Tampilkan postingan dengan label Ratu Atut. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ratu Atut. Tampilkan semua postingan

Kata Ibu Atut ke JokoWi : Banten Juga Punya Batik lho


JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam pertemuan yang digelar oleh Gubernur Banten, Ratu Atut Chosiyah, ada momen menarik saat keduanya harus bertukar cindera mata. Pemerintah Provinsi DKI yang dihadiri langsung oleh Jokowi memberikan Atut plakat miniatur Monas. Sementara itu, Ratu Atut memberikan kain bahan bercorak batik."Itu yang saya kasih batik khas Banten. Jangan salah loh, bukan cuma Solo, Banten juga punya batik," kata Ratu Atut, di Kantor Gubernur Banten, Rabu (7/11/2012). http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/08/09472266/Ratu.Atut.Bukan.Cuma.Solo.Banten.Juga.Punya.Batik

Dan Pak Jokowi pun senang


SERANG, KOMPAS.com-  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengunjungi Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Pendopo Gubernur Banten, Serang, Rabu (7/11/2012).Dalam kunjungan itu kedua pimpinan daerah itu bersepakat untuk mengkonkretkan kerja sama yang selama ini sudah tertuang dalam wadah Badan Kerja sama Oembangunan (BKSP) Jabodetabekpunjur.Kunjungan Joko Widodo yang akrab dipanggil Jokowi ke Banten tidak sia-sia. Dia mendapat bingkisan berupa kain batik khas Banten dari Atut. http://megapolitan.kompas.com/read/2012/11/07/20092071/Jokowi.Senang.Dapat.Batik.dari.Gubernur.Banten#

Notes :
Menarik juga kalau bisa dapat info tentang Batik Banten. 

Marissa Serahkan Bukti Pemalsuan Ijazah Atut

30/10/2008 16:39
Marissa Serahkan Bukti Pemalsuan Ijazah Atut

Liputan6.com, Tangerang: Marissa Haque menyerahkan berkas bukti pemalsuan ijazah Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Kamis (30/10). Barang bukti yang diserahkan ke Pengadilan Negeri Tangerang itu berjumlah 112 bukti, berupa kliping koran, transkrip nilai, serta judul skripsi milik Atut.

Kuasa hukum Marissa, Fredi Simanungkalit menuturkan, penyerahan barang bukti ini untuk mematahkan kasus perdata gugatan balik pihak Universitas Borobudur. Kasus ini berawal ketika Marissa melaporkan Ratu Atut dengan tuduhan pemalsuan ijazah yang dikeluarkan Universitas Borobudur. Universitas swasta itu menggugat balik Marissa dengan pencemaran nama baik dan melawan hukum.

Kasus saling melaporkan tersebut ditangani Badan Reserse dan Kriminal Mabes Polri sejak dua tahun lalu. Hingga kini kasus tersebut belum diproses secara hukum.(PJY/ANTARA)