Tampilkan postingan dengan label Hari Pahlawan 10 Nov 1945. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hari Pahlawan 10 Nov 1945. Tampilkan semua postingan

WOW! Akhirnya Mobil ESEMKA Kantongi Izin Produksi Massal tepat di Hari Pahlawan 10 November 2012


Kantongi Izin Produksi Massal, Mobil Esemka Resmi Diluncurkan
Peluncuran digelar di Solo Techno Park.

Ribuan siswa Solo sambut kirab Esemka

Ribuan siswa Solo sambut kirab Esemka

Peluncuran mobil Esemka di Solo Techno Park.
VIVAnews – Mobil Esemka yang telah lolos berbagai proses uji coba akhirnya resmi diluncurkan ke pasar, Sabtu, 10 November 2012. Acara peluncuran itu digelar di Solo Techno Park.
Ada dua jenis mobil Esemka yang diluncurkan, yaitu mobil SUV Esemka Rajawali II dan mobil pick up Esemka  Bima. Peluncuran mobil Esemka itu dilakukan oleh Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo. Ia menekan tombol untuk membuka selubung kain merah yang menutupi kedua jenis mobil tersebut. FX Hadi Rudyatmo dalam sambutannya mengatakan, proses perjuangan panjang mobil Esemka untuk mengikuti berbagai uji, akhirnya selesai. “Perjuangan yang cukup melelahkan untuk kesuksesan Esemka. Tapi semua memang butuh waktu dan sekarang kita sudah mencapai hasilnya,” kata dia. Saat ini mobil Esemka pun telah mendapat izin dari Kementerian Perindustrian untuk diproduksi secara masal. “Mobil Esemka yang dua jenis tersebut sudah lolos uji emisi, uji kelayakan dari Kementerian Perhubungan, dan uji tipe dari Kementerian Perindustrian,” papar Rudy.
Periksa link terkait :

Notes :
Akhirnya ta, akhirnya .... SELAMAT semoga aman lancar terkendali.
Bangsa Yang Besar Adalah Bangsa Yang Mau Menghormati Karya Anak Bangsanya Sendiri. 

Peristiwa 10 November 1945 - Wikipedia

Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesia dan pasukan Belanda. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 diKota SurabayaJawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme. 


Insiden di Hotel Yamato, Tunjungan, Surabaya

Setelah munculnya maklumat pemerintah Indonesia tanggal 31 Agustus 1945 yang menetapkan bahwa mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Saka Merah Putih dikibarkan terus di seluruh wilayah Indonesia, gerakan pengibaran bendera tersebut makin meluas ke segenap pelosok kota Surabaya. Klimaks gerakan pengibaran bendera di Surabaya terjadi pada insiden perobekan bendera di Yamato Hoteru / Hotel Yamato (bernama Oranje Hotel atau Hotel Oranye pada zaman kolonial, sekarang bernama Hotel Majapahit) di Jl. Tunjungan no. 65 Surabaya.
Sekelompok orang Belanda di bawah pimpinan Mr. W.V.Ch. Ploegman pada sore hari tanggal 18 September 1945, tepatnya pukul 21.00, mengibarkan bendera Belanda (Merah-Putih-Biru), tanpa persetujuan Pemerintah RI Daerah Surabaya, di tiang pada tingkat teratas Hotel Yamato, sisi sebelah utara. Keesokan harinya para pemuda Surabaya melihatnya dan menjadi marah karena mereka menganggap Belanda telah menghina kedaulatan Indonesia, hendak mengembalikan kekuasan kembali di Indonesia, dan melecehkan gerakan pengibaran bendera Merah Putih yang sedang berlangsung di Surabaya.

Surabaya November 1945

Soerabaja 45

Pertempuran Surabaya - 10 November 1945

Pidato Bung Tomo 10 November - Hari Pahlawan