknya ikan maka Fish TV bisa membantu.
| |
Fish TV Underwater Camera adalah digunakan untuk melihat keadaan di dalam air melalui kamera anti air dengan panjang kabel sekitar 15 meter. Di kamera tersebut juga sudah dilengkapi dengan lampu infrared sehingga anda bisa melihat dalam keadaan gelap. Untuk melihatnya, telah disediakan monitor ukuran 5 inch (tidak berwarna) dan semuanya dapat dioperasikan dengan menggunakan baterai. Hanya dengan uang sekitar Rp. 1.000.000 ini, dijamin anda tidak mungkin tidak mendapat ikan. | |